Dikira Orang Mabuk, Ternyata Api Mengamuk di Komet Banjarbaru Tanpa Naturalisasi, Berikut Pemain Tambahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 Kartu Prakerja Lanjut di 2022, Anggaran Rp 11 Triliun Disiapkan Nyangkut Jembatan Lagi, Damkar Banjar Turun Tangan Atasi Rumpun Bambu Longsor Kotabaru Tewaskan 4 Warga Maradapan, Cek Faktanya

Horee.. Angka Penderita Stunting di Tala Turun

- Apahabar.com     Rabu, 27 Oktober 2021 - 16:38 WITA

Horee.. Angka Penderita Stunting di Tala Turun

Angka kasus kekurangan gizi di Tanah Laut dilaporkan terus menurun. Foto ilustrasi: Ist

apahabar.com, PELAIHARI– Angka kasus anak kurang gizi atau stunting di Kabupaten Tanah Laut (Tala) dari tahun ke tahun mengalami penurunan signifikan. Itu sesuai hasil pendataan keluarga.

“Angka Stunting tahun 2020 di Tala mencapai 10,67 persen, kemudian berhasil ditekan pada tahun 2021 sehingga turun menjadi 6,41 persen,” kata Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Tala, Akhmad Hairin saat membuka Sosialisasi Pendataan Keluarga 2021 (PK 21), di Stadion Pertasi Kencana Pelaihari, Rabu (27/10).

Target Pemda Tala lanjut dia pada 2022 kembali turun menjadi 5 persen. Karenanya pemerintah daerah berharap stunting ini bisa ditekan semaksimal mungkin hingga nanti bisa mencapai angka 0 persen.

Selanjutnya Hairin juga menyampaikan bahwa amanah untuk menurunkan angka stunting ini datang langsung dari Presiden RI H. Joko Widodo sehingga Pemkab Tala memerlukan dukungan secara penuh dari seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Tala.

Salah seorang peserta sosialisasi sekaligus petugas kader pendata PK 21 yaitu Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) Desa Pemuda Kecamatan Pelaihari Siti Zuhnah Amini bersyukur atas suksesnya PK 21 di Kabupaten Tala.

Ia berharap data yang dihasilkan oleh semua petugas bisa memberikan potret tentang keikutsertaan keluarga dalam keluarga berencana dan melihat taraf stunting di suatu wilayah serta kondisi kesehatan keluarga di Kabupaten Tala.

“Alhamdulillah bisa menyelesaikan waktu itu dan hasilnya juga bagus. Jadi secara keseluruhan di Kabupaten Tala PK 21 tergolong sukses. Semoga ke depannya stunting terus menurun,” kata Zuhnah.

PK 21 yang sebelumnya telah serentak dilaksanakan pada periode 01 April – 31 Mei 2021 kembali disosialisasikan oleh Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam rangka meningkatkan kesetaraan KB dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dan percepatan penurunan stunting di Provinsi Kalsel.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Melaju ke Final, 8 Komika Rebutkan Jutaan Rupiah Malam Ini

Kalsel

Dapat Alokasi BOKB Rp 43 Miliar, BKKBN Kalsel Siap Kawal Pengelolaan Dana
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Kembali Terima APD Tahap Kelima dari Kemenkes
apahabar.com

Kalsel

Tak Keluarkan Peringatan Dini, BMKG Prakirakan Kalsel Cerah
Pamer Aksi di Atas Motor Melaju, Pelajar di Tapin Berakhir di RS!

Kalsel

Beratraksi Ala ‘Stuntman’, Pelajar di Tapin Berakhir di RS!
Waduk I Desa Banua Tengah, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, tiba-tiba jebol, Selasa (12/1).Akibatnya, sebanyak 43 rumah di RT 05.

Kalsel

Tanggul Jebol! Banjir Terjang Ratusan Rumah Warga di Takisung
apahabar.com

Kalsel

27 Pelamar CPNSD Batola Resmi Menyanggah Seleksi Administrasi
apahabar.com

Kalsel

Warga Keluhkan Lambannya Penanganan Jalan Amblas di Banua Lawas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com