Demo Besar-besaran, Ribuan Buruh Tabalong Matangkan Persiapan RESMI! Sopir Truk Maut A Yani Banjarmasin Tersangka Tolerannya Muslim di Banjarmasin Bikin Pohon Natal Setinggi 8 Meter Sudah 2 Ibu di Tanah Bumbu Coba Akhiri Hidup, IPK Sentil Peran Pemerintah HKN Banjarmasin Dilidik Jaksa, Pencegahan Covid-19 Jangan Mengendur

Adaro Gebyar Vaksin Gratis di Kalimantan, Siap-Siap 10 Hadiah Umrah untuk Masyarakat

- Apahabar.com     Selasa, 26 Oktober 2021 - 15:38 WITA

Adaro Gebyar Vaksin Gratis di Kalimantan, Siap-Siap 10 Hadiah Umrah untuk Masyarakat

Presiden Direktur PT Adaro Indonesia, Chia A Hoo didampingi Direktur Adaro Indonesia, Priyadi, penyerahan simbolis vaksin tanda diluncurkannya vaksin gratis. Foto - apahabar.com/M Al Amin

apahabar.com, TANJUNG – Perjuangan bersama pemerintah dan banyak pihak untuk mengakhiri pandemi Covid-19 melalui Program Adaro Berjuang Untuk Indonesia terus dilakukan.

Dukungan kali ini Adaro berikan melalui program Vaksin Gotong Royong yakni vaksinasi massal guna mencapai kekebalan bersama atau herd immunity.

Vaksin tahap pertamanya berlangsung pada tanggal 25 Oktober hingga 1 November 2021.

PT Adaro Indonesia turut ambil bagian dengan memberikan 15.000 vaksin gratis untuk warga di lima kabupaten di wilayah operasional perusahaan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalseng-Teng) yakni Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Utara, Barito Selatan dan Barito Timur.

Dalam program ini, Adaro juga menyediakan 10 hadiah umrah dan sejumlah doorprize menarik sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah antusias mengikuti program ini.

Presiden Direktur PT Adaro Indonesia, Chia A Hoo melalui Direktur Adaro Indonesia, Priyadi mengatakan, Adaro berkomitmen untuk hadir dan berperan aktif membantu pemerintah mengatasi pandemi Covid-19.

15.000 vaksin gratis yang diberikan Adaro ini, merupakan rangkaian berkelanjutan setelah sebelumnya Adaro memberikan dukungan berupa konsentrator oksigen, ambulans, logistik, obat-obatan, dan dukungan untuk para tenaga medis serta pekerja rumah sakit melalui BNPB.

“Semua upaya ini kami lakukan dengan niat tulus untuk membebaskan masyarakat dari bahaya Covid-19,” jelas Priyadi, Selasa (26/10).

“Mengingat saat ini masih banyak masyarakat yang membutuhkan vaksin, kami berharap melalui program ini semakin banyak orang mendapat vaksin agar kondisi bangsa ini segera pulih dan kita bisa menjadi pemenang dalam pandemi ini,” sambungnya.

Vaksinasi massal yang serentak dimulai pada 25 Oktober 2021 di lima kabupaten di Kalselteng ini melibatkan pemerintah setempat melalui Dinas Kesehatan dan Kimia Farma selaku vaksinator, serta TNI dan Polri turut berperan mendukung program ini.

Priyadi juga menjelaskan pendistribusian 15.000 vaksin tahap pertama ditargetkan pendistribusiannya untuk Kabupaten Tabalong sebanyak 5.500 vaksin dengan 10 titik sebaran, 4.500 vaksin untuk 21 titik sebaran di Balangan, 1000 vaksin untuk 7 titik sebaran di HSU, 2500 vaksin untuk 8 titik sebaran di Barsel, serta 1500 vaksin untuk 5 titik sebaran di Bartim.

Usai 15.000 vaksin nantinya terserap habis, Adaro siap memberikan kuota tambahan untuk vaksin gelombang berikutnya. Harapannya, vaksin gratis ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh seluruh masyarakat.

“Dengan demikian, daerah bisa lebih cepat melakukan pemulihan terutama akselerasi pembangunan yang sempat tertunda akibat pandemi dapat segera berjalan normal kembali,” harap Priyadi.

Adaro tak pernah absen berjuang bersama banyak pihak melewati masa sulit ini. Keyakinan bahwa perjuangan bersama pasti akan membuahkan hasil, menguatkan komitmen Adaro untuk terus melaksanakan program ‘Adaro Berjuang untuk Indonesia’ sejak awal pandemi.

Sejak bulan Maret 2020, Adaro telah bersinergi dengan berbagai pihak antara lain melalui BNPB selaku Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease (Covid -19) memberikan bantuan senilai total Rp20 miliar.

Bantuan ini telah dimanfaatkan untuk mendukung pahlawan tenaga medis, yaitu para dokter, perawat hingga anggota TNI yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid -19. Bantuan tersebut juga dialokasikan untuk penyediaan 20 mobil ambulans yang membantu mobilisasi para pasien atau masyarakat yang terpapar Covid -19.

Adaro juga bekerjasama dengan Universitas Indonesia (UI) dalam menyiapkan dan menyalurkan 100 Unit Ventilator COVENT-20 dan 40 emergency ventilator Dharcov-23S dari Dharma Group ke Rumah Sakit di Indonesia, menyediakan unit alat untuk tes laboratorium Covid-19 dan alat rapid test untuk beberapa rumah sakit, hingga memberikan bantuan ribuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk para tenaga medis.

Di tahun 2021, Adaro kembali memberikan bantuan senilai total Rp 2,75 miliar kepada BNPB yang diperuntukkan bagi kegiatan operasional berupa insentif SDM tenaga kesehatan, operasional ambulans dan APD tenaga medis.

“Sejak Maret 2020 sampai dengan 28 Februari 2021, mobil ambulans tersebut telah membantu pengantaran lebih dari 19.000 pasien secara gratis di Jabodetabek,” beber Priyadi.

Adaro bekerjasama dengan Yayasan Satriabudi Dharma Setia (YSDS) memberikan dukungan 1000 unit konsentrator oksigen senilai Rp,12,6 miliar kepada Rumah Sakit di klinik yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia. Unit konsentrator oksigen ini akan semakin melengkapi Rumah Sakit dan fasilitas kesehatan lainnya dalam menangani pasien Covid-19 yang membutuhkan oksigen.

Bantuan konsentrator oksigen ini telah didistribusikan antara lain ke Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah sebanyak 300 unit di mana sebanyak 65 unit disalurkan ke wilayah operasional Adaro di Kabupaten Tabalong dan Balangan. Sebanyak 100 unit diserahkan ke Rumah Sakit Lapangan Artha Graha untuk disalurkan kepada 24 RSU dan Puskesmas di berbagai wilayah di Indonesia.

“Selain itu juga diserahkan melalui BPI ke Bupati Kabupaten Batang, Jawa Tengah sebanyak 40 unit,” pungkas Direktur PT Adaro Indonesia, Priyadi.

Sementara itu dalam peluncuran vaksin gratis Adaro di Tabalong yang dihadiri Presdir PT Adaro Indonesia Chia A Hoo dan Direktur PT Adaro Indonesia, Priyadi, Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani mengatakan, bantuan vaksinasi ini memberikan keyakinan kami di Tabalong upaya mewujudkan masyarakat Tabalong yang sehat dan tangguh meski perlahan akan terwujud.

Covid – 19 di Tabalong telah menurun, di rumah sakit umum H Badaruddin Kasim pasien yang dirawat tinggal 2 orang itupun yang mempunyai penyakit komorbid, sementara di Covid Center tidak ada lagi.

Selebihnya pasien dalam perawatan melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Kita sudah landai, tidak ada keraguan bahwa Covid ini melandai di Indonesia dan juga di Tabalong,” ucapnya.

Terkait target vaksin, Anang mengaku agak berat. Sebelumnya Tabalong masuk PPKM level II, namun Minggu tadi Tabalong naik level III.

“Ternyata penyebabnya kita naik level karena target vaksinasi di bawah nasional. Kita harus 50 persen, untuk lansia sudah di atas 40 persen. Secara keseluruhan vaksinasi kita di Tabalong baru sekitar 35 persen,” jelas Anang.

Anang bilang, pihaknya beberapa waktu telah mencanangkan target 50 persen vaksinasi akhir Oktober 2021.

Dari target 50 persen itu sekitar 95 ribu masyarakat Tabalong yang harus divaksin. Jadi sekarang Tabalong membutuhkan 30 ribu vaksin lagi.

Jika dalam 4 hari lagi ada tambahan 20 ribu, maka di akhir Oktober kita bisa 50 persen sehingga turun ke level 2. Kalau bisa 75 persen maka turun lagi ke PPKM level 1.

” Untuk itulah kami berharap dan mengimbau semua perusahaan dan perbankan mengupayakan bantuan vaksin ini, agar kegiatan ekonomi kita tumbuh berkembang dengan baik,” pungkas Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani. (*)

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Api Kembali Mengamuk di Kelayan, Belasan Rumah Hangus

Kalsel

Naga Intan 2021 Perkenalkan Wisata Kabupaten Banjar Melalui TikTok
apahabar.com

Kalsel

Senin Siang, 5 Wilayah di Kalsel Diprakirakan Hujan Disertai Petir
apahabar.com

Kalsel

Hadir di Perpustakaan Palnam, Najwa Shihab Bicara Pentingnya Literasi  di Dunia Digital
apahabar.com

Kalsel

Ibnu Sina Akan Ambil Langkah Tegas Terkait Pembangunan Gedung Parkir Duta Mall
apahabar.com

Kalsel

Gelar Operasi Patuh, Satlantas Polresta Banjarmasin Jaring 161 Pelanggar
apahabar.com

Kalsel

Titik Panas di Tapin Dikira Karhutla, Ternyata Lubang Tambang Terbakar
apahabar.com

Kalsel

Usia 46 Tahun, PDAM Bandarmasih Harusnya Sanggup Hadapi Tuntutan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com