Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

BREAKING! Massa Haul Omnibus Law Mulai Padati Perkantoran Gubernur Kalsel

- Apahabar.com     Selasa, 5 Oktober 2021 - 10:23 WITA

BREAKING! Massa Haul Omnibus Law Mulai Padati Perkantoran Gubernur Kalsel

Massa Haul Omnibus Law mulai padati perkantoran Gubernur Kalsel di Banjarbaru, Selasa (5/10) pagi. Foto-apahabar/Riki

apahabar.com, BANJARBARU – Massa aksi damai Haul Omnibus Law UU Cipta Kerja sudah mulai memadati kawasan perkantoran Gubernur Kalsel di Jalan Aneka Tambang, Banjarbaru, Selasa (5/10) pagi.

Pantauan apahabar.com, satu per satu dari demonstran sudah mulai berdatangan sejak pukul 9.45 Wita.

Sementara di depan areal perkantoran gubernur terpantau sudah ada personil kepolisian dan Satpol PP Provinsi Kalsel yang berjaga.

Aksi damai kali ini sebagai bentuk refleksi tepat satu tahun Omnibus Law UU Cipta Kerja disahkan oleh DPR dan Pemerintah.

Mulanya jumlah demonstran yang diperkirakan mencapai 100 orang, koordinator aksi, Aken mengonfirmasi hari ini hanya ada puluhan massa yang ikut. Haul Omnibus Law bakal digelar di depan kantor Gubernur Kalsel beberapa saat lagi.

“Titik kumpul di halaman parkir perkantoran gubernur,” ucapnya kepada apahabar.com.

Aksi bakal disisipi mimbar bebas dan sidang rakyat. Aken menegaskan tuntutan utama pihaknya yakni mendesak Gubernur Kalsel Sahbirin Noor membuat sikap dan menyetujui Memorandum of Understanding (MoU).

Omnibus Law

Massa Haul Omnibus Law mulai padati perkantoran Gubernur Kalsel di Banjarbaru, Selasa (5/10) pagi. Foto-apahabar/Riki

“Garis besar tuntutannya gubernur membuat sikap dan menyetujui MoU dari kami,” tegasnya.

Sebagai pengingat, pada 5 Oktober 2020 UU Omnibus Law Cipta Kerja telah resmi disahkan oleh DPR RI dan pemerintah.

Sebelum dilakukan ketok palu, omnibus law sudah dibahas sebanyak 64 kali dalam rapat yang digelar oleh Badan Legislatif bersama pemerintah dan DPR.

Dalam perjalanannya, UU yang dianggap kontroversial ini acapkali ditolak massa. Demo penolakan terhadap UU Cipta Kerja sudah digelar berkali-kali di Kota Banjarmasin.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tabrakan Frontal di Tamban, Empat Korban Terpental

Kalsel

Tabrakan Frontal di Tamban, Empat Korban Terpental
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Dikuasai Hujan, Berikut Prakiraan BMKG

Kalsel

TMMD 2020 di Banjar Siap Dilaksanakan, Pangdam Ingatkan Protokol Kesehatan
Covid-19

Banjarbaru

Kebutuhan Bertambah, Ancam Stok Oksigen RS di Banjarbaru?
pwi kalsel

Kalsel

PWI Kalsel Fasilitasi Vaksinasi untuk Ratusan Wartawan
THR

Kalsel

Ramai Petisi Tolak THR 2021, Apa Kabar ASN Pemkot Banjarmasin?
apahabar.com

Kalsel

Fenomena Air Pasang di Banjarmasin, Dinas PUPR: Sesuai Prediksi BMKG
apahabar.com

Kalsel

Belum Ada Transmisi Lokal, Puluhan ODP di Tapin Rela Diisolasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com