Persiba Cuci Gudang, Coret Tujuh Pemain Jelang Delapan Besar Liga 2 Paman Birin Minta Wali Kota dan Bupati Maksimalkan Serapan Anggaran 2022 Kasus Covid-19 di 21 Daerah Naik, Pemerintah Meminta Masyarakat Tetap Waspada Cuaca Kalsel Hari Ini: Hujan Petir Berpotensi Melanda Hampir Seluruh Wilayah! Truk Terguling di A Yani Banjarmasin, Satu Orang Tewas

Bocah 8 Tahun Hilang di Samarinda, Pencarian Selami Selokan Genangan Banjir

- Apahabar.com     Sabtu, 23 Oktober 2021 - 12:33 WITA

Bocah 8 Tahun Hilang di Samarinda, Pencarian Selami Selokan Genangan Banjir

Tim SAR Samarinda melakukan pencarian terhadap bocah yang diduga hilang saat bermain di genangan banjir. apahabar.com/Istimewa

apahabar.com, SAMARINDA – Tim SAR Samarinda, Kaltim, terjun melakukan pencarian terhadap seorang bocah, bernama Abdul Purnama, Sabtu (23/10).

Bocah berusia 8 tahun itu dilaporkan hilang sejak Kamis (21/10) sekira pukul 20.00 WITA.

Pencarian dilakukan di titik lokasi hilangnya bocah saat bermain genangan air di Jalan A Yani, usai Tim SAR Samarinda menerima laporan warga RT 24, Malik, Sabtu pagi.

Pencarian oleh anggota Tim SAR Samarinda lengkap dengan perlatan menyelam. Mereka menyelami selokan yang tergenang air.

Orangtua korban yang ditemui Tim SAR di lokasi kejadian menjelaskan bahwa anaknya belum pulang sejak kemarin hingga saat ini.

“Dari kemarin anak tersebut hilang belum kembali. Dicurigai anak tersebut hilang saat bermain di genangan banjir di Jalan Ahmad Yani,” kata Koordinator Unit Siaga SAR Samarinda, Dwi Adi Wobowo, Sabtu.

Dwi mengatakan informasi yang dihimpun timnya masih belum meyakini apakah anak tersebut hilang tenggelam atau tidak.

Namun ada bukti sandal yang digunakan korban ditemukan di sekitar genangan banjir di Jalan Ahmad Yani.

“Kemarin saya dapat informasi hanya sandalnya saja yang berada di jalan. Untuk saksi kami belum mendapat informasi jelasnya apakah anak itu tenggelam atau hilang,” tuturnya.

Pihaknya pun melakukan pencarian dengan menyusuri gorong-gorong di sepanjang lokasi kejadian serta beberapa lokasi genangan air.

Ia memprediksi jika korban benar hilang tenggelam, maka akan tercium aroma yang tak sedap.

“Seandainya anak itu sudah meninggal, pasti hari ini akan tercium aroma. Jadi kalau ada ditemukan itu gorong-gorong akan kita bongkar untuk mengevakuasi itu. Tapi ini masih kami memastikan lagi karena sampai sekarang tidak ada saksi mata bahwa anak tersebut tenggelam,” ungkapnya.

Dwi berharap bocah itu ditemukan dalam kondisi selamat. Meskipun hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan apakah korban hilang tenggelam atau tidak, sebab tidak ada saksi yang melihat secara langsung.

“Mudahan hari ini bisa ditemukan, dan harapan kami korban selamat dalam keadaan hidup,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Prostitusi Online Anak

Kaltim

Polda Kaltim Ringkus Dalang Muncikari Prostitusi Online Anak di Bawah Umur
Ijazah Palsu

Kaltim

Kisruh Dugaan Ijazah Palsu, Kuasa Hukum Rahmad Masud Ancam Lapor Balik
apahabar.com

Kaltim

Titik Hotspot Kebakaran di Kaltim Meningkat
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Mulai Normalisasi Karang Mumus, Isran: Sudah Izin KPK
Lee Min Ho

Kaltim

Viral! Penjual Nasi Kuning Kalimantan Mirip Artis Korea Lee Min Ho, Cewek Meleleh!

Kaltim

Rumah Warga di Kampung Narkoba Dipasang Stiker Anti Narkoba
Ustaz Abdul Somad

Kaltim

UAS Isi Ceramah di Masjid At Taqwa Balikpapan Subuh ini, Jemaah Dibatasi
Gempa Bumi

Kaltim

BMKG: Gempa Magnitudo 4,1 Guncang Berau Kaltim
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com