Jembatan Alalak Megaproyek Terakhir Kalsel? Habib Banua: Dirjen Permalukan Presiden Gara-Gara Ratusan Ribu, Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup Terapkan PPKM Level II, Pasien Covid-19 Tanbu Kini Tersisa 11 Orang Detik-Detik Laka Maut Sepagar Kotabaru yang Tewaskan Reski dan Ibunya Kabar Duka, Mantan Atlet Panahan Putri Andalan Kalsel Tutup Usia

Karhutla Intai Kalsel, Terpantau Titik Api Terparah di Dua Wilayah HSS

- Apahabar.com     Sabtu, 9 Oktober 2021 - 16:07 WITA

Karhutla Intai Kalsel, Terpantau Titik Api Terparah di Dua Wilayah HSS

Ilustrasi Karhutla. Foto-apahabar.com/dok

apahabar.com, BANJARBARU – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih mengintai Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pasalnya, menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kalsel, Abriansyah Alam, beberapa hari terakhir hotspot atau titik api semakin meningkat, utamanya di Hulu Sungai Selatan (HSS).

“Hari ini hotspot terparah ada di Daha Utara dan Daha Selatan (HSS), itu lumayan besar apinya,” ucapnya kepada apahabar.com, Sabtu (9/10).

Dia mengakui masih terdapat beberapa hotspot yang terlewatkan alias tidak sempat tertangani.

Kendati demikian, Alam mengaku bersyukur cuaca hujan membantu kinerja petugas di lapangan untuk memadamkan api.

“Hujan sangat membantu. Ketika ada hotspot-hotspot yang tidak tertangani, (hujan) paling tidak bisa membantu memadamkan hotspot tersebut,” bebernya.

Menurutnya, situasi Karhutla di Kalsel masih bergantung pada kondisi cuaca. Bila hujan, atau minimal mendung saja sudah boleh dikatakan aman.

“Yang kita khawatirkan ini, cuaca panas ditambah angin kencang, sehingga berpotensi dapat mempercepat menyalanya api dan melebar ke mana-mana,” ujar Alam.

Menilik data BPBD Kalsel per 8 Oktober 2021, tercatat sudah seluas 1.991,3 hektar hutan dan lahan yang terbakar di Bumi Lambung Mangkurat sepanjang tahun ini.

Kawasan terparah akibat Karhutla ada di Kabupaten HSS. Perkiraan luas terbakar mencapai 621,2 hektar, dengan jumlah hotspot yang ditangani helikopter water bombing sebanyak 63 titik. Sedangkan perkiraan luas yang berhasil dipadamkan tercatat 546 hektar.

Karhutla terparah kedua adalah Kota Banjarbaru. Disusul Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Tapin, Barito Kuala, Hulu Sungai Utara dan terakhir di Hulu Sungai Tengah.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Guru Zuhdi Wafat, Bang Dhin: Beliau Ulama Punya Semangat Gotong Royong
apahabar.com

Kalsel

Waspada, Potensi Hujan Disertai Angin Kencang Ancam Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Sudian Noor Luncurkan Bengkel Keliling Mesin Pertanian
Banjarmasin

Kalsel

Ngotot Rayakan Pergantian Tahun, Warga Banjarmasin Tengah Langsung Jalani Rapid Test
apahabar.com

Kalsel

Sampah Pasca-Haul Diprediksi Sampai 700 Ton
apahabar.com

Kalsel

Salat Id di Banjarbaru Belum Pasti, Gubernur: Di Rumah Aja
apahabar.com

Kalsel

Di Begau, Lelaki Hidung Belang Diberi Diskon untuk ‘Nyoblos’
apahabar.com

Kalsel

Dishub dan Dirlantas Polres Balangan Siapkan Pengamanan Arus Mudik dan Arus Balik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com