Terbongkar! Pembunuh Paman Es Kandangan Pura-Pura Anak di Bawah Umur Usai Penarikan Besar dalam Persediaan AS, Harga Minyak Melonjak OTT di Amuntai HSU, KPK Tangkap Pegawai-Pengusaha hingga Segel Ruang Bidang OTT KPK di Amuntai HSU, Satgas Pinjam Ruang Polres Operasi Senyap KPK di Amuntai HSU, Polda Belum Pastikan

Warga Banjarmasin-Batola Sabar Dulu, Operasional Jembatan Alalak Baru Harus Tunggu Sertifikasi

- Apahabar.com     Kamis, 2 September 2021 - 14:01 WITA

Warga Banjarmasin-Batola Sabar Dulu, Operasional Jembatan Alalak Baru Harus Tunggu Sertifikasi

32 truk bermuatan berat total 768 ton diletakkan di atas Jembatan Alalak Baru saat proses uji kelayakan pada 30-31 Agustus lalu. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Operasional Jembatan Alalak Baru rencananya digadang-gadang mulai dilakukan pada 15 September mendatang.

Meski begitu, rencana ini bisa saja bergeser manakala sertifikasi layak fungsi dari Kementerian PUPR belum keluar.

PPK Pembangunan Jembatan Alalak Baru, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XI Kalsel, Andika Mulrosha menekan sertifikat layak fungsi merupakan syarat mutlak yang harus dikantongi sebelum jembatan dibuka untuk umum.

“Meskipun setelah tanggal 15 sertifikat belum keluar maka jembatan belum bisa difungsikan,” kata Andhika, Kamis (2/9).

Diketahui, proses loading test atau uji kelayakan Jembatan Alalak Baru yang dilaksanakan sejak 30-31 Agustus lalu dinyatakan telah selesai.

Pengujian ketahanan konstruksi itu dilakukan dengan meletakkan beban seberat 768 ton di atas jembatan, menggunakan 32 truk dengan kapasitas masing-masing 24 ton.

Lantas apa hasilnya? Andhika mengungkapkan hasil sementara uji kelayakan jembatan penghubung Banjarmasin dengan Barito Kuala itu cukup baik.

“Hasil sementara menunjukan cukup baik terhadap keandalan struktur baik dinamis maupun statistik,” ungkap Andika.

Andhika bilang, hasil uji kelayakan tersebut selanjutnya ditindaklanjuti dengan proses pembahasan melalui rapat pleno oleh tim penguji.

“Hasil ini kan segera ditindaklanjuti melalui rapat pleno, dan dibahas Direktorat Jembatan Kementerian PUPR, Balai Jembatan, dan KKJTJ serta dari pihak berwenang lainnya,” terangnya.

Sesuai tahapan hasil rapat pleno itu kemudian disampaikan ke Kementerian PUPR guna penerbitan sertifikasi layak fungsi sebagai syarat operasional jembatan.

“Mudahan-mudahan proses ini bisa disegerakan,” harapnya.

Jembatan Alalak Baru

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Dukung Daerah Lumbung Pangan, PUPR Kalsel Bangun Jaringan Irigasi Kinarum
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Kucurkan Ratusan Miliar, PUPR Kalsel Bangun Akses Jalan Menuju Makam Datu Kalampayan
Dinas PUPR Kalsel

Dinas PUPR Kalsel

BKD Kalsel Lantik Pejabat Fungsional Tertentu di Lingkup PUPR dan Dishut
Dinas PUPR Kalsel

Dinas PUPR Kalsel

Dinas PUPR Kalsel Ikut Gaungkan Gerakan Penanaman Sejuta Pohon
PUPR KALSEL

Dinas PUPR Kalsel

Jalan Rusak di Martapura, Dinas PUPR Kalsel Siapkan Belasan Miliar
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Komisi III DPRD Kalsel Monitoring Ruas Jalan di Tapin
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Respons Instruksi Jokowi, PUPR Kalsel Percepat Lelang
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Dinas PUPR Kalsel Percantik Irigasi Haruyan Dayak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com