Tolerannya Muslim di Banjarmasin Bikin Pohon Natal Setinggi 8 Meter RESMI! Sopir Truk Maut A Yani Banjarmasin Tersangka Sudah 2 Ibu di Tanah Bumbu Coba Akhiri Hidup, IPK Sentil Peran Pemerintah HKN Banjarmasin Dilidik Jaksa, Pencegahan Covid-19 Jangan Mengendur Catat! SMA di Kalsel Tak Libur Saat Nataru 2022

Food Estate: Kalteng Butuh Ribuan PPL, Lohing Dorong Peran Kampus

- Apahabar.com     Jumat, 15 Oktober 2021 - 21:07 WITA

Food Estate: Kalteng Butuh Ribuan PPL, Lohing Dorong Peran Kampus

Petani menanam padi di lahan bekas gambut di Desa Belanti Siam, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Kamis (11/6). Foto: Antara

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Sumber daya manusia (SDM) lokal di sektor pertanian untuk suksesnya program food estate dirasa mendesak untuk diadakan.

“Program food estate ini kan memerlukan tenaga kerja yang sangat banyak. Jadi, perlu dipersiapkan SDM pendukungnya,” kata Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah Lohing Simon di Palangka Raya, Jumat (15/10), dilansir Antara.

Melibatkan perguruan tinggi sebagai penyedian SDM menjadi salah satu caranya.

Ia ingin megaproyek lumbung pangan nasional tersebut dikerjakan oleh SDM lokal yang dapat bersaing dengan tenaga luar.

Peningkatan pendidikan terhadap para lulusan SMA, SMK di Kalteng perlu segera dilakukan.

“Pemerintah daerah melakukan kerja sama atau MoU dengan perguruan tinggi yang ada di Kalteng, untuk membuat program pendidikan bagi para lulusan SMA sederajat,” ujarnya.

Lohing bilang untuk pendidikannya juga tak harus menempuh sarjana, cukup Diploma 3 (D3). “Namun siap terjun ke lapangan,” ujarnya.

Jadi, nantinya para anak didik setelah lulus dapat langsung bekerja dalam program food estate. Salah satunya, menjadi Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).

“Itu yang kita harapkan,” kata Lohing.

Terlebih lagi, lanjut dia, saat ini ketersediaan SDM bagi tenaga kerja yang kompeten sesuai dengan keahlian pada program food estate, masih banyak diperlukan.

Untuk itulah, Lohing merasa harus menjadi perhatian pemerintah daerah serta stakeholders lainnya mengingat lokasi pelaksanaan program estate relatif luas.

“Membutuhkan tenaga kerja maupun PPL bisa mencapai ribuan orang,” ujarnya.

Lohing berharap nantinya program food estate dapat menjadi tempat menampung SDM lokal yang ada. Tidak sedikit para lulusan perguruan tinggi di Kalteng saat ini masih menganggur.

“Sehingga tak perlu mendatangkan tenaga kerja dari luar daerah, tapi memaksimalkan SDM lokal,” pungkas legislator dapil Palangka Raya, Katingan, dan Gunung Mas ini.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Gedung Kejagung Masih dalam Tahap Pendinginan
apahabar.com

Ekbis

Ekspor Udang Jawa Timur Melesat Saat Pandemi Covid-19, Tiga Negara Raksasa Penyerap Setia
Kementerian Kelautan dan Perikanan

Nasional

Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen

Nasional

Viral Pukul Warga, Polisi di Deli Serdang Sumut Langsung Dinonaktifkan
KPU Banjar

Nasional

Nih! Sederet Bantahan Tim BirinMu di Sidang Lanjutan MK

Nasional

Sukses Uji Coba di Bali, Taksi Terbang Siap Mengudara
apahabar.com

Nasional

Dukung Uji Materi Omnibus Law Ciptaker Diajukan ke MK, PBNU: Jangan Demo, Masih Pandemi
apahabar.com

Nasional

Jokowi Sampaikan 3 Perintah Atasi Banjir di Jabodetabek
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com