Ternyata Rumah Ambruk di Gatot Subroto Banjarmasin tidak Kantongi IMB Kebanjiran Terus, Kalsel Siapkan Megaproyek Kolam Regulasi, Wabup HST Bantah Ilegal Logging Pertama di Kalsel, Kota Banjarbaru Capai Target Vaksinasi 70 Persen Korupsi Bupati HSU: KPK Periksa 2 Saksi Siang Ini Sempat Mengkhawatirkan, Kalsel Kembali Nol Kasus Covid-19 Harian

Gempa Bumi Guncang Malang, Warga Panik Berhamburan ke Luar

- Apahabar.com     Jumat, 22 Oktober 2021 - 11:45 WITA

Gempa Bumi Guncang Malang, Warga Panik Berhamburan ke Luar

Gempa bumi mengguncang Malang, Jawa Timur, berkekuatan 5,3 Magnitudo, Jumat (22/10) pukul 09.21 WIB. Foto-BMKG

apahabar.com, MALANG – Gempa bumi mengguncang Malang, Jawa Timur, berkekuatan 5,3 Magnitudo, Jumat (22/10) pukul 09.21 WIB. Peristiwa itu membuat warga panik hingga berhamburan ke luar rumah.

Sesuai pemutakhiran dari BMKG, gempa bumi terjadi di Malang berlokasi 8.81 LS, 112.49 BT atau 75 KM selatan Kota Kepanjen Malang, dengan kedalaman 33 KM.

Warga yang tinggal Vila Bukti Tidar Kota Malang sempat panik dan berusaha mengamankan diri dengan keluar rumah.

“Tadi menemani zoom anak, kok tiba-tiba tubuh goyang. Saya langsung bawa 2 anak keluar rumah, gempa-gempa,” kata seorang ibu rumah tangga, Linda (35) dilansir detikcom.

“Tadi saya lihat gelas-gelas di rumah dan lampu goyang sendiri saat gempa. Sempat pusing tadi setelah gempa,” jelasnya.

Gempa di Malang juga terasa hingga ke Ponorogo. Puluhan siswa MAN 2 Ponorogo bahkan sampai berhamburan keluar ruangan.

Mereka takut tertimpa reruntuhan bangunan. Salah satu siswa, Larasinta Sekar Ayu mengaku kaget saat gempa mengguncang.

Saat itu, dia berada di lantai 3 Gedung Workshop MAN 2 Ponorogo dan langsung berusaha keluar gedung.

“Saya takut soalnya berada di lantai 3, langsung keluar ruangan. Tadi kerasa gempa,” tutur Laras

Sementara, Guru MAN 2 Ponorogo Wiretno mengaku takut juga saat terjadi gempa. Awalnya dia melihat meja yang berada di depannya bergoyang.

“Tremornya kerasa, lihat meja goyang. Langsung kaget,” imbuh Wiretno.

Menurut Wiretno, gempa terjadi saat kegiatan belajar mengajar. Dan dia mengaku kaget. Gempa kali ini terasa kencang. Apalagi berada saat berada di lantai 3, dia takut bangunan runtuh.

“Awalnya cuma berdiri karena kaget, terus segera keluar ruangan. Murid-murid berhamburan. Takut ambruk, soalnya ini di lantai 3,” tandas Wiretno.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Vaksin

Nasional

Dibuka Bertahap, Hanya Mereka yang Sudah Vaksin Bisa Masuk Mal!
apahabar.com

Nasional

Anies Baswedan: Kasih Sayang Ibu Adalah Cinta Tanpa Batas
apahabar.com

Kalsel

Pemkab Tapin Sangkal Klaim KLHK soal Kawasan Hidrologis Gambut
M Kece

Nasional

Begini Cara Irjen Napoleon Masuk Sel Sebelum Aniaya M Kece di Rutan Bareskrim
Yusril Balas Andi Arief

Nasional

Yusril Balas Andi Arief: Kalau Tak Dicalonkan PBB, SBY Tak Pernah Jadi Presiden!
apahabar.com

Nasional

Helikopter Jatuh di Tasikmalaya, 4 Orang Luka-luka
apahabar.com

Nasional

Berkeliaran di Pemukiman, Kini Macan Tutul Lereng Lawu
apahabar.com

Nasional

Jokowi Tegaskan Pemerintah Tak Akan Bebaskan Napi Koruptor Terkait Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com