Ternyata Rumah Ambruk di Gatot Subroto Banjarmasin tidak Kantongi IMB Kebanjiran Terus, Kalsel Siapkan Megaproyek Kolam Regulasi, Wabup HST Bantah Ilegal Logging Pertama di Kalsel, Kota Banjarbaru Capai Target Vaksinasi 70 Persen Korupsi Bupati HSU: KPK Periksa 2 Saksi Siang Ini Sempat Mengkhawatirkan, Kalsel Kembali Nol Kasus Covid-19 Harian

Indonesia Juarai Piala Thomas 2020, Bendera Merah Putih Menghilang

- Apahabar.com     Senin, 18 Oktober 2021 - 06:00 WITA

Indonesia Juarai Piala Thomas 2020, Bendera Merah Putih Menghilang

Bendera PBSI menggantikan Merah Putih dalam upacara penghormatan pemenang untuk Indonesia yang menjuarai Piala Thomas 2020. Foto: Vidio

apahabar.com, AARHUS – Pebulutangkis Indonesia sukses menjuarai Piala Thomas 2020. Namun tidak terlihat bendera Merah Putih yang berkibar dalam upacara penghormatan pemenang.

Indonesia menyabet gelar juara Piala Thomas 2020 dengan mengalahkan China. Final yang digelar di Ceres Arena, Aarush, Denmark, Minggu (17/10) malam, berakhir dengan skor 3-0.

Pencapaian tersebut sekaligus mengakhiri puasa juara selama 19 tahun Indonesia di Piala Thomas. Hasil ini semakin spesial, karena diperoleh dengan cara mengalahkan juara bertahan.

Hanya bendera Merah Putih tidak berkibar, ketika prosesi pemberian trofi dan pengalungan medali. Justru simbol negara digantikan bendera Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Tentunya kejadian ini terbilang tak biasa. Padahal bendera China selaku runner up, serta Jepang dan Denmark yang merebut perunggu, ditampilkan di panggung

Penyebab kejadian itu adalah sanksi yang diberikan Badan Antidoping Dunia (WADA) per 7 Oktober 2021, setelah Indonesia dinilai tidak mematuhi program Test Doping Plan (TDP).

Tidak hanya Indonesia, WADA juga menjatuhkan hukuman untuk Thailand dan Korea Utara. Thailand yang meraih perunggu Piala Uber 2020, juga terpaksa memakai bendera asosiasi bulutangkis.

Adapun sanksi WADA tersebut sudah diketahui oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali.

Sanksi WADA itu disebabkan Indonesia tidak bisa memenuhi sampel uji doping 2020 dan 2021, mengingat semua kegiatan olahraga di Indonesia terhenti akibat pandemi Covid-19.

Sebagai tindak lanjut, Kemenpora sudah mengirimkan surat konfirmasi terkait hukuman tersebut dan telah mendapatkan respons dari WADA.

Namun demikian, surat konfirmasi tidak serta-merta menjatuhkan sanksi. Kedepan Indonesia harus membenahi TDP 2022, serta penandatangan kesepakatan supervisi dengan Jepang Antidoping Organization.

“Ketika Piala Thomas 2020 berlangsung, kedua hal itu masih berproses dan WADa juga belum memberikan feedback,” jelas Wakil Ketua Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI), Rheza Maulana, seperti dilansir Detik.

“Makanya kemungkinan PBSI menggunakan bendera mereka, tapi lagu Indonesia Raya masih boleh dikumandangkan,” imbuhnya.

Meski dilarang dikibarkan dalam upacara penghormatan pemenang, bendera Merah Putih tetap masuk lapangan lantaran dibawa ofisial Indonesia tatkala merayakan kemenangan Jonatan Christie.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Piala Menpora 2021

Sport

Jadwal Piala Menpora 2021 Selasa: Barito Putera Vs Persikabo, Live Indosiar dan Vidio
Lagi, Persipura Umumkan Perekrutan Eks Barito Putera

Sport

Lagi, Persipura Umumkan Perekrutan Eks Barito Putera
BRI Liga 1

Sport

PT LIB Tetapkan Series Ketiga Liga 1 Digelar di Jateng dan Yogyakarta
Kualifikasi Euro

Sport

Jelang Kualifikasi Euro, Timnas Belanda Panggil 2 Bintang Muda Berdarah Indonesia
apahabar.com

Sport

Isolasi Mandiri, Cavani Tunda Debut di Premier League
apahabar.com

Sport

Jadwal Live Liga Champions, Laga Penentu Nasib
Olimpiade Tokyo 2020

Sport

Kejutan Olimpiade Tokyo 2020! Australia Tekuk Argentina 2-0
Piala FA

Sport

Link Live Streaming Final Piala FA: Chelsea Favorit, Leicester Bisa Mengejutkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com