Update Banjir Kalsel: Sudah 6 Kabupaten Terdampak! Parah, Empat Titik Longsor Sempat Tutup Akses Utama Loksado-Kandangan UPDATE Tinggi Air Jelang Puncak Banjir HST BREAKING! Bupati HST Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir Banjir di Pusat Kota HST Meluas, Ratusan Jiwa Mengungsi

Inflasi Oktober 0,08 Persen, Cabe Penyumbang Utama

- Apahabar.com     Jumat, 15 Oktober 2021 - 21:30 WITA

Inflasi Oktober 0,08 Persen, Cabe Penyumbang Utama

Penyumbang utama inflasi Oktober 2021 sampai dengan minggu kedua yaitu komoditas cabai merah. Foto: Ist

apahabar.com, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) memperkirakan akan terjadi kenaikan harga atau inflasi sebesar 0,08 persen pada Oktober 2021.

Hal tersebut berkaca pada Survei Pemantauan Harga (SPH) pada minggu kedua dengan perkembangan harga yang terkendali.

“Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Oktober 2021 secara tahun kalender sebesar 0,88 persen dan secara tahunan sebesar 1,62 persen,” kata Direktur Kepala Grup Departemen Komunikasi BI Muhamad Nur, Jumat (15/10), dilansir Antara.

Penyumbang utama inflasi Oktober 2021 sampai dengan minggu kedua yaitu komoditas cabai merah sebesar 0,06 persen (month to month/mtm).

Kemudian, minyak goreng sebesar 0,02 persen (mtm), cabai rawit, rokok kretek filter dan angkutan udara masing-masing sebesar 0,01 persen (mtm).

Sementara itu, beberapa komoditas mengalami deflasi, antara lain telur ayam ras sebesar 0,03 persen (mtm), tomat sebesar 0,02 persen (mtm), bayam, kangkung, sawi hijau, bawang merah dan emas perhiasan masing-masing sebesar 0,01 persen (mtm).

BI akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.

Selain itu, langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh akan terus dicermati untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, Indonesia mengalami deflasi sebesar 0,04 persen (mtm) pada September 2021, sedangkan tingkat inflasi secara tahunan tercatat mencapai 1,6 persen (yoy) pada bulan lalu dan tingkat inflasi secara tahun kalender (Januari – September) sebesar 0,8 persen.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Perkuat Ekonomi, Garuda Beri Diskon 50 Persen Bagi 65 Ribu Kursi

Ekbis

Kilang Minyak Rp300 Triliun di Kotabaru Masih Angan-Angan
apahabar.com

Ekbis

Dipicu Peringatan Gubernur The Fed, Rupiah Ditutup Melemah
apahabar.com

Ekbis

Fintech Tunaiku Kucurkan Kredit Satu Triliun Rupiah Selama 2018
apahabar.com

Ekbis

Jelang Haul, Ratusan Warga Sekumpul Serbu Pasar Murah
apahabar.com

Ekbis

Tinjau Proyek Perluasan Kilang, Direktur Hulu: Aspek Safety Harus Jadi Prioritas
apahabar.com

Ekbis

Pedagang Mengeluh, Revitalisasi Pasar Sudimampir Terkesan Dipaksakan Pemkot
apahabar.com

Ekbis

Bank Dunia: Pandemi Covid-19 Pukul Pertumbuhan Ekonomi Asia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com