Dikira Orang Mabuk, Ternyata Api Mengamuk di Komet Banjarbaru Tanpa Naturalisasi, Berikut Pemain Tambahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 Kartu Prakerja Lanjut di 2022, Anggaran Rp 11 Triliun Disiapkan Nyangkut Jembatan Lagi, Damkar Banjar Turun Tangan Atasi Rumpun Bambu Longsor Kotabaru Tewaskan 4 Warga Maradapan, Cek Faktanya

Harga Batu Bara Naik, Rupiah Sore Ini Menguat

- Apahabar.com     Jumat, 15 Oktober 2021 - 17:50 WITA

Harga Batu Bara Naik, Rupiah Sore Ini Menguat

Petugas BI menunjukkan uang rupiah yang baru, dalam peluncuran uang rupiah kertas dan logam tahun emisi 2016 di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, 19 Desember 2016. Foto ilustrasi: BeritaSatu

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS kembali menguat.

Penguatan, seperti dilansir Antara, ditopang surplus neraca perdagangan September 2021 yang melebihi perkiraan.

Rupiah dilaporkan menguat 43 poin atau 0,3 persen ke posisi Rp14.075 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.118 per dolar AS.

“Faktor domestik lebih kuat dan bagus kali ini. Jadi bisa menahan gempuran USD,” kata analis DC Futures Lukman Leong saat, Jumat (15/10).

Badan Pusat Statistik (BPS) Jumat pagi ini merilis data neraca perdagangan Indonesia yang tercatat mengalami surplus 4,37 miliar dolar AS pada September 2021 dengan nilai ekspor 20,6 miliar dolar AS dan impor 16,23 miliar dolar AS.

“Harga batu bara yang tinggi membantu nilai ekspor dan neraca perdagangan yang baru dirilis hari ini surplus besar 4,37 miliar dolar, lebih tinggi dari perkiraan oleh lonjakan 47 persen pada ekspor,” ujar Lukman.

Selain itu, lanjut Lukman, penguatan rupiah juga ditopang perjanjian pertukaran dana atau swap mata uang Indonesia dengan beberapa negara mitra dagang yang mulai menurunkan permintaan domestik terhadap dolar AS.

“Kasus Covid-19 yang semakin menurun juga memberikan harapan akan pembukaan penuh ekonomi. Kemudian, USD memang sedikit melemah hari ini,” kata Lukman.

Terkait pandemi, jumlah kasus harian Covid-19 pada Kamis (14/10) kemarin mencapai 1.053 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 4,23 juta kasus. Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 37 kasus sehingga totalnya mencapai 142.848 kasus.

Sementara itu, jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 1 715 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4,07 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 mencapai 19.852 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 104,31 juta orang dan vaksin dosis kedua 60,42 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah di posisi Rp14.125 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.065 per dolar AS hingga Rp14.125 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Jumat menguat ke posisi Rp14.084 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.155 per dolar AS.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Kurang dari Sebulan, Penjaminan Kredit UMKM Capai Rp31 Triliun
apahabar.com

Ekbis

Melaju di Zona Hijau, Rupiah Menguat Lagi
IHSG

Ekbis

Di Tengah Koreksi Bursa Saham Asia, IHSG Menguat
apahabar.com

Ekbis

Gubernur BI Ingin RI Jadi Pemain Global Ekonomi Syariah
apahabar.com

Ekbis

Efek Corona, Harga Bawang di Banjarmasin Masih Melejit
apahabar.com

Ekbis

Perkuat Kerja Sama Pertamina dan Petronas

Ekbis

Harga Minyak Mentah Cetak Rekor, Kini Dekati US$ 70/Barel
apahabar.com

Ekbis

Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp 935.000 per Gram
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com