Setahun 2 Kali Kalsel Darurat Banjir, Jangan Melulu Salahkan Cuaca Sulitnya Mengungkap Perampokan Bersenpi Bos Emas Paramasan Polisi Tetapkan Mantan Pacar Pelaku Investasi Bodong Balikpapan Tersangka Kalsel Banjir, PLN Gerak Cepat Nonaktifkan Ratusan Gardu Listrik Sikapi Putusan MK, Jokowi Tegaskan Revisi UU Cipta Kerja Secepatnya

Ikuti Kenaikan Bursa Global, IHSG Hari Ini Berpeluang Menguat

- Apahabar.com     Selasa, 26 Oktober 2021 - 12:30 WITA

Ikuti Kenaikan Bursa Global, IHSG Hari Ini Berpeluang Menguat

Ilustrasi - Warga melintas di samping layar yang menampilkan infornasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. Foto-Antara/Galih Pradipta/hp

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini, Selasa (26/10) berpeluang menguat.

Peluang penguatan IHSG hari ini mengikuti kenaikan bursa saham global.

IHSG dibuka menguat 14,36 poin atau 0,22 persen ke posisi 6.640,05. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 2,98 poin atau 0,31 persen ke posisi 964,31.

“Kami memperkirakan IHSG akan menguat hari ini, seiring dengan gerakan positif bursa global dan regional. Pelaku pasar domestik juga mungkin akan memperhatikan laporan keuangan sejumlah emiten yang akan rilis pekan ini,” tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Selasa dilansir Antara.

Dari eksternal, semalam pasar AS ditutup menguat. Kenaikan didorong oleh rilis laporan keuangan yang memuaskan dari saham-saham Facebook, Tesla, dan Caterpillar.

Sementara pasar komoditas terpantau menguat kemarin. Harga minyak WTI meningkat ke level 83,4 dolar AS per barel, Brent naik ke 85,2 dolar AS per barel.

Harga batu bara meningkat ke level 195,3 dolar AS per ton, nikel naik ke 20.325 dolar AS per ton, dan CPO menguat ke 4.970 ringgit per ton. Harga emas terpantau meningkat ke level 1.809 dolar AS per troy ounce.

Dari domestik, jumlah kasus harian Covid-19 pada Senin (25/10) kemarin mencapai 460 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 4,24 juta kasus. Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar Covid-29 mencapai 30 kasus sehingga totalnya mencapai 143.235 kasus.

Adapun untuk jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 1.236 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4,08 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif Covid-19 mencapai 13.554 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 113,42 juta orang dan vaksin dosis kedua 68,26 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain Indeks Nikkei menguat 516,79 poin atau 1,81 persen ke 29.117,2, Indeks Hang Seng naik 11,48 atau 0,04 persen ke 26.143,51, dan Indeks Straits Times terkoreksi 11,53 poin atau 0,36 persen ke 3.190,33.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

PSBB Transisi Jakarta Asa Positif Sektor Saham
apahabar.com

Ekbis

Didominasi Bahan Bakar Mineral dari Singapura, Impor Kalsel Naik 66,13 Persen
PT Garuda Indonesia

Ekbis

Tak Bisa Bayar Utang, Garuda Kini Hanya Operasikan 70 Pesawat
apahabar.com

Ekbis

Aset Berisiko Dapat Sentimen Positif, Rupiah Menguat

Ekbis

Pertamina Didorong Selesaikan Proyek Kilang Minyak di Balikpapan
apahabar.com

Ekbis

Inflasi Kalsel 0,57 Persen, Banjarmasin Paling Rendah
apahabar.com

Ekbis

Hingga Mei 2020, Realisasi Produksi Batu Bara 228 Juta Ton
apahabar.com

Ekbis

Tingkatkan Daya Saing UMKM, Telkom Indonesia Hadirkan Aplikasi Digital Bonum Pos
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com