Banjir Meluas ke Pusat Kota HST, Diprediksi Puncak Air Naik Tengah Malam Bangun Gedung Baru, Uniska MAB Juga Usul 6 Dosen Jadi Guru Besar Jelang Nataru di Tabalong, 4 Warga Beserta Ratusan Botol Miras Diamankan Siaga 1! 10 Desa di 3 Kecamatan HST Banjir, Tagana Kalsel Terjun ke Lokasi Resmi, Pengurus MUI Kotabaru Dikukuhkan

Bungkam China 3-0, Indonesia Juara Piala Thomas 2020

- Apahabar.com     Minggu, 17 Oktober 2021 - 23:08 WITA

Bungkam China 3-0, Indonesia Juara Piala Thomas 2020

Ekspresi Jonatan Christie seusai menjadi penentu kemenangan Indonesia di Piala Thomas 2020. Foto: Republika

apahabar.com, BANJARMASIN – Tim bulutangkis Indonesia berhasil keluar sebagai juara Piala Thomas 2020 usai mengalahkan China di partai final.

Bermain di Ceres Arena, Denmark, Minggu (17/10) malam, tunggal putra, Jonatan Christie menjadi penentu kemenangan tim Garuda atas China.

Jonatan Christie memastikan keunggulan Indonesia 3-0 atas Tiongkok dengan menundukkan Li Shi Feng, 21-14, 18-21, dan 21-14.

Sebelumnya, Indonesia unggul lebih dulu 1-0 atas China setelah Anthony Sinisuka Ginting menundukkan Lu Guang Zu 18-21, 21-14, dan 21-16 pada partai pembuka.

Tim Garuda memimpin 2-0 setelah dalam partai kedua, ganda Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menumbangkan He Ji Ting/Zhou Hao Dong 21-12 dan 21-19.

Ini merupakan keberhasilan Indonesia menyabet kembali gelar juara Piala Thomas setelah menunggu 19 tahun.

Terakhir Tim Garuda menjadi juara pada 2002.

Saat itu Indonesia yang diperkuat Taufik Hidayat, ganda Candra Wijaya/Sigit Budiarto, Halim Haryanto/Tri Kusharyanto, juga Hendrawan dan Marleve Mainaky menundukkan Malaysia 3-2.

Dengan ini Indonesia kian menajamkan rekor menjadi juara Piala Thomas menjadi 14 kali.

Tim Garuda menyabet trofi bergengsi ini pada 1958, 1961, 1964, 1970, 1973, 1976, 1979, 1984, 1994, 1996, 1998, 2000, 2002, dan 2021.

Dalam partai ketiga, Jonatan Christie atau Jojo memulai pertandingan dengan baik.

Pemain peringkat ketujuh BWF ini berhasil memimpin hingga 6-0.
Bermain dengan tenang dan memperlihatkan performa terbaik Jojo terus memimpin atas pemain Tiongkok berperingkat ke-65 itu.

Jojo pun memimpin 11-6 pada interval pertama. Li sempat mengumpulkan lima angka beruntun dan memperkecil ketinggalan menjadi 11-13.

Namun Jojo terus memimpin hingga berhasil menyelesaikan gim pertama dengan skor 21-14 dalam waktu 26 menit.

Pada awal gim kedua, kedua pebulutangkis bermain imbang 1-1. Jojo bahkan sempat tertinggal 1-5.

Jojo terlihat kesulitan dalam gim kedua ini. Banyak kesalahan sendiri yang dibuatnya sehingga tertinggal 3-8.

Pengembaliannya juga beberapa kali keluar serta kerap membuat kesalahan sendiri.

Dia tertinggal delapan poin saat interval kedua dengan skor 3-11. Jojo sempat memperkecil ketinggalan menjadi 9-13.

Dengan semangat pantang menyerah Jojo menambah angka dan memperkecil selisih menjadi 12-15. Dia juga berhasil menipiskan selisih menjadi 16-18.

Dengan ketenangannya Jojo kemudian berhasil menipiskan selisih poin menjadi 18-19.

Namun Li Shi Feng tetap berhasil merebut gim kedua ini dengan skor 21-18 dalam waktu 26 menit.

Pertandingan pun harus memainkan gim ketiga untuk menentukan pemenang.

Jojo mengawali gim ketiga dengan memimpin 2-0. Partai gim ketiga ini juga berlangsung ketat.

Kedua pemain saling menyamakan skor. Sebuah smes sambil meloncat membuat Jojo unggul 5-4.

Kedua pebulutangkis terus bermain ketat. Skor kembali imbang menjadi 8-8 setelah challenge Li dinyatakan gagal karena pengembalian Jojo ternyata masuk.

Namun pukulan Jojo yang keluar lapangan serta bola tanggung yang dimanfaatkan Li membuat Jojo tertinggal 9-10.

Jojo pun tertinggal 9-11 dalam interval ketiga. Setelah Interval Jojo justru berhasil menyalip dan memimpin 13-11. Namun Li kembali berhasil menyamakan skor 13-13.

Sebuah smes ke sisi kiri pertahanan Lie, membuat Jojo unggul 14-13.

Pengembalian Li yang beberapa kali menyangkut di net membuat Jojo kemudian memimpin 19-13. Jojo akhirnya menyelesaikan gim ketiga ini dengan skor 21-14.

Indonesia sudah menyiapkan Daniel Marthin/Kevin Sanjaya Sukamuljo untuk melawan Liu Cheng/Wang Yi Lyu serta tunggal ketiga Shesar Hiren Rhustavito menghadapi Weng Hong Yang.

Namun mereka tak jadi diturunkan karena Indonesia sudah dipastikan menjadi juara.

Hasil dan susunan pemain final Piala Thomas Indonesia vs Tiongkok

1. Tunggal putra 1: Anthony Sinisuka Ginting Indonesia vs Lu Guang Zu 18-21, 21-14, 21-16
2. Ganda Putra 1: Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs He Ji Ting/Zhou Hao Dong 21-12, 21-19
3. Tunggal putra 2: Jonatan Christie vs Li Shi Feng 21-14, 18-21, 21-14.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Hadapi PON, KONI Kalteng Asuransikan Atlet dan Pelatih Dayung
apahabar.com

Sport

Duel Barito vs Persib, Ancaman Ezechiel N’douassel

Sport

Ditinggal Egy dan Elkan, Timnas Indonesia Tak Panggil Pengganti

Sport

Link Live Streaming Liga Inggris: Manchester City Versus Chelsea, Bukan Pemanasan Biasa
apahabar.com

Sport

5 Pesepakbola Top Eropa yang Setia dengan Satu Klub
apahabar.com

Sport

AFC Rovers 19 Bertekad Keluar dari Papan Bawah
apahabar.com

Sport

Terbaik ke-5 Asia Tenggara, Timnas Berada di Peringkat 159 FIFA
apahabar.com

Sport

SEA Games 2019: Tiga Wakil Indonesia ke Final Bulutangkis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com