Kecelakaan Maut di Sepagar Kotabaru, 2 Orang Tewas di Tempat Besok Jokowi ke Tanbu, Pangdam VI Mulawarman Turun Cek Pasukan Datang ke Banjarmasin, Jokowi Bakal Disambut Unjuk Rasa Kedok Perusahaan Pinjol Kotabaru Terbongkar: Nagihnya Pakai Ancaman, Kantor Jadi Tontonan Agenda Lengkap Jokowi di Kalsel, Ke Jhonlin Pakai Super Puma hingga Vaksinasi Serentak

Warganet Marah! Kucing di China Dimusnahkan Akibat Covid-19

- Apahabar.com     Kamis, 30 September 2021 - 00:03 WITA

Warganet Marah! Kucing di China Dimusnahkan Akibat Covid-19

Ilustrasi - Tiga ekor kucing tidur di Cvikov, Republik Ceko, Agustus 2018. Foto-Reuters/as via Antara

apahabar.com, BEIJING – Beijing News melaporkan, tiga ekor kucing piaraan yang terinfeksi Covid-19 dimusnahkan di kota Harbin, China.

Tindakan itu mengundang kemarahan pengguna media sosial karena dianggap berlebihan.

“Sang pemilik terjangkit Covid-19 pada 21 September. Dinas pengendalian penyakit setempat lalu memusnahkan hewan piaraannya yang juga terbukti positif, meski pemiliknya keberatan,” kata media tersebut seperti dilansir Antara, Rabu (29/9).

“Mungkin tak ada perawatan medis profesional bagi hewan-hewan yang terinfeksi virus corona,” kata seorang pekerja sosial kepada Beijing News, menjelaskan kenapa kucing-kucing itu dibunuh.

Pekerja itu mengatakan ketiga kucing tersebut akan terus meninggalkan jejak virus di dalam ruangan.

“Tampaknya sangat tidak realistis kucing-kucing itu mencemarkan lingkungan dengan begitu buruk sehingga mereka berisiko menyebabkan pemiliknya untuk terjangkit Covid lagi,” kata Rachael Tarlinton, profesor virologi di Universitas Nottingham Inggris.

Dia menambahkan permukaan benda bukanlah jalur utama penularan virus.

Para ilmuwan telah mengatakan belum ada bukti yang menunjukkan bahwa binatang piaraan berperan penting dalam penyebaran virus ke manusia.

“Saya sangat tak setuju dengan pendekatan ini! Terus terang, ini merupakan bentuk penanganan yang kasar, menggampangkan dan malas, hanya untuk menghindari tanggung jawab,” kata seorang pengguna Weibo, Twitter versi China.

Laporan Beijing News itu telah dihapus dari akun media sosialnya pada Rabu.

Media yang didukung pemerintah itu mengunggah komentar pada hari yang sama di Weibo, meminta otoritas membuat standar penanganan hewan piaraan yang terinfeksi.

China berhasil mengendalikan wabah corona di sebagian besar wilayah dalam beberapa pekan dengan melakukan testing massal dan penguncian komunitas, bahkan ketika jumlah kasus yang dilaporkan sedikit.

Feng Zijian, peneliti di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, mengatakan kucing piaraan harus dimusnahkan jika mereka berkali-kali menunjukkan hasil tes yang positif, menurut laporan Beijing News, Selasa.

Vanessa Barrs, profesor kesehatan dan penyakit hewan di City University Hong Kong, mengatakan penularan ke manusia dari hewan piaraan yang terinfeksi risikonya kecil.

“Sejauh ini, selama pandemi, belum ada laporan terkonfirmasi tentang infeksi dari kucing ke manusia, tidak seperti kasus cerpelai yang diternakkan di Eropa, di mana penularan Covid-19 dari cerpelai ke manusia terjadi,” kata dia.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Masjidil Haram

Internasional

Insiden Salat Jumat di Masjidil Haram, Begini Pengakuan Pria Penyerang Khatib

Internasional

Darurat! PBB Agendakan Pertemuan Jumat Bahas Israel-Palestina
Kawasan Indo-Pasifik

Internasional

Indonesia-Malaysia Khawatirkan Potensi Perlombaan Senjata di Kawasan Indo-Pasifik
apahabar.com

Internasional

Penyiksaan WNI Kembali Terjadi di Malaysia, Kemlu RI Panggil Dubes
Bill Gates

Internasional

Simak Ramalan Bill Gates Soal Pandemi di 2021

Global

Pria Berusia 111 Tahun Bocorkan Rahasia Umur Panjang
apahabar.com

Internasional

Rilis Video dari RS, Donald Trump Mengaku Jauh Lebih Baik dan Berharap Segera Pulih
apahabar.com

Internasional

Jokowi Bahas Isu Pencaplokan Tanah Palestina dengan Abbas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com