Tanpa Naturalisasi, Berikut Pemain Tambahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 Kartu Prakerja Lanjut di 2022, Anggaran Rp 11 Triliun Disiapkan Nyangkut Jembatan Lagi, Damkar Banjar Turun Tangan Atasi Rumpun Bambu Longsor Kotabaru Tewaskan 4 Warga Maradapan, Cek Faktanya Korupsi Eks Bupati HST: KPK Periksa Pejabat Bank Kalsel

Di Balik 57 Persen Cakupan Vaksinasi Banjarbaru, Kategori Remaja Masih Minim

- Apahabar.com     Sabtu, 23 Oktober 2021 - 11:06 WITA

Di Balik 57 Persen Cakupan Vaksinasi Banjarbaru, Kategori Remaja Masih Minim

Vaksinasi massal pelajar di Banjarbaru. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Meski cakupan vaksinasi di Banjarbaru sudah di atas 57 persen, namun untuk kategori kelompok remaja masih rendah, yakni 3,74 persen.

Itu, dijelaskan Koordinator Tim Surveilens Epidemiologi Penanggulangan Wabah Corona Virus Disease Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Edi Sampana.

Menurutnya di antara empat segmen penerima vaksinasi yang dirinci Dinas Kesehatan, kelompok remaja jumlahnya belum sampai separo dari segmen-segmen lainnya.

Keempat segmen itu terdiri dari SDM kesehatan, petugas publik, lansia, serta masyarakat umum yang di dalamnya terdapat segmen remaja dan pengguna vaksin gotong royong.

Untuk dosis satu, sebut Edi segmentasi tertinggi ada pada petugas publik dengan capaian 169 persen dari target 21 ribu orang.

Kemudian SDM kesehatan 167 persen dari sasaran 1594 orang dan segmen lansia yang sudah 32 persen dari sasaran 16 ribu orang.

“Untuk segmentasi masyarakat umum, remaja dan vaksin gotong royong capaiannya 42 persen dari target sasaran 157 ribu orang. Ini pembaharuan data per tanggal 21 Oktober 2021,” kata Edi, Sabtu (23/10).

Nah, khusus untuk remaja, dari hasil pengolahan data di segmentasi masyarakat umum inilah yang angkanya masih sangat rendah yakni 3,74 persen.

“Untuk remaja masih minim, baru 3,74 persen. Sebenarnya stok vaksin kita sangat banyak, tapi mungkin karena pengorganisasiannya belum matang sehingga masih minim,” jelasnya.

Minimnya vaksinasi remaja yang di dalamnya juga terdapat kelompok pelajar ini kata Edi juga sarat dipengaruhi oleh pembelajaran tatap muka terbatas. Yang mana sekarang masih berkutat pada sekolah-sekolah berstatus piloting.

“Juga dipengaruhi karena sekolah yang mulai PTM terbatas hanya pilotting, hanya sebagian sekolah yang memulai PTM,” ujarnya.

Sebetulnya menurut Edi, stok vaksin di Banjarbaru cukup melimpah. Bahkan jika mengacu yang ada, vaksin masih cukup hingga 18-20 hari ke depan.

Maka dari itu, ia berharap segmentasi remaja untuk ikut vaksinasi di fasyankes-fasyankes yang tersebar.

Terpisah, Ardah seorang remaja di Banjarbaru yang belum vaksin mengaku sangat ingin divaksin, namun karena lokasi vaksin jauh dan keterbatasan orang tua untuk mengantar, maka ia tak bisa berbuat banyak.

“Pengen banget, tapi ga ada yang ngantar, semua (orang rumah) sibuk kerja, dan di sekolah juga ga diminta keterangan vaksin,” kata warga Landasan Ulin Utara ini.

Adapun per tanggal 22 Oktober 2021 pukul 18.00 WIB, sudah ada 111 ribu orang yang disuntik vaksin dosis 1, sementara yang sudah divaksin dosis lengkap atau kedua sudah 71 ribu.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarbaru

Terpilih Jadi Tuan Rumah Kejurprov Bola Voli 2021, Wali Kota merasa Terhormat
Gerakan Kaos Hitam

Banjarbaru

PPKM Dikritik Habis Gerakan Kaos Hitam: Dari Bantuan Sampai Capaian Vaksinasi
apahabar.com

Banjarbaru

Gebrak Masker, Pjs Wali Kota Banjarbaru: 98 Persen Masyarakat Sadar Prokes

Banjarbaru

Hore! Program RT Mandiri dan UMKM Go Internasional Bakal Dilaksanakan 2022
Breadmart Banjarbaru

Banjarbaru

Polisi Ringkus Maling Duit Puluhan Juta Milik Breadmart Banjarbaru

Banjarbaru

PTM Banjarbaru Direncanakan Awal Oktober, Konsep Belajar di Luar Ruangan Dibahas

Banjarbaru

Wali Kota Banjarbaru Dilantik Besok, Simak Rangkaian Kegiatannya
Personel Polres Banjarbaru siaga di lokasi Perayaan Paskah. Foto-Istimewa

Banjarbaru

Ratusan Aparat Gabungan TNI-Polri Amankan Perayaan Paskah di Banjarbaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com