Dikira Orang Mabuk, Ternyata Api Mengamuk di Komet Banjarbaru Tanpa Naturalisasi, Berikut Pemain Tambahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 Kartu Prakerja Lanjut di 2022, Anggaran Rp 11 Triliun Disiapkan Nyangkut Jembatan Lagi, Damkar Banjar Turun Tangan Atasi Rumpun Bambu Longsor Kotabaru Tewaskan 4 Warga Maradapan, Cek Faktanya

Ditentang Banyak Negara, Indonesia Dukung Piala Dunia Dua Tahunan

- Apahabar.com     Kamis, 28 Oktober 2021 - 22:21 WITA

Ditentang Banyak Negara, Indonesia Dukung Piala Dunia Dua Tahunan

PSSI termasuk asosiasi sepakbola yang mendukung perubahan format Piala Dunia menjadi dua tahun sekali. Foto: CNN

apahabar.com, JAKARTA – Ketika ditentang banyak negara, Indonesia justu mendukung wacana menggelar Piala Dunia dua tahunan.

Piala Dunia dua tahunan yang diotaki Presiden FIFA, Gianni Infantino dan Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA, Arsene Wenger, sebenarnya sudah sejak lama ditentang.

Penentang perubahan format Piala Dunia itu paling keras dilontarkan negara-negara Eropa, mengingat jadwal Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) yang padat.

Namun tidak sedikit juga yang mendukung pelaksanaan Piala Dunia dua tahunan, termasuk di antararanya PSSI.

“Kami menyetujui rencana FIFA menggulirkan Piala Dunia dua tahun sekali,” papar Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PSSI, Maaike Ira Puspita, dikutip dari Skor, Kamis (28/10).

“Terlebih Indonesia ini adalah negara yang memiliki masyarakat dengan ketertarikan tinggi terhadap sepakbola,” tambahnya.

Dengan menggelar Piala Dunia setiap dua tahunan, diyakini ikut membuka peluang negara-negara yang jarang bahkan tidak pernah berpartisipasi di putaran final Piala Dunia.

Indonesia sebenarnya tercatat sebagai negara Asia pertama yang berkiprah di Piala Dunia, tepatnya di Piala Dunia 1938 di Prancis ketika masih bernama Hindia Belanda.

“Ditambah dengan tugas melahirkan pemain-pemain terbaik, PSSI pun sudah memiliki target dan akan menjadi motivasi tersendiri,” yakin Maaike.

Wacana Piala Dunia dua tahunan sendiri masih terus dikaji oleh FIFA, serta memerlukan lebih banyak lobi, terutama untuk meyakinkan negara-negara penentang.

FIFA berencana melakukan roadshow dan mempresentasikan wacana perubahan format Piala Dunia itu ke sejumlah negara.

“Tentu rencana ini bukan hal yang mudah dilakukan, karena FIFA harus betul-betul melakukan evaluasi, mulai dari pimpinan organisasi hingga pelaku sepakbola,” tandas Maaike.

Selain wacana menggelar Piala Dunia setiap dua tahun sekali, FIFA juga akan menambah jumlah slot negara yang lolos ke putaran final Piala Dunia.

Penambahan ini sebenarnya sudah akan diberlakukan mulai Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko.

Sebanyak 48 negara akan terlibat di putaran final Piala Dunia 2026 atau bertambah 16 negara dari jumlah total peserta sebelumnya 32.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

real madrid

Sport

Hasil Liga Champions, Dikalahkan Shaktar 0-2, Zidane Tegaskan Tak Akan Mundur dari Real Madrid
apahabar.com

Sport

Kabar Duka, Mantan Atlet Panahan Putri Andalan Kalsel Tutup Usia
apahabar.com

Sport

Sering jadi Korban VAR, Akhirnya Gol Pedana Morata Lahir
apahabar.com

Sport

Indra Sjafri Coret Tiga Nama, Tiga dari Barito Masih Bertahan
Liga Italia

Sport

Hasil Liga Italia: Tekuk Bologna, Juventus Tembus Empat Besar
Barito Putera

Sport

Halang Rintang Barito Putera Jelang Kontra Persib di BRI Liga 1
apahabar.com

Sport

Empat Karateka Balangan Terjun di Kejurnas Solo

Sport

Hasil Derby Manchester: The Citizens Permalukan Setan Merah di Kandang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com