KPK Telisik Keperluan Pribadi Bupati HSU, Jamela Beri Klarifikasi Lantik Sekdakot Banjarmasin, Ibnu Sina Beri Ikhsan Budiman Sederet PR Bukan Pepesan Kosong, Kades Se-Amuntai Sweeping Truk Conch! Terkesan Plin-plan, PPKM Level 3 Nataru Batal, Kalsel Perlu Lakukan Ini Truk Conch Disweeping di Amuntai, Kapolres HSU Buka-bukaan

Dari Kaltara, Jokowi Minta Kepala Daerah Berani Rambah Ekspor

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar para kepala daerah tak takut mendorong produk-produk unggulan masuk pasar ekspor.
- Apahabar.com     Rabu, 20 Oktober 2021 - 12:53 WITA

Dari Kaltara, Jokowi Minta Kepala Daerah Berani Rambah Ekspor

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyusuri jalan menggunakan kendaraan taktis (rantis) P6 ATAV V1 saat berkunjung ke Tarakan, Kalimantan Utara pada Selasa, 19 Oktober 2021. Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar para kepala daerah tak takut mendorong produk-produk unggulan masuk pasar ekspor.

“Kita harus terus meningkatkan volume ekspor kita, memberikan fasilitas, memfasilitasi pelaku usaha untuk agresif memanfaatkan peluang-peluang ekspor yang ada,” kata Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (20/10), dilansir Antara.

Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut dalam Pembukaan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo tahun 2021 yang juga dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Sekretaris Kabinet Pramono Anung serta para bupati yang hadir secara langsung maupun mengikuti dari konferensi video.

“Mulai didorong, produk apapun didorong untuk berani berkompetisi memanfaatkan peluang ekspor yang ada sehingga membuat produk kita dikenal dan kompetitif di pasar global,” ujar Presiden Jokowi.

Berdasarkan data yang dimiliki Presiden Jokowi, nilai ekspor Indonesia pada Januari-Agustus 2021 mencapai 142 miliar dolar AS atau tumbuh 37,7 persen yoy (year on year).

“Artinya ekspor kita tumbuh bagus sekali, 37,7 persen yoy. Kalau daerah bisa memanfaatkan ini karena hampir semua negara membutuhkan komoditas-komoditas kita sehingga jangan sampai daerah menghambat membuat ruwet perizinan, tidak mendorong ekspor kita bisa berkembang dengan baik,” ujar Presiden Jokowi.

Menurut Presiden Jokowi, potensi pasar ekspor Indonesia masih terbuka lebar.

Mitra dagang negara, kata dia, juga mulai banyak yang pulih. Tiongkok tumbuh 7,9 persen, Amerika Serikat tumbuh 12,2 persen, Jepang tumbuh 7,6 persen.

“India bahkan tumbuh 20,1 persen, sebuah peluang yang membuat kita harus mendorong produk-produk masuk ke negara-negara yang tadi saya sebut,” jelas Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengingatkan akhir-akhir ini mulai terjadi krisis energi di beberapa negara di Eropa dan China. Krisis itu pun tidak terduga sebelumnya.

Tapi RI diuntungkan karena harga komoditas naik. “Saya kira daerah yang memiliki kelapa sawat, batu bara, nikel, atau tembaga, semua senang karena ekonomi di daerah penghasil komoditas itu akan merangkak naik. Insya Allah akan merangkak naik,” tambah Presiden Jokowi.

Dalam acara Apkasi Otonomi Expo 2021 tersebut, Presiden berharap daerah bukan hanya menunjukkan produk dan objek-objek wisata mereka.

Tapi juga menunjukkan bahwa iklim investasi di daerah-daerah semakin baik, kepastian hukum semakin baik, kemudahan perizinan semakin baik.

“Online Single Submission (OSS) juga sudah berjalan dengan baik, kepastian ini sebenarnya diperlukan oleh dunia usaha,” kata Presiden Jokowi.

Jika demikian diharapkan dapat meningkatkan investasi di daerah dan mempercepat untuk pembukaan lapangan-lapangan kerja baru bagi masyarakat serta menggerakkan ekonomi daerah.

Sebelumnya, Jokowi menyerahkan secara langsung bantuan modal senilai Rp1,2 juta kepada para pedagang kaki lima (PKL) di Kawasan Kuliner Sebengkok, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Selasa (19/11).

“Saya menyerahkan bantuan modal kepada para pedagang kaki lima yang berada di ruas jalan ini sebesar Rp1,2 juta. Kita harapkan dengan tambahan modal ini, mereka bisa mengembangkan usahanya di masa pandemi yang sangat sulit ini,” ujar Jokowi seperti disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa, 19 Oktober 2021.

Menurut Jokowi, dari perbincangannya dengan para pedagang, mereka optimis kondisi perekonomian akan segera pulih seiring perbaikan kondisi pandemi Covid-19.

“Karena omsetnya sekarang sudah merangkak naik daripada sebelumnya. Kita harap nanti omset mereka pun juga akan jauh akan lebih baik lagi jika keadaan mulai kembali normal,” ujar Jokowi.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi Perintahkan Revitalisasi BUMDes
apahabar.com

Nasional

Salah Input, KPU: Jangan Diviralkan
apahabar.com

Nasional

Virus Cacar Monyet Bikin Geger Singapura, Berikut Gejalanya
apahabar.com

Nasional

Ribuan Pasien di RS Wisma Atlet Dilaporkan Sembuh
apahabar.com

Nasional

Anak-anak Ikut Demo UU Cipta Kerja, Komisi Nasional PA: Memprihatinkan!
Divaksin Covid-19

Nasional

Tidak Semua Orang Bisa Divaksin Covid-19, Simak Daftarnya
apahabar.com

Nasional

Personel Brimob Dikeroyok Anggota Ormas di Depok

Nasional

Ketahui Barang yang Disita Polisi dari Rumah Gus Nur di Malang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com