Canggih, Banjarmasin Kini Punya ADM, Sanggup Cetak 100 e-KTP Sehari Evakuasi Korban Erupsi Semeru, Dua Helikopter-Tiga Kompi TNI Dikerahkan Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM Busyet! Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Kaltim Lama Buron, Mantan Kades di Katingan Tilap Dana Desa Rp 1,1 M Berhasil Diringkus di Kapuas

Janji Taliban Usai Tragedi Bom Masjid Afghanistan

- Apahabar.com     Minggu, 17 Oktober 2021 - 11:29 WITA

Janji Taliban Usai Tragedi Bom Masjid Afghanistan

Masjid Syiah pascabom bunuh diri ISIS-K di Afghanistan. Foto-AP Photo/Abdullah Sahi

apahabar.com, JAKARTA – Taliban berjanji untuk meningkatkan keamanan di masjid-masjid Syiah. Janji ini disampaikan saat ratusan orang berkumpul untuk menguburkan para korban serangan bunuh diri kedua yang dilakukan Kelompok militan Islamic State-Khorasan (ISIS-K) terhadap jemaah beberapa hari lalu.

Kelompok ISIS pun mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri di masjid Fatima, kota Kandahar. Disebutkan ada pembom bunuh diri ISIS-K yang melakukan penembakan ke dalam masjid sebelum meledakkan diri di antara para jemaah saat sedang menunaikan Salat Jumat.

Seorang pejabat kesehatan mengatakan jumlah korban dari serangan itu mencapai 41 orang tewas dan 70 lainnya luka-luka. Namun jumlah tersebut bisa meningkat lebih lanjut.

“Beberapa dari yang terluka berada dalam kondisi kritis dan kami berusaha untuk memindahkan mereka ke Kabul,” katanya, seperti dilansir Detik.com dari Reuters, Minggu (17/10).

Pada Sabtu (16/10) lalu, masyarakat berkumpul untuk menguburkan para korban di sebuah kuburan massal di kota Kandahar.

Kepala Polisi Kandahar mengatakan pihaknya akan mengerahkan pasukan untuk melindungi masjid-masjid Syiah yang selama ini dijaga oleh pasukan sukarelawan setempat dengan izin khusus untuk membawa senjata.

“Sayangnya mereka tidak dapat melindungi daerah ini dan di masa depan kami akan menugaskan penjaga keamanan khusus untuk melindungi masjid dan Madrasah,” katanya dalam sebuah pernyataan yang diposting di Twitter oleh juru bicara Taliban.

Serangan terhadap masjid Fatima, masjid Syiah terbesar di Kandahar, juga dikenal sebagai masjid Imam Bargah, terjadi seminggu setelah serangan serupa di sebuah masjid di kota Kunduz, Afghanistan utara, yang menewaskan sebanyak 80 orang.

Serangan terhadap masjid-masjid Syiah dan sasaran-sasaran yang terkait dengan etnis minoritas Hazara, yang merupakan kelompok Syiah terbesar di Afghanistan, kerap terjadi sebenarnya. Namun sejak Taliban menguasai Afghanistan, serangan terus berlanjut. Merusak klaim Taliban bahwa kelompok itu akan membawa perdamaian ke Afghanistan setelah beberapa dekade terjadi perang.

Sejak pengambilalihan itu, ISIS telah melakukan puluhan operasi, dari serangan skala kecil terhadap target Taliban hingga operasi skala besar seperti bom bunuh diri hari Jumat, yang menewaskan sejumlah warga sipil.

Editor: Tim Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Belajar dari Ledakan di Lebanon, Mengapa ‘Bahan Pupuk’ Ini Bisa Begitu Berbahaya
Roket

Global

Tiga Roket Jatuh Dekat Istana Presiden Afghanistan, Salat Id Tetap Khusyuk

Internasional

Presiden Rusia Vladimir Putin Jalani Isolasi Mandiri
Menlu RI

Internasional

Indonesia Bahas Kerja Sama dengan Italia dan Kanada

Internasional

Sebelum Presiden AS Donald Trump Positif Covid-19, Asistennya Hope Hicks Duluan Terpapar Virus Corona
Kudeta Militer Myanmar

Internasional

Viral ‘Ampun Bang Jago’ Saat Militer Myanmar Kudeta Suu Kyi
apahabar.com

Internasional

Enam Mayat WNI di Pantai Johor Malaysia, Diduga Pekerja Ilegal
apahabar.com

Internasional

Ilhan Omar, Muslimah Anggota Kongres AS Sasaran Ancaman Bom
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com