Rangkaian Hari Menanam Indonesia, Wali Kota dan DLH Banjarbaru Tanam Ribuan Pohon Ternyata Rumah Ambruk di Gatot Subroto Banjarmasin tidak Kantongi IMB Kebanjiran Terus, Kalsel Siapkan Megaproyek Kolam Regulasi, Wabup HST Bantah Ilegal Logging Pertama di Kalsel, Kota Banjarbaru Capai Target Vaksinasi 70 Persen Korupsi Bupati HSU: KPK Periksa 2 Saksi Siang Ini

Apresiasi Cakupan Vaksinasi di Balikpapan, Presiden Minta Tambahan Kuota Vaksin

- Apahabar.com     Selasa, 26 Oktober 2021 - 18:34 WITA

Apresiasi Cakupan Vaksinasi di Balikpapan, Presiden Minta Tambahan Kuota Vaksin

Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud saat melakukan rapat virtual bersama Presiden Joko Widodo. Foto-apahabar.com/istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Balikpapan menjadi kota pertama yang mencapai herd immunity. Hal ini setelah cakupan vaksinasi mencapai 70 persen pada Selasa (26/10).

Apresiasi pun dilayangkan oleh Presiden RI Joko Widodo dalam pertemuan secara virtual dengan jajaran menteri. Jokowi mengapresiasi kota Balikpapan yang terus konsisten dalam menggencarkan vaksinasi dari segala segmen.

“Vaksinasinya sudah mencapai 70 persen untuk dosis pertama, 45 persen dosis kedua, lansia juga cukup tinggi yakni 59 persen. Saya kira ini bagus,” ujar Presiden kepada Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud secara virtual.

Pada kesempatan itu, Rahmad Masud menyampaikan apa yang menjadi kendala saat ini. Salah satunya pengiriman vaksin untuk dosis kedua yang dinilai lambat, sehingga penyuntikan dosis kedua tidak seimbang dengan cakupan vaksinasi dosis pertama.

“Yang menjadi kendala kami adalah penerimaan dosis keduanya yang kadang-kadang terlambat. Nah, ini saya laporkan, karena alhamdulillah, dari kabupaten kota di Kaltim, yang tertinggi vaksinasi adalah di Balikpapan,” ungkapnya.

Rahmad pun meminta kepada Presiden terkait kebutuhan vaksinasi saat ini. Ia berharap presiden bisa mengabulkan permintaannya dengan mengirimkan jumlah vaksin yang dibutuhkan.

“Untuk dosis pertama kekurangan kami sekitar 162 ribu dosis. Untuk yang kedua sekitar 289.843 dosis,” sebutnya.

Tanpa panjang lebar, Presiden langsung memerintahkan Menteri Kesehatan untuk mencatat dan segera mengirimkan kekurangan vaksin di Balikpapan.

“Saya minta Menteri Kesehatan ini Balikpapan tolong dikirim Pfizer atau Astra Zaneca,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Kaltim Tambah Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Kutai Kartanegara
Covid-19

Kaltim

Selang 3 Jam, Anak Susul Bapak Meninggal Akibat Covid-19 di Balikpapan
pemkot samarinda

Kaltim

Deteksi Covid-19, Pemkot Samarinda Gunakan GeNose
pengetab

Kaltim

PLB Rawan Dimanfaatkan Pengetap, Polisi Berpakaian Preman Diturunkan
Gunung Malang

Kaltim

Api Berkobar di Gunung Malang Balikpapan, 6 Rumah Hangus
sungai mahakam

Kaltim

Pemancing yang Melompat di Sungai Mahakam Ditemukan Meninggal Dunia
Daging Bebek Surabaya

Kaltim

1,3 Ton Daging Bebek Surabaya Ditahan di Balikpapan
apahabar.com

Kaltim

Penajam Anggarkan 1,5M Pemeliharan Penerangan Jalan Sepaku
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com