Ssttt! Wanita di Pusaran Bupati HSU Diperiksa KPK Lagi Cemara Raya Banjarmasin Masih Terendam, Warga Dorong Motor Mogok PT. SBKW Perusahaan Resmi, Cuncung Sayangkan Media Tidak Cek And Balance Mediasi Buntu! Kades di Amuntai Ancam Sweeping Truk Conch Mensos Risma Dikabarkan Akan Tinjau Korban Longsor di Maradapan Kotabaru

Hari Santri Nasional 2021, Indonesia Bertekad Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Peringatan Hari Santri Nasional 2021 digelar di Istana Negara, Jumat (22/10). Sekaligus Peluncuran Logo Baru Masyarakat Ekonomi Syariah.
- Apahabar.com     Jumat, 22 Oktober 2021 - 11:24 WITA

Hari Santri Nasional 2021, Indonesia Bertekad Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Presiden Jokowi meminta Indonesia harus jadi pusat ekonomi syariah dunia dalam peringatan Hari Santri Nasional, Jumat (22/10). Foto-apahabar.com/dok

apahabar.com, JAKARTA – Peringatan Hari Santri Nasional 2021 digelar di Istana Negara, Jumat (22/10). Sekaligus Peluncuran Logo Baru Masyarakat Ekonomi Syariah.

Dalam kesempatan ini, Presiden Jokowi kembali mengingatkan bahwa Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

Karena itu ia meminta Indonesia harus menjadi pemain utama dalam ekonomi syariah dan industri halal di dunia. Selain itu, Indonesia harus menjadi pusat gravitasi ekonomi syariah dunia.

Saat ini kata Jokowi, perkembangan ekonomi syariah Indonesia cukup besar. Bahkan, tahun 2020, ekonomi syariah Indonesia sudah berada di peringkat 4.

Jokowi mengapresiasi perkembangan ekonomi syariah nasional cukup besar. Berdasarkan data the state of global Islamic economy indicator report, sektor ekonomi syariah Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang berarti.

“Kita lihat dari tahun demi tahun, tahun 2018 ekonomi syariah Indonesia berada di peringkat 10 besar dunia. Ini di 2018,” ujar Jokowi seperti dilansir detik.com.

Kemudian, lanjut Jokowi, di tahun 2019 naik menjadi peringkat 15. “Dan tadi seperti yang disampaikan oleh Bapak Wapres di tahun 2020 ekonomi syariah Indonesia sudah berada di peringkat 4 dunia. Naik, naik, naik terus,” sambung Jokowi.

Kendati pertumbuhan ekonomi syariah Indonesia terus meningkat, Jokowi meminta agar tidak berpuas diri. Dia meminta jajarannya untuk terus mengembangkan ekonomi syariah Indonesia lebih pesat lagi.

“Namun kita tidak boleh berpuas diri perlu ada upaya yang sinergis antar pemangku kepentingan agar ekonomi syariah kita tumbuh lebih pesat lagi,” kata dia.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Mahkamah Konstitusi

Nasional

Sidang Pileg, Hakim MK Minta Pemohon Pahami Permohonannya
DPR

Nasional

DPR Minta Kemenkes dan Kemenkeu Tak Sunat Insentif Nakes
Airlangga

Nasional

Menko Airlangga Sebut Proses Vaksinasi Covid-19 Setelah Evaluasi BPOM dan Fatwa MUI
apahabar.com

Nasional

BW Tak Hadiri Sidang Keempat Sengketa Pilpres
apahabar.com

Nasional

Update Corona di Indonesia: 686 Kasus, 55 Meninggal, 30 Sembuh
apahabar.com

Nasional

Sosialisasi Perpol Kelar, Polri Uji Kompetensi Novel Baswedan dkk
apahabar.com

Nasional

Gencar Belajar Tatap Muka, Wacana Satgas Covid-19 di Sekolah Mencuat
apahabar.com

Nasional

KPK Sebut Bupati Lampung Utara dari Awal Menjabat Sudah Koruptif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com