Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Fakta Baru Jasad Guru di Komplek Murakata HST yang Membusuk

- Apahabar.com     Sabtu, 9 Oktober 2021 - 12:57 WITA

Fakta Baru Jasad Guru di Komplek Murakata HST yang Membusuk

Proses evakuasi jasad guru di dalam rumah di Komplek Murakata HST, Sabtu (9/10)./Foto: apahabar.com/Lazuardi

apahabar.com, BARABAI – Satreskrim Polres Hulu Sungai Tengah (HST) telah memeriksa dua saksi atas penemuan jasad Asvianur (43) yang terbujur kaku di kediamannya di Komplek Murakata Desa Mandingin.

Asvianur diduga meninggal karena penyakit yang dideritanya.

“Diduga penyakit maag,” kata Kasat Reskrim, AKP Antoni Silalahi, Sabtu (9/10) dini hari.

Namun untuk memastikan penyebab sebenarnya, polisi perlu melakukan serangkain tes terhadap jasad Asvianur.

Saat ini, jasad telah berada di RSHD Barabai untuk dilakukan Visum et Repertum.

“Keluarga sudah menyetujui agar dilakukan visum,” tutup Kasat Antoni.

Selain melakukan visum, polisi juga mengumpulkan dan mengamankan benda-benda yang ada di TKP untuk dilakukan pemeriksaan.

Dugaan penyebab meninggalnya Asvianur itu didapati polisi setelah meminta keterangan dari kakak kandung Asvianur, Nurdin (46).

Kata Nurdin, memang selama ini Asvianur tidak pernah mengeluhkan suatu penyakit. Tetapi jauh sebelum hilang kontak, Asvianur mengeluhkan maag kepada salah satu kerabatnya.

“Itu dikeluhkannya setelah makan rambutan. Dia merasa pusing dan mengeluhkan maagnya kambuh,” kata Nurdin kepada apahabar.com usai proses evakuasi jasad Asvianor, Sabtu (9/10) sekitar pukul 02.00.

Sebelumnya, Asvianur ditemukan sudah tak bernyawa di rumahnya di Komplek Murakata Desa Mandingin Kecamatan Barabai, Sabtu (9/10) dini hari tadi.

Saat ditemukan, jasad guru penjaskes pada sekolah madrasah di Kabupaten Balangan dalam keadaan membengkak dan kaku. Tercium juga aroma busuk dari lokasi mayat tergeletak dalam sebuah ruangan di rumah itu.

Asvianur ditemukan dalam kondisi seperti itu setelah keluarganya mendatangi kediamannya.

Kakak Asvianur, Nordin menyebutkan awalnya curiga lantaran gawai milik adik kandungnya itu lama tak aktif dan sudah lama tak mengunjungi kediaman ibunnya di Kecamatan Batang Alai Utara (BAU).

“Sudah empat atau lima hari tak kelihatan. Biasanya kalau pulang kerja pasti mampir (membesuk ibu kandungnya di Desa Ilung),” kata Nordin usai menyaksikan proses evakuasi mayat.

Setelah mendatangi rumah Asvianur, keluarga tidak kunjung mendapat respons.

Lantas keluarga meminta bantuan warga setempat untuk memeriksa kondisi kediaman Asvianor.

“Setelah dicek (diintip) lewat ventelasi, semuanya lengkap ada motor, helm dan sepatunya,” kata Nordin.

Setelah dicek dengan seksama, terlihat sosok tubuh yang tergeletak pada sebuah ruangan rumah. Lantas keluarga dibantu warga dan Bhabinkamtibmas membongkar secara paksa pintu belakang rumha Asvianor.

“Setelah dibuka ini tercium aroma tak sedap. Bau busuk menyengat,” timpal Wakar Komplek Murakata, Ali.

Setelah berhasil menorobos masuk, didapati Asvianur dalam kondisi telentang dan sudah tak bernyawa.

Tak berselang lama, Tim Inavis yang dipimpin Kasat Reskrim Polrse HST, AKP Antoni Silalahi mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP.

Usai olah TKP, Tim Inavis dibantu warga sekitar dan para relawan mengevakuasi jasad ke RSHD Barabai.

“Keluarga sudah menyetujui untuk dilakukan visum. Kita tunggu saja hasilnya,” terang Kasat Antoni.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

HST

DPSHP Terbaru di HST Ditetapkan, Chairansyah Apresiasi PPDP
PN Barabai

HST

Kampanye Simpatik, PN Barabai Tegas Tolak Gratifikasi

HST

Komitmen Tanggulangi Banjir di HST Meski Jabatan Berakhir, Berry: Saya Akan Jadi Relawan
apahabar.com

HST

Ribuan KK Terima BLT-DD, Wabup Berry Dorong Penyaluran Cepat dan Tepat
Dokter

HST

Dari Plt, Dokter Asnal Kini Definitif Direktur RSUD H Damanhuri Barabai
Pembunuhan Dipocong

HST

Motif Pembunuhan Dipocong di Tabat HST Terungkap, Polisi Tetapkan 4 Tersangka
apahabar.com

HST

Simpan Ratusan Pil Jin, Warga Barabai Diciduk John Lee CS
apahabar.com

HST

Kekuatan ‘B 654 M’ Bertambah, 5 Unit BPK Resmi Bergabung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com