Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Yusril Balas Andi Arief: Kalau Tak Dicalonkan PBB, SBY Tak Pernah Jadi Presiden!

- Apahabar.com     Jumat, 24 September 2021 - 16:12 WITA

Yusril Balas Andi Arief: Kalau Tak Dicalonkan PBB, SBY Tak Pernah Jadi Presiden!

Yusril Ihza Mahendra. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA -Pengacara kondang, Yusril Ihza Mahendra, nampaknya tidak terima dengan pernyataan elite Partai Demokrat (PD) Andi Arief yang mengungkit dukungan PD untuk Yuri Kemal maju di Pilkada Belitung Timur 2020 lalu.

Yusril membalas Andi Arief dengan mengungkit jasa Partai Bulan Bintang (PBB) kepada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Pilpres 2004.

Ungkit mengungkit jasa masing-masing ini berawal dari pernyataan Andi Arief yang menyebut Yusril mengakui keabsahan AD/ART Demokrat yang ditetapkan dalam kongres Maret 2020. Tapi kini Yusril menjadi pengacara 4 mantan kader PD untuk mengajukan judicial review ke Mahkamah Agung (MA) terhadap AD/ART Demokrat.

“Secara hukum AD/ART PD tahun 2020 sampai hari ini masih sah berlaku. AD/ART itu baru dinyatakan tidak sah dan tidak berlaku jika nanti, seandainya MA mengabulkan judicial review ini,” kata Yusril dikutip dari detikcom, Jumat (24/9/2021).

Yusril mengingatkan bahwa putusan MA tidak berlaku surut. Dengan demikian, dukungan PD kepada Yuri Kemal, yang merupakan putra Yusril, maju di Pilkada Belitung Timur 2020 tetap sah.

“Putusan MA tidak berlaku surut (retro aktif). Jadi tidak masalah jika anak saya minta DPP PD memberikan dukungan kepadanya untuk ikut Pilkada Kabupaten. Sebenarnya, tanpa dukungan PD pun anak saya sudah lebih dari cukup kursinya untuk maju sebagai calon bupati,” sebut Yusril.

Saat inilah Yusril mengungkit jasa PBB untuk SBY di Pilpres 2004 silam. Di mana, menurutnya, dukungan PBB untuk SBY di Pilpres 2004 sangat krusial.

“Beda halnya dengan dukungan saya terhadap Pak SBY ketika akan mencalonkan diri sebagai capres tahun 2004. Tanpa saya tanda tangan pencalonan SBY, tidak akan pernah ada dalam sejarah RI, Presiden yang namanya SBY,” tegas Yusril.

Ketua Umum PBB itu justru menyebut Andi Arief yang lupa dengan fakta dan sejarah. Yusril menyebut SBY tidak akan pernah jadi presiden kalau PBB tidak mencalonkan.

“Andi Arief terlalu banyak berimajinasi sehingga lupa pada fakta, sejarah yang sesungguhnya terjadi. SBY jadi calon Presiden itu hanya dicalonkan oleh 2 partai, PD dan PBB. Kalau PBB tidak calonkan, tidak akan pernah SBY jadi Presiden,” tuturnya.

“Belakangan ikut PKPI yang juga dukung, tetapi PKPI hanya 1 kursi. Jadi tidak ada pengaruhnya nyalonkan atau tidak,” imbuh Yusril.

Sebelumnya, Andi Arief membuat percakapan imajiner antara Yusril dengan majelis hakim MA. Dalam percakapan imajiner itu, Yusril mengaku lupa bahwa Demokrat memberikan dukungan kepada putranya, Yuri Kemal, di Pilkada Belitung Timur 2020.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

FOTO: Momen Mardani H Maming Jadi Rebutan Selfie di Munas Hipmi
apahabar.com

Nasional

Bukalapak Tambah Server Hadapi Harbolnas
apahabar.com

Nasional

GMNI Banjarmasin Kecam Aksi Kekerasan Terhadap AU
Jubir: Seluruh Puskesmas Mampu Deteksi Dini Covid-19

Nasional

Jubir: Seluruh Puskesmas Mampu Deteksi Dini Covid-19
apahabar.com

Nasional

Edhy Prabowo Jadi Tersangka, Istana Tunjuk Luhut Jadi Menteri KKP Ad Interim
apahabar.com

Nasional

Masyarakat Diminta Hindari Pesisir Pantai Selat Sunda Radius 1 Km
JMSI

Nasional

JMSI Dorong Wartawan Jadi Prioritas Vaksin Covid-19

Nasional

Survei SMRC: Dukungan Publik kepada Prabowo Turun, Ganjar dan Anies Meningkat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com