Paman Birin Doktor Kehormatan, Mahasiswa Bergerak ‘Kuningkan’ ULM Bali-Singapura Buka Penerbangan, Kadinkes Banjarmasin Waswas Kata Para Pelaku Usaha di Banjarbaru Soal Wajib PCR Penumpang Pesawat Diadili, Pemenggal Kepala Ibu Muda di Belda Banjarmasin Polemik Gelar Doktor Kehormatan untuk Paman Birin, Alumnus Tantang Uji Publik!

Dongkrak Omzet UMKM, Kemenparekraf Gandeng E-Commerce

- Apahabar.com     Jumat, 8 Oktober 2021 - 20:12 WITA

Dongkrak Omzet UMKM, Kemenparekraf Gandeng E-Commerce

Ilustrasi PSBBI. Foto-Antara/Ho-Kemenparekraf

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggandeng sejumlah perusahaan-perusahaan e-commerce.

Hal itu dalam rangka pelaksanaan program stimulus Bangga Buatan Indonesia (PSBBI) untuk mendongkrak omzet para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Para pelaku UMKM Kreatif akan memperoleh hingga 500 voucher dengan total nilai Rp 50 juta yang bisa dimanfaatkan di berbagai platform e-commerce sebagai salah satu strategi dalam mendongkrak omzet mereka yang tengah menurun.

“Melalui program ini, pelaku UMKM kreatif dalam subsektor fesyen [termasuk kosmetik dan perawatan kulit], kriya, dan kuliner mendapatkan kesempatan untuk menjual produk terbaiknya dengan harga yang relatif lebih murah pada laman toko online mereka. Para pelaku UMKM kreatif juga dapat dengan leluasa menentukan alokasi voucher pada masing-masing e-commerce sesuai dengan taktik dagang mereka,” kata Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf, Muhammad Neil El Himam dalam keterangannya seperti dilansir Antara, Jumat (8/10).

Demi menghindari konflik kepentingan, tuturnya, maka Aparatur Sipil Negara (ASN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan pegawai BUMN maupun BUMD yang masih aktif dilarang bergabung sebagai pedagang (merchant).

“Pemerintah, khususnya Kemenparekraf melalui program ini juga mendorong para pelaku UMKM kreatif untuk mendaftarkan merek dagang sebagai bentuk kepemilikan kekayaan intelektual yang menjadi ciri utama produk ekonomi kreatif,” terang Neil.

Adanya program ini, lanjutnya memberikan keuntungan kepada konsumen yang akan mendapatkan potongan belanja harga sebesar Rp100 ribu dengan syarat konsumen harus berbelanja minimal Rp200 ribu yang dapat digunakan pada transaksi melalui platform e-commerce.

Keuntungan ini dinilai sangat menarik karena konsumen memperoleh diskon belanja hingga 50 persen, apalagi jika digabungkan dengan promo lain yang diberikan oleh masing-masing e-commerce seperti program gratis ongkos kirim (ongkir).

Beberapa platform e-commerce yang berpartisipasi dalam PSBBI saat ini yaitu BukaLapak, Bhinneka, Goorita, The F Things, dan akan bergabung sejumlah e-commerce lainnya dalam waktu dekat.

Bagi para pelaku UMKM yang tertarik mengikuti program ini yang dilaksanakan pada 5 Oktober hingga 30 November 2021, dapat segera mendaftar dan melengkapi dokumen yang diperlukan melalui laman stimulus-bbi.kemenparekraf.go.id.

Kemenparekraf mengadakan PSBBI bekerja sama dengan sejumlah kementerian dan lembaga seperti Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kejaksaan, Polri, dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Perkuat Ekspor, Kaltara Sertifikasi Komoditas Pertanian
apahabar.com

Ekbis

Optimisme Vaksin Covid-19, IHSG Awal Pekan Diprediksi Menguat

Ekbis

Presiden Setuju, Pajak Mobil 0 Persen Selangkah Lagi
apahabar.com

Ekbis

Ekonomi Global Lesu, Ekspor Kalsel ‘Terjun Bebas’
apahabar.com

Ekbis

Dear Warga Banjarmasin, LinkAja Syariah Hadirkan Ragam Solusi Bertransaksi

Ekbis

Naik 18,8%, Sektor Komersial Sumbang Pertumbuhan Kredit bank bjb
Syamsudin Noor

Ekbis

Terimbas PPKM Darurat, Bandara Syamsudin Noor Sesuaikan Jam Operasional
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Menguat Tembus Level Psikologis Rp15.000 per Dolar AS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com