Bantuan Rp 300 Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak Fakta Baru! Motif Lain Pembunuhan Paman Es Kandangan di Paramasan OTT Amuntai, Belasan Nama Baru Dua Hari Diperiksa KPK BREAKING! KPK Periksa 10 Nama Terkait OTT Amuntai, dari Sekda hingga Swasta Salah Tangkap Mahasiswa HMI di Barabai, Rafi Boyong Selongsong Peluru ke Polda

Waspada Varian MU, Kadinkes Balikpapan: Penangkalnya Hanya 5M

- Apahabar.com     Selasa, 7 September 2021 - 15:46 WITA

Waspada Varian MU, Kadinkes Balikpapan: Penangkalnya Hanya 5M

Varian baru virus corona mu kabarnya dideteksi sebagai virus baru yang lebih tahan terhadap vaksin. Foto: Kompas

apahabar.com, BALIKPAPAN – Lagi-lagi jenis mutasi virus baru dari Covid-19 muncul, yakni bernama MU. Varian baru ini disebut-sebut kebal terhadap vaksin yang telah disuntikkan ke tubuh manusia.

Lantas bagaimana tindak lanjut pemerintah dalam menyikapi hal ini khususnya di Balikpapan?

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty, mengatakan pihaknya belum mendapatkan edaran resmi dari Kementerian Kesehatan.

Hanya saja pihaknya tetap meminta masyarakat waspada lantaran Kaltim banyak pintu gerbang yang berpotensi membawa masuk virus tersebut.

“Jadi secara resmi edaran dari Kemenkes belum kita terima terkait MU. Tetapi memang kewaspadaan karena kita sudah membaca juga dari media sosial jadi harus meningkatkan kewaspadaan. Apalagi di Kaltim ada pintu-pintu gerbang untuk masuk ini lebih cepat. Dan mudahan masih bisa kita tanggulangi dengan prosedur, SOP seperti yang kemarin yang Delta,” kata Kadinkes.

Wanita yang akrab disapa Dio ini mengatakan varian MU dikatakan kebal terhadap vaksin.

Sehingga satu-satunya cara untuk menangkalnya ialah penerapan kembali 5M, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Sembari menunggu hasil penelitian dari para pakar untuk mencari solusi penanganan varian MU tersebut.

“Berarti satu-satunya yang utama ya 5M itu. Memang varian MU ini tidak bisa ditangkal oleh vaksin yang sudah ada ya 5M-nya. Sambil nanti para pakar bekerja keras lagi mencari tahu terhadap apa yang harus dilakukan terhadap MU,” ujarnya.

Ditanya apakah vaksinasi yang dilakukan sejauh ini dianggap sia-sia, Dio membantahnya. Sebab vaksinasi yang telah disuntikkan ke tubuh masyarakat cukup efektif menangkal atau meminimalisir virus lain seperti delta dan lainnya.

“Karena kan virus delta masih ada, jadi tetap saja divaksin. Pada dasarnya kalau virus itu berasal dari keluarga yang sama, jenis corona, mungkin efikasinya yang berbeda,” ungkapnya.

Dio sendiri belum mengetahui perbedaan antara varian MU dengan varian sebelumnya. Namun ia memastikan di Balikpapan belum ada laporan kasus tersebut.

“Kita belum tahu jelas perbedaannya, kita masih menunggu dari para pakar-pakar. Di Balikpapan sih belum ada karena itu jenis virus harus diteliti lagi untuk menentukan variannya,” pungkasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kaltim

Rekam Tetangga Lagi Mandi, Seorang Pria di Kukar Dipolisikan
apahabar.com

Kaltim

Mobil Tercebur ke Sungai Mahakam, Pekerja Pencucian Tenggelam
apahabar.com

Kaltim

Bongkahan Hitam di Pantai Balikpapan Dipastikan Batu Bara

Kaltim

Kapolda Kaltim Bagikan Ratusan Paket Sembako kepada Nelayan Manggar
apahabar.com

Kaltim

Penajam Anggarkan 1,5M Pemeliharan Penerangan Jalan Sepaku
Begal

Kaltim

Begal Kembali Beraksi, Seorang Wanita Ditemukan Terkapar di Jalan

Kaltim

Duh, Puluhan Ribu Double L Mau Diedarkan di Balikpapan Saat Ramadan
apahabar.com

Kaltim

Gafur Jamin Masyarakat PPU Dukung Pelaksanaan PSN
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com