Ssttt..Jaksa Dalami Dugaan TPPU HKN Banjarmasin Setahun 2 Kali Kalsel Darurat Banjir, Jangan Melulu Salahkan Cuaca Sulitnya Mengungkap Perampokan Bersenpi Bos Emas Paramasan Polisi Tetapkan Mantan Pacar Pelaku Investasi Bodong Balikpapan Tersangka Kalsel Banjir, PLN Gerak Cepat Nonaktifkan Ratusan Gardu Listrik

Bukan Megaproyek Terakhir Kalsel, Usai Jembatan Sei Alalak Muncul Barito 2

- Apahabar.com     Jumat, 29 Oktober 2021 - 16:47 WITA

Bukan Megaproyek Terakhir Kalsel, Usai Jembatan Sei Alalak Muncul Barito 2

Sejumlah petinggi Kementerian PUPR dan BPJN Kalsel berkumpul jelang peresmian Jembatan Sei Alalak, Kamis (21/10) lalu. Foto-apahabar/Riki

apahabar.com, BANJARBARU – Setelah Jembatan Sei Alalak, megaproyek baru bertaraf nasional bakal kembali hadir di Kalimantan Selatan (Kalsel). Disebut-sebut Jembatan Barito 2.

Keberadaan jembatan ini rencananya membelah Sungai Barito, seperti Jembatan Barito di Jalan Trans Kalimantan, Marabahan Baru, Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Sementara Jembatan Barito 2, wacananya menghubungkan kawasan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin menyeberang ke Alalak Berangas, Batola.

Terkait megaproyek ini, Kepala Bidang Binamarga Dinas PUPR Kalsel, M Yasin Toyib mengaku sudah berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalsel.

“Kemarin kami ada diskusi dengan teman-teman BPJN,” katanya kepada apahabar.com, Jumat (29/10).

Sementara studi kelaiakan proyek Jembatan Barito 2, baru dianggarkan Pemprov Kalsel tahun depan. Sedangkan, detail engineering design (DED) hingga pengerjaan fisik merupakan wewenang BPJN.

“Sementara Rp 3 miliar untuk FS (studi kelayakan/feasibility study),” sebutnya.

Sebelumnya, Jembatan Sei Alalak disebut bakal jadi proyek terakhir nasional di Kalsel pada era pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Menyusul pernyataan Direktur Jendral (Dirjen) Bina Marga Kementerian PUPR, Hedy Rahadian bahwa pihaknya fokus pada program OPOR (Optimalisasi, Pemeliharaan, Operasi, dan Rehabilitasi).

Kata dia, program ala Menteri PUPR Mochamad Basoeki Hadimoeljono ini akan difokuskan hingga tahun 2024.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terpisah oleh apahabar.com, Kepala BPJN Kalsel Syauqi Kamal mengakui bahwa rencana pembangunan Jembatan Barito 2 itu memang ada.

Namun, dia terkesan enggan membeberkan lebih jauh terkait rencana megaproyek Jembatan Barito 2 tersebut. “Baru wacana, masih terlalu jauh untuk sampai realisasi,” ujarnya.

Syauqi juga menegaskan bahwa Jembatan Sei Alalak bukan megaproyek nasional terakhir di Kalsel. Menurutnya, masih ada proyek-proyek lain ke depan.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

SALUT! Warga Urunan untuk Korban KDRT Sadis di Kintap Tanah Laut
apahabar.com

Kalsel

Edukasi Masyarakat Kecil, DPC PDI Kabupaten Banjar Bagi-bagi Masker
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Karyawan RSUD Sultan Suriansyah Reaktif, dari Dokter hingga Sekuriti
OTT Amuntai

Kalsel

Royalnya Marhaini, Penyuap Plt Kadis PU HSU yang Terjaring OTT KPK di Amuntai
apahabar.com

Kalsel

Haul Guru Sekumpul Usai, Jemaah Sakit Tak Bisa Pulang
apahabar.com

Kalsel

Surat Suara Tercoblos di Barabai dan Money Politics di Banjarmasin Jadi Sorotan
Banjarmasin

Kalsel

Kalsel PPKM Berjilid-jilid: Ratusan Pekerja Di-PHK, Subsidi Gaji Malah Tak Dapat
Cuaca Kalsel Hari Ini

Kalsel

Cuaca Kalsel Hari Ini: Waspada Hujan Petir!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com