Gara-Gara Ratusan Ribu, Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup Dari Viralnya Aksi Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup, Ketahanan Keluarga Kian Rentan Duduk Perkara Viral Wanita Kurau Dibegal hingga Pingsan Depan Basarnas Banjarbaru Jembatan Alalak Megaproyek Terakhir Kalsel? Habib Banua: Dirjen Permalukan Presiden Terapkan PPKM Level II, Pasien Covid-19 Tanbu Kini Tersisa 11 Orang

Dua Korban Cabul Lapor ke Polda Kaltim, Orang Tua Angkat Bicara

- Apahabar.com     Kamis, 7 Oktober 2021 - 13:41 WITA

Dua Korban Cabul Lapor ke Polda Kaltim, Orang Tua Angkat Bicara

Ilustrasi pencabulan anak di bawah umur. Foto: Net

apahabar.com, BALIKPAPAN – Kasus diduga pencabulan yang dialami empat orang anak di bawah umur di Balikpapan terus berlanjut. Dua dari korban tersebut akhirnya melapor ke Polda Kaltim.

Salah satu orang tua korban sebut saja Rudi (bukan nama sebenarnya) menceritakan terkait tindak pencabulan yang dialami putrinya itu.

Kejadian tersebut terjadi saat putrinya menimba ilmu di sebuah lembaga pendidikan di wilayah Balikpapan Utara. Pelaku yang merupakan salah satu oknum pengasuh di lembaga pendidikan tersebut meraba-raba dada korban.

“Kalau anak saya dipegang bagian dadanya. Saat itu anak saya masak telur ceplok di dapur lalu diraba bagian dadanya seperti itu. Yang lain ada yang lebih parah, makanya kita ingin melanjutkan,” ujar Rudi.

Kejadian itu baru diketahui setelah salah seorang teman anaknya menghubungi untuk datang ke lembaga tersebut. Sebab korban ketakutan usai dicabuli sang oknum pengasuh.

“Pertama kali tahu, ada korban pada malam hari anak-anak ngaku telah menjadi korban cabul ada 9 orang yang mengaku dengan orang tuanya. Anak saya gak berani ngomong lalu saya bersama istri mendatangi lokasi kejadian dan menanyakan kepada anak saya, dia nangis menceritakan itu,” jelasnya.

Geram mendengar kabar tersebut, para orang tua wali pun mencoba mengonfirmasikan kepada oknum pengasuh lembaga pendidikan tersebut. Namun oknum pelaku sempat meminta damai lantaran reputasinya akan hancur bila kasus ini terus dilanjutkan.

“Dia sempat meminta kepada orang tua korban untuk tidak memperpanjang masalah karena ketika membesar katanya bisa hancur keluarganya. Dia harus menerima konsekuensi dia kan tokoh,” tegasnya.

Pascakejadian itu oknum pengasuh lembaga pendidikan tersebut mengundurkan diri dengan dalih difitnah.

“Dia mengumpulkan anak-anak mengaku difitnah lalu kami kaget fitnah apa kan dia sudah mengakui sendiri perbuatannya lalu dia mengundurkan diri,” cetusnya dengan nada geram.

Para orang tua murid pun berkonsultasi dengan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Balikpapan. Kemudian para korban pun dilakukan konseling untuk pendampingan psikis si anak pasca kejadian tersebut agar tidak mengalami trauma.

“Sekarang pelaku sudah keluar dari Yayasan. Upaya yang dilakukan korban lain sedang berkonsultasi ke UPTD PPA Balikpapan untuk konsultasi. Anaknya dikonseling dulu,” tandasnya.

Sementara itu kasus ini pun telah dilanjutkan ke ranah kepolisian. Secara resmi perwakilan UPTD PPA Balikpapan dan korban melaporkan kejadian ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Kaltim.

“Sudah ada dua orang korban yang melapor ke Kepolisian barusan udah kami laporan di SPKT kemudian ke Renakta dan divisum untuk proses selanjutnya kita tunggu dari Renakta,” ungkap Konselor Hukum UPTD PPA, Hilal.

Hilal belum mau membeberkan nama ataupun inisial oknum tersebut dikarenakan masih dalam proses pelaporan ke Kepolisian.

“Maaf karena ini belum ditetapkan sebagai tersangka kami belum berani Mas,” pungkasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Taqy Malik

Tak Berkategori

Wah, Selebgram Taqy Malik Dukung AnandaMu di Pilkada Banjarmasin
Pahlawan Demang Lehman

Tak Berkategori

Mengungkap Tabir Sejarah Banjar (2): Pemenggal Demang Lehman Tergiur Hadiah Belanda
PDAM Tabalong

Tak Berkategori

PDAM Tabalong Mulai Distribusikan Air Bersih ke Pelanggan di Propenas
Kebun Raya Banua

Tak Berkategori

Satgas Covid-19 Banjarbaru Beri Lampu Hijau, Kebun Raya Banua Kembali Dibuka
Sriwijaya Air SJ182

Tak Berkategori

Tragedi Sriwijaya Air SJ182, DVI Polri Identifikasi 16 Kantong Jenazah

Tak Berkategori

Ganip Warsito Optimis Gelombang Ketiga Covid-19 Akhir Tahun Dapat Dicegah
Buaya

Tak Berkategori

Inalillahi, Korban Buaya Liar di Kotabaru Ditemukan Meninggal Dunia
apahabar.com

Tak Berkategori

Jadwal Baru Persib di Liga 1 2020, PSM Makassar vs Persib Pekan ke-4, Madura vs Persib Pekan 8, Live Indosiar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com