Update Banjir Kalsel: Sudah 6 Kabupaten Terdampak! Parah, Empat Titik Longsor Sempat Tutup Akses Utama Loksado-Kandangan UPDATE Tinggi Air Jelang Puncak Banjir HST BREAKING! Bupati HST Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir Banjir di Pusat Kota HST Meluas, Ratusan Jiwa Mengungsi

Database Dibobol Hacker, KPAI Angkat Bicara

- Apahabar.com     Kamis, 21 Oktober 2021 - 23:01 WITA

Database Dibobol Hacker, KPAI Angkat Bicara

Ilustrasi hacker. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Sutanto akhirnya angkat bicara soal kabar soal pencurian data oleh hacker yang ramai dibicarakan netizen Indonesia di Twitter. Ia mengakui bahwa saat ini telah terjadi pencurian database KPAI.

“Menindaklanjuti hal tersebut, pada tanggal 18 Oktober 2021, KPAI telah menyampaikan laporan kepada Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Mabes Polri dan pada tanggal 19 Oktober 2021, KPAI telah menyampaikan surat kepada Badan Siber dan Sandi Negara. Selanjutnya pada tanggal 21 Oktober 2021 KPAI juga telah berkirim surat kepada Menteri Komunikasi dan Informatika untuk tindak lanjut hal dimaksud,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis (20/10/2021).

“Menindaklanjuti surat tersebut, Direktorat Siber Mabes Polri dan Badan Siber dan Sandi Negara telah berkoordinasi dengan KPAI untuk langkah-langkah selanjutnya dan KPAI telah melakukan mitigasi untuk menjaga keamanan data.”

Sutanto mengungkapkan adanya kasus pencurian data ini tidak mengganggu layanan pengaduan KPAI. Layanan tetap berjalan dan aman.

Sebelumnya, Komisioner KPAI, Jasra Putra mengatakan pihaknya sudah menyampaikan masalah ini ke Mabes Polri. Untuk mengecek kebobolan data tersebut, tim sudah diturunkan pada hari Selasa yang lalu.

“Kita sudah sampaikan ke Mabes Polri dan tim sudah turun hari Selasa (19/10/2021) kemarin untuk cek kebocoran data tersebut dan sekaligus KPAI akan membuat laporan polisi,” kata Jasra masih dari CNBC Indonesia, Kamis (21/10/2021).

Dia menduga data yang bocor berasal dari sistem pengaduan online dari masyarakat berbasis website kpai.go.id.

Berdasarkan penelusuran CNBC Indonesia, data tersebut disebarkan pengguna situs RaidForums bernama C77. Dalam unggahan itu tertanggal 13 Oktober 2021 atau sudah sekitar satu minggu berada dalam laman tersebut.

Unggahan itu diberi nama Leaked Database KPAI (kpai.go.id). Sejumlah data pribadi masyarakat diduga bocor dan diekspos dalam unggahan itu.

Database kpai bener2 playground ya gosipnya database aduan yg masuk security nya lemah.. then if someone mau ngadu ke kpai terus databasenya diacak2 sm hacker gini gimana nasib yg ngadu? Gila bocor semua yg di kpai terus dijual semua pic.twitter.com/CQz6ld6UVA
— shanoせんだ (@ShanoSenda) October 20, 2021

Beberapa data yang diunggah adalah nama, nomor identitas, kewarganegaraan, nomor telepon, agama, pekerjaanan, pendidikan, dan jenis kelamin.

Terdapat dua link database yang ditawarkan dalam postingan tersebut. Keduanya bernama kpai_pengaduan_csv dan kpai_pengaduan2_csv.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Baku Tembak di Intan Jaya, Dua Nyawa Melayang

Nasional

Sebagian Ventilator Produksi Indonesia Masih Uji Ketahanan

Nasional

Jadi Presiden AS Ke-3 yang Dimakzulkan, Trump: Kebohongan Besar!
FPI

Nasional

Semua Wajib Tahu! Maklumat Baru Kapolri Soal Larangan FPI

Nasional

Pengusaha Langgar Aturan Bayar THR, Tunggu Sanksi Menaker
apahabar.com

Nasional

Video Syur Mirip Syahirini, Polisi Ungkap Motif Pelaku
apahabar.com

Nasional

Face Shield Tren di Tengah Covid-19, Amankah?

Nasional

Kesehatan Membaik, Polisi Siap Jemput Yahya Waloni
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com