Canggih, Banjarmasin Kini Punya ADM, Sanggup Cetak 100 e-KTP Sehari Evakuasi Korban Erupsi Semeru, Dua Helikopter-Tiga Kompi TNI Dikerahkan Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM Busyet! Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Kaltim Lama Buron, Mantan Kades di Katingan Tilap Dana Desa Rp 1,1 M Berhasil Diringkus di Kapuas

Cop 26 Glasgow 2021, Kadin Bawa Agenda Penurunan Gas Rumah Kaca

- Apahabar.com     Jumat, 22 Oktober 2021 - 16:29 WITA

Cop 26 Glasgow 2021, Kadin Bawa Agenda Penurunan Gas Rumah Kaca

Kadin akan menjadi bagian dari delegasi Indonesia pada COP 26 di Glasgow, United Kingdom. Foto: Kadin

apahabar.com, JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia akan menjadi bagian dari delegasi Indonesia pada Conference of Parties (COP) 26 di Glasgow, United Kingdom (UK) yang akan digelar pada 31 Oktober hingga 12 November 2021 mendatang.

COP diketahui merupakan forum tingkat tinggi tahunan bagi 197 negara untuk membicarakan perubahan iklim serta langkah negara-negara di dunia untuk menanggulanginya.

Melansir Antara, Ketua Komite Tetap Energi Baru dan Terbarukan Kadin Indonesia, Muhammad Yusrizki dalam pernyataan di Jakarta, Jumat (22/10), menjelaskan keikutsertaan Kadin dalam kegiatan tersebut menjadi komitmen untuk mengajak swasta dalam mendukung terlaksananya net zero emission Indonesia atau bebas emisi karbon.

Menurut dia, sektor energi, yang salah satunya mencakup ketenagalistrikan, menyumbang 34 persen dari total emisi nasional sehingga dekarbonisasi sektor energi merupakan bagian penting dalam usaha menuju net zero emission.

Ia mengatakan PLN sebagai pemangku kepentingan juga telah berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas pembangkit dari Energi Baru Terbarukan hingga mencapai porsi 51 persen dari total tambahan kapasitas selama 10 tahun ke depan.

Untuk itu, ia memastikan Kadin sebagai perwakilan sektor swasta nasional turut mendukung komitmen nasional dan mengambil peran aktif untuk menggerakkan sektor swasta.

“Peran serta pihak swasta dalam rangka dekarbonisasi tidak dapat ditinggalkan, berkaca dari postur ekonomi nasional yang sangat banyak melibatkan pihak swasta,” kata Yusrizki.

Sebelumnya, melalui kegiatan “Road to COP26: Indonesian Pathway to Net Zero Emission-Energy Transition”, Kadin melalui Komite Tetap Energi Baru dan Terbarukan meluncurkan Kadin Net Zero Hub yang akan menjadi titik awal gerakan net zero bagi sektor swasta.

Melalui kegiatan tersebut, Kadin akan mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk melakukan deklarasi target net zero, seperti Indika Energy, APRIL Group, dan GoJek, yang memiliki target Three Zeroes, dengan salah satunya adalah zero emission.

“Hanya dengan kolaborasi dan dukungan-dukungan dari pihak swasta, Indonesia dapat memenuhi komitmen internasional sebagaimana tertuang dalam NDC dan Updated NDC Indonesia kepada UNFCCC,” kata Yusrizki.

COP merupakan forum tingkat tinggi tahunan bagi 197 negara untuk membicarakan perubahan iklim serta langkah negara-negara di dunia untuk menanggulanginya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Rupiah Tengah Pekan Kembali Terpapar Covid-19
apahabar.com

Ekbis

PLN Sebut WFH Sebabkan Konsumsi Listrik Meningkat
BBM

Ekbis

BPH Migas: Target BBM Satu Harga 2020 Telah Tercapai
apahabar.com

Ekbis

Tak Ramah Lingkungan, Ini Alasan Pertamina Berencana Hapus BBM Premium
apahabar.com

Ekbis

Harga Properti 2020 Diprediksi Naik 9 Persen
Luhut

Ekbis

Di Depan Investor Amerika, Luhut Sampaikan Ekonomi Indonesia Mulai Tumbuh
PGN Siap Pasok Gas ke 52 Pembangkit PLN

Ekbis

PGN Siap Pasok Gas ke 52 Pembangkit PLN
Rupiah

Ekbis

Pembukaan Pasar: Rupiah Menguat ke Rp 13.950/US$
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com