Lagi! Rumah Ambruk di Banjarmasin, Simak Pengakuan Pemilik Perbaikan Pipa Bocor di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin Rampung, Lapor Jika Air Keruh Catat, Jadwal Pelantikan ASN Asal Tanbu Jadi Sekdakot Banjarmasin Menakar Langkah Pertamina-Pemprov Basmi Pelangsir BBM Kalsel Tertangkap! Pelaku Penggelapan Minyak Sawit di Banjarbaru, CPO Diganti Air Sungai

EO di Kalsel Pertanyakan Peresmian Jembatan Sei Alalak Tak Pakai Jasa Mereka

- Apahabar.com     Selasa, 19 Oktober 2021 - 10:05 WITA

EO di Kalsel Pertanyakan Peresmian Jembatan Sei Alalak Tak Pakai Jasa Mereka

Jembatan Sei Alalak. Foto-dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemilik jasa Event Organizer (EO) di Kalsel mempertanyakan mengapa pihaknya tidak dilibatkan dalam peresmian Jembatan Sei Alalak oleh Presiden Joko Widodo, Kamis (21/10) lusa, dan malah memilih EO dari luar Kalsel.

Protes ini diadukan mereka pada Wakil Ketua DPRD Kalsel M Syaripuddin.

Informasi yang dihimpun Apahabar.com, EO yang bakal menyelenggarakan seremoni peresmian Jembatan Sei Alalak oleh Presiden Jokowi datang dari Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).

Hal itu disayangkan, karena Kalsel sendiri punya banyak EO yang biasa tangani event sekala nasional.

“Ada kekecewaan, wajar lah. Kalau ada yang mampu menangani dari sumber daya lokal, mengapa harus EO luar,” kata M Syaripuddin, Selasa (19/10).

Bang Dhin –begitu ia kerap disapa, mengatakan informasi tersebut tentu bikin sesak pelaku industri EO di Banua yang kini tengah bangkit akibat Pandemi Covid-19.

Ia mengatakan, para EO banua juga sudah pernah melakukan acara serupa. Acara yang dihadiri oleh presiden dan menteri.

“Namun, kenapa dalam peresmian Jembatan Alalak, jembatan kebanggaan baru warga Banua ini, EO lokal tak dimaksimalkan,” ucapnya.

Semestinya, lanjut dia, jika pun memakai EO luar, tetaplah melibatkan EO lokal. “Jika tidak, ini kan tak sesuai dengan semangat Presiden RI untuk meningkatkan industri kreatif lokal,” cetus Bang Dhin.

Ia memahami, pembangunan jembatan tersebut memang program dan proyek pusat, termasuk anggarannya. Namun, mestinya juga harus melibatkan peran serta daerah. “Sehingga kesan sentralitasnya menjadi hilang,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Lagi, Covid-19 Renggut Nyawa Nakes di Puskesmas Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

KSOP Pastikan Terdapat Kapal Navigasi dan KPLP Secara Gratis
apahabar.com

Kalsel

Percepat Pembangunan, Kotabaru Mantap Tambah Kecamatan
Pascabanjir

Kalsel

Kapal Kemanusiaan Kalsel Tiba, Asa Baru Para Penyintas Pascabanjir
apahabar.com

Kalsel

Hadir di Kentongan RRI, Hermansyah Harapkan Masyarakat Sadar Bencana
apahabar.com

Kalsel

Mengenal Maskot Pilkada Kalsel “Si Buti”
apahabar.com

Kalsel

Berbagai Lomba Meriahkan Hari Jadi Bhayangkara ke-73 di Balangan
apahabar.com

Kalsel

Klaster Gowa Sumbang 9 Pasien Covid-19 di Tala
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com