Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Ingat, Pemberlakuan NIK jadi NPWP Tak Otomatis Pemilik Dikenai Pajak

- Apahabar.com     Senin, 11 Oktober 2021 - 00:50 WITA

Ingat, Pemberlakuan NIK jadi NPWP Tak Otomatis Pemilik Dikenai Pajak

FOTO: Ilustrasi kartu NPWP. Antara

apahabar.com, JAKARTA – Pemberlakuan Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) tidak otomatis menyebabkan pemilik NIK akan dikenai pajak.

Ini ditegaskan Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Neilmaldrin Noor.

“Untuk pengenaan pajak, pemilik NIK harus telah memenuhi syarat subjektif (termasuk sebagai subjek pajak) dan objektif (mendapatkan penghasilan setahun di atas batas Penghasilan Tidak Kena Pajak),” kata Neilmaldrin dalam keterangan resminya seperti dilansir Antara, Minggu (10/10).

Ia menjelaskan pemberlakuan NIK menjadi NPWP pada dasarnya akan memperkuat reformasi administrasi perpajakan yang sedang berlangsung.

Pemberlakuan itu pun akan mengintegrasikan sistem administrasi perpajakan dengan basis data kependudukan, serta memberi kemudahan dan kesederhanaan administrasi dan kepentingan nasional.

Sebelumnya, Neilmadrin menuturkan Wajib Pajak (WP) Orang Pribadi (OP) wajib mendaftarkan diri ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) untuk mendapatkan NPWP.

Namun, dalam Undang-Undang (UU) Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP), fungsi NIK ditambah menjadi sekaligus sebagai NPWP bagi WP OP.

“Dengan ketentuan baru ini, maka WP OP tidak perlu repot melakukan pendaftaran ke KPP, karena NIK tersebut sudah berfungsi sebagai NPWP,” ucap dia.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Satgas IDI Minta Pemerintah Lockdown 2 Minggu

Nasional

Komnas HAM Laporkan Pembunuhan Laskar FPI ke Pengadilan Internasional
apahabar.com

Nasional

“Terima Kasih Presiden, Alhamdulillah Ibu Kota di Kalimantan Timur”
apahabar.com

Nasional

F-PPP: Pengungkapan Pelaku Penyiraman Air Keras Jawab Keraguan
Aceh

Nasional

Ngeri! Tompi Sebut Ada Pedagang Positif Covid-19 di Aceh Masih Berjualan
apahabar.com

Nasional

Patroli Siber, Kominfo Temukan 185 Hoaks UU Cipta Kerja
apahabar.com

Nasional

Kapolres: Situasi dan Kondisi Puncak Jaya Kondusif
apahabar.com

Nasional

Hasil Situng KPU per 20 April 17.00 WIB Jokowi-Ma’ruf Amin Masih Unggul Sementara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com