Canggih, Banjarmasin Kini Punya ADM, Sanggup Cetak 100 e-KTP Sehari Evakuasi Korban Erupsi Semeru, Dua Helikopter-Tiga Kompi TNI Dikerahkan Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM Busyet! Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Kaltim Lama Buron, Mantan Kades di Katingan Tilap Dana Desa Rp 1,1 M Berhasil Diringkus di Kapuas

Dipicu Aksi Ambil Untung Investor, Rupiah Hari Ini Diprediksi Terkoreksi

- Apahabar.com     Kamis, 21 Oktober 2021 - 11:35 WITA

Dipicu Aksi Ambil Untung Investor, Rupiah Hari Ini Diprediksi Terkoreksi

Ilustrasi rupiah dan dolar AS. Foto-Antara//Dhemas Reviyanto/wsj

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (21/10) pagi terkoreksi.

Rupiah hari ini diprediksi terkoreksi dipicu aksi ambil untung investor.

Rupiah pagi ini melemah 26 poin atau 0,18 persen ke posisi Rp14.102 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.076 per dolar AS.

“Ada pelemahan tipis di rupiahnya terhadap USD. Ini saya melihatnya ada sedikit efek profit taking,” kata analis Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX), Nikolas Prasetia saat dihubungi di Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis.

Menurut Nikolas, terkoreksinya dolar AS terjadi di tengah pelaku pasar yang masih menunggu kepastian dari rapat The Fed terkait perubahan suku bunga.

“Isu perubahan suku bunga negara lainnya juga cukup santer terdengar dan ini bisa jadi membuat sentimen dari efek profit taking bisa menjadi wait-and-see hingga ada kejelasan,” ujar Nikolas.

Sementara itu, jumlah kasus harian COVID-19 pada Rabu (20/10) kemarin mencapai 914 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 4,24 juta kasus. Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 28 kasus sehingga totalnya mencapai 143.077 kasus.

Adapun untuk jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 1.207 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4,08 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif Covid-19 mencapai 16.376 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 109,8 juta orang dan vaksin dosis kedua 64,62 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Nikolas mengatakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp14.000 per dolar AS hingga Rp14.150 per dolar AS.

Pada Selasa (19/10) lalu, rupiah ditutup menguat 34 poin atau 0,24 persen ke posisi Rp14.076 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.110 per dolar AS.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Ekbis

Dipicu Aksi Ambil Untung Investor, IHSG Ditutup Terkoreksi
apahabar.com

Ekbis

Merugi, DPRD Minta Bank Kalsel Tarik Kantor Cabangnya di Jakarta
apahabar.com

Ekbis

Ekonomi Melambat, Jokowi: Negara Lain Malah Anjlok
apahabar.com

Ekbis

Kegiatan Ekonomi Meningkat, IHSG Diprediksi Menguat
UMKM

Ekbis

Pertumbuhan Kredit KPR 12,5%, bank bjb Dukung Penyaluran FLPP
apahabar.com

Ekbis

Evgeny Kalyagin: PT KAB Siap Lanjutkan Pembangunan KAB Borneo
apahabar.com

Ekbis

Bandara Internasional Syamsuddin Noor Pacu TPK Hotel di Banjarmasin
Jorong

Ekbis

Masuk PSN tapi Bergerak Lambat, Bos Tambang Tala Soroti KIK Jorong
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com