Lagi! Rumah Ambruk di Banjarmasin, Simak Pengakuan Pemilik Perbaikan Pipa Bocor di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin Rampung, Lapor Jika Air Keruh Catat, Jadwal Pelantikan ASN Asal Tanbu Jadi Sekdakot Banjarmasin Menakar Langkah Pertamina-Pemprov Basmi Pelangsir BBM Kalsel Tertangkap! Pelaku Penggelapan Minyak Sawit di Banjarbaru, CPO Diganti Air Sungai

BREAKING! Polda Tetapkan 3 Tersangka Kasus Pinjol Kotabaru, Satu WNA

- Apahabar.com     Rabu, 27 Oktober 2021 - 18:43 WITA

BREAKING! Polda Tetapkan 3 Tersangka Kasus Pinjol Kotabaru, Satu WNA

Kasus pinjaman online di Kotabaru menyeret perhatian Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto. Semua tersangka berikut barang bukti dihadapkan ke awak media, Rabu (27/10). apahabar.com/Bani

apahabar.com, BANJARMASIN – Polda Kalsel akhirnya menetapkan tiga tersangka atas kasus pinjaman online (pinjol) di Kotabaru.

Satu dari tiga tersangka tersebut merupakan warga negara asing (WNA) berinisial SM yang belakangan diketahui tak memiliki visa masuk ke Indonesia asal China.

“Tiga dijadikan tersangka. Satu orang warga negara asing berperan sebagai konsultan,” ujar Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto saat press rilis, Rabu (27/10).

Sementara dua tersangka lainnya merupakan warga negara Indonesia. Perempuan berinisial DU, dan laki-laki berinisial KH.

Ketiganya diamankan setelah perusahaan PT. Jasa Muda Colletindo (JMC) tempat mereka bekerja yang berlokasi di  Desa Semayap, Pulau Laut Utara digerebek Polres Kotabaru pada Senin (18/10) lalu.

Diduga para tersangka inilah yang berperan sebagai penggerak di perusahaan tersebut. Serta bertugas merekrut 35 operator yang bekerja sebagai penagih pinjaman.

“Mereka merekrut 35 operator sebagai penagih jika pinjaman macet,” imbuh Rikwanto.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat beberapa pasal Undang-Undang ITE dan pidana umum karena telah melakukan pengancaman.

Selain dua Undang-undang tersebut mereka juga dinyatakan telah melanggar sejumlah peraturan. Serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan bisnis yang mereka geluti ilegal.

Aliran uang dan penghargaan

Kedok Perusahaan Pinjol Kotabaru Terbongkar: Nagihnya Pakai Ancaman, Kantor Jadi Tontonan

Selain menetapkan tiga tersangka, Polda Kalsel juga memperlihatkan barang bukti berupa alat-alat elektronik sebagai sarana untuk melakukan penagihan.

Lebih jauh dijelaskan Rikwanto, dugaan sementara mengapa PT JMC memilih lokasi di Desa Semayap, Kotabaru dikarenakan lokasi tersebut jauh dari pantauan.

“Kenapa di Kotabaru agar jauh dari perhatian,” imbuh jenderal polisi bintang dua itu.

Rikwanto memastikan kasus-kasus pinjol yang dapat meresahkan dan merugikan masyarakat semacam ini akan terus ditindak.

Sementara itu, Kapolres Kotabaru, AKBP M Gafur Aditya Harisada Siregar mengungkapkan dari hasil penyelidikan terungkap satu operator mampu melakukan penagihan kepada 400 nasabah dalam sehari.

“Jadi kalau 35 operator dikalikan saja. Misal 20 saja sudah 12 ribu orang yang ditagih dalam satu hari,” paparnya.

Gafur bilang hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan terkait ke mana aliran dana dari Pinjol tersebut, termasuk bekerja sama dengan Ditreskrimsus Polda Kalsel dan Bareskrim Polri.

“Kalau ada update terkait aliran dana akan kita sampaikan. Ini memerlukan waktu sehingga fokus menyebar data orang lain tanpa izin,” imbuhnya.

Atas pengungkapan kasus tersebut, Polres Kotabaru pun akan mendapatkan penghargaan dari Kapolda Rikwanto. Termasuk usulan penghargaan dari Kapolri.

“Untuk anggota termasuk Kapolres yang berhasil mengungkap ini dan mudah-mudahan bisa terungkap lebih besar lagi kita akan berikan penghargaan. Kalau perlu kita berikan masukan kepada pimpinan Polri di Jakarta untuk diberikan penghargaan secara nasional,” pungkas Rikwanto.

Dilengkapi oleh Masduki

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Ajak GP Anshor Jaga Ruang Kebebasan Berpendapat
apahabar.com

Nasional

Jumlah Penumpang Pesawat Melalui Adi Soemarno Turun
apahabar.com

Nasional

Pemilu 2019 di Kalsel, 8 KPPS Meninggal dan 64 Tumbang !
apahabar.com

Nasional

Gempa 4 Magnitudo Menggoyang Lombok Pagi Ini
apahabar.com

Nasional

Revisi UU KPK Disahkan, Fraksi PKS Sampaikan Catatan Soal Dewas
BKPM

Nasional

BKPM Gandeng HIPMI Fasilitasi Kemitraan Investor Besar dengan UMKM

Internasional

Mulai Juli 2021, Pemerintah Setop Diskon Tarif Listrik
Pesawat

Nasional

BREAKING NEWS: Pesawat Sriwijaya Air Jakarta-Pontianak Hilang Kontak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com