Armada Batu Bara Nebeng Fasum, Puluhan Pemuda Kotabaru Turun ke Jalan Megaproyek 4 Smelter Haji Isam, Prof Mutia Bilang Begini  Kata Pemprov Soal Megaproyek 4 Smelter Haji Isam di Kalsel Bersih-bersih Badut Jalanan di Kapuas, Satu dari Banjarmasin Terjaring Resmi Dubes, Pengganti ‘Urang Banua’ Jadi Jubir Jokowi Masih Tanda Tanya

Anggaran Pembangunan Ibu Kota Baru Rp510 Miliar, Kapan Dikerjakan?

- Apahabar.com     Selasa, 12 Oktober 2021 - 18:30 WITA

Anggaran Pembangunan Ibu Kota Baru Rp510 Miliar, Kapan Dikerjakan?

Anggaran pembangunan ibu kota negara baru Rp510 miliar. Foto-Ilustrasi/Okezone

apahabar.com, PENAJAM – Pemerintah mengalokasikan anggaran lebih kurang Rp510 miliar untuk pembangunan ibu kota negara Indonesia yang baru tahap satu.

“Dalam dokumen RKP (rancangan kerja pemerintah) 2022 pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sekitar Rp510 miliar untuk pembangunan ibu kota negara baru tahap satu,” ujar Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Muliadi, dikutip dari Antara, di Penajam, Selasa (12/10/2021).

Pembangunan ibu kota negara Indonesia yang baru tersebut merupakan proyek dan program prioritas nasional.

Masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara dapat ikut serta dalam pembangunan ibu kota negara dengan pihak ketika yang ditunjuk sebagai kontraktor pelaksana.

Semua bakal dilakukan secara terbuka dan seluruh masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara yang berminat bekerja sama dengan kontraktor pelaksana silahkan mendaftar.

“Karena proyek nasional, tentu saja untuk rekrutmen tenaga kerja dan kerja sama mempunyai ketentuan dan persyaratan yang harus dipenuhi,” ucap Muliadi, Okezone.

“Silakan warga Kabupaten Penajam Paser Utara yang memiliki kapasitas dan keahlian, tenaga kerjanya dipersiapkan untuk berpartisipasi bangun ibu kota negara baru,” tambahnya.

Diharapkan pemerintah pusat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas, serta kontraktor pelaksana bisa merekrut tenaga kerja lokal.

“Sejak awal pemerintah pusat memberikan lampu hijau bagi tenaga kerja lokal untuk berpartisipasi dalam pembangunan ibu kota negara baru,” jelas Muliadi.

Pemerintah pusat juga meminta Real Estate Indonesia atau REI ikut mendukung pembangunan ibu kota negara Indonesia yang baru tersebut

Presiden Joko Widodo telah menetapkan ibu kota negara Indonesia dari Jakarta dipindahkan di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara di Provinsi Kalimantan Timur.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Anies Baswedan: Kasih Sayang Ibu Adalah Cinta Tanpa Batas
apahabar.com

Nasional

Vaksinasi Covid-19 Sudah Dekat, Indonesia Wajib Siapkan Stok Jarum
apahabar.com

Nasional

Menkes Cabut Hak Istimewa, BPOM: “No Comment”
vaksin covid-19

Nasional

Momen Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac
apahabar.com

Nasional

Komisi VII Minta Pertamina Serius Tangani Penyimpangan Distribusi BBM
apahabar.com

Nasional

Jokowi Tegaskan Mekanisme Pilkada Tidak Berubah
apahabar.com

Nasional

Salam Pembuka Semua Agama Bukan Wujud Toleransi, Berikut Alasan MUI Jatim  

Nasional

AJI Balikpapan Desak Polisi Usut Tuntas Pembunuhan Eks Jurnalis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com