Jembatan Alalak Megaproyek Terakhir Kalsel? Habib Banua: Dirjen Permalukan Presiden Gara-Gara Ratusan Ribu, Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup Terapkan PPKM Level II, Pasien Covid-19 Tanbu Kini Tersisa 11 Orang Detik-Detik Laka Maut Sepagar Kotabaru yang Tewaskan Reski dan Ibunya Kabar Duka, Mantan Atlet Panahan Putri Andalan Kalsel Tutup Usia

BRI Liga 1: Barito Putera vs PSS Sleman, Awas Terkecoh Catatan Buruk

- Apahabar.com     Jumat, 15 Oktober 2021 - 06:45 WITA

BRI Liga 1: Barito Putera vs PSS Sleman, Awas Terkecoh Catatan Buruk

Kapten Barito Putera, Rizky Rizaldi Pora, kembali berlatih menjelang pertandingan melawan PSS Sleman. Foto: Barito Putera

apahabar.com, SOLO – Meski bukan big match, pertemuan Barito Putera dengan PSS Sleman dinantikan suporter kedua klub.

Barito Putera akan bertemu PSS Sleman di pekan pertama seri kedua BRI Liga 1, Jumat (15/10) sore pukul 19.15 Wita.

Seperti diketahui kedua klub memperoleh hasil kurang memuaskan di seri pertama. Barito Putera hanya meraih kemenangan sekali, seri sekali dan menelan 4 kekalahan.

Hasil yang menempatkan Barito Putera di zona dehradasi itu membuat pelatih Djajang Nurdjaman didesak suporter segera mengundurkan diri.

Setali tiga uang, PSS hanya mampu meraih kemenangan sekali dalam 6 pertandingan. Sedangkan sisanya berakhir 2 seri dan 3 kekalahan.

Hanya mengumpulkan 5 poin, PSS Sleman berada di bibir zona degradasi dan membuat pelatih Dejan Antonic dituntut suporter untuk meletakkan jabatan.

Lantas ketika kedua klub bertemu dalam situasi yang kurang lebih sama, pendukung kedua klub dipastikan mengekspektasikan kemenangan.

Faktanya kekalahan akan membuat Djajang Nurdjaman maupun Dejan Antonic menjadi bulan-bulanan kekesalan pendukung.

“Memang banyak kekurangan di seri pertama. Tentunya itu yang dievaluasi selama jeda kompetisi,” ungkap Djajang dalam konferensi pers menjelang partai melawan PSS Sleman.

“Banyak persoalan yang diperbaiki, terutama di sektor belakang. Juga fokus dan konsentrasi, karena kami beberapa tidak berhasil mempertahankan keunggulan,” imbuhnya.

Namun Barito Putera kehilangan Muhammad Riyandi dan Muhammad Firli yang harus memperkuat Timnas Indonesia U-23.

Untungnya Cassio de Jesus yang sudah absen sejak pertandingan perdana seri pertama, mulai berlatih bersama pemain lain. Demikian pula Rizky Rizaldi Pora dan Ambrizal Umanailo.

“Memang dua pemain kami yang dipanggil Timnas U-23, tapi kami sudah menyiapkan pengganti. Mudahan-mudahan kehilangan mereka tidak terlalu berpengaruh terhadap pertandingan,” papar Djajang.

Berkaca dari head to head, Barito Putera sedikit lebih diunggulkan ketimbang PSS Sleman. Laskar Antasari tercatat tidak pernah kalah dalam satu dekade terakhir.

Kekalahan terakhir Barito Putera dari PSS terjadi 29 April 2011, ketika Super Elja berhasil menang dengan skor 1-0.

Itu merupakan satu-satunya kemenangan yang diraih PSS sepanjang sejarah melawan Barito. Sebaliknya Laskar Antasari mengemas 2 kemenangan dan sekali imbang dari 4 pertemuan.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Jelang Lawan Liverpool, Pemain MU Bertumbangan
apahabar.com

Sport

Jika Shin Tae-yong Ngotot di Korsel, PSSI: Yang Dilatih Siapa!
apahabar.com

Sport

Bartman Optimis Kolaborasi Djanur-Mundari Akan Majukan Barito Putera
apahabar.com

Sport

4 Pemain Asing Siap Tempur, Kans Rakic Sakiti Mantan
apahabar.com

Sport

Nirgelar, Setahun Barcelona Pecat Dua Pelatih
apahabar.com

Sport

Singkirkan Chelsea, Gol Herrera dan Pogba Bawa MU ke Perempat Final Piala FA
apahabar.com

Sport

Barito Mania Ganti Maskot Baru, Ini Tanggapan Hasnur
apahabar.com

Sport

Pendukung Setan Merah Ditikam di Paris
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com