HSU Diobok-Obok KPK, Plt Bupati Rombak Pejabat Besar-Besaran Banjir Meluas ke Pusat Kota HST, Diprediksi Puncak Air Naik Tengah Malam Bangun Gedung Baru, Uniska MAB Juga Usul 6 Dosen Jadi Guru Besar Jelang Nataru di Tabalong, 4 Warga Beserta Ratusan Botol Miras Diamankan Siaga 1! 10 Desa di 3 Kecamatan HST Banjir, Tagana Kalsel Terjun ke Lokasi

Kekhawatiran Perlambatan Ekonomi Global, Rupiah Ditutup Stagnan

- Apahabar.com     Kamis, 28 Oktober 2021 - 18:49 WITA

Kekhawatiran Perlambatan Ekonomi Global, Rupiah Ditutup Stagnan

Ilustrasi rupiah dan dolar AS. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (28/10) sore ditutup stagnan.

Kurs rupiah stagnan seiring kekhawatiran perlambatan ekonomi global.

Rupiah sore ini ditutup stagnan alias sama dengan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.173 per dolar AS.

“Nilai tukar rupiah sempat mengalami tekanan terhadap dolar AS hari ini yang dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap perlambatan ekonomi,” kata pengamat pasar uang, Ariston Tjendra saat dihubungi di Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis.

Menurut Ariston, pelaku pasar mengkhawatirkan perlambatan ekonomi karena kenaikan inflasi yang terjadi akibat terhambatnya suplai dan kenaikan harga energi.

Kenaikan inflasi dinilai bisa memicu bank-bank sentral dunia mengetatkan kebijakan moneternya yang malah bisa menekan laju pertumbuhan ekonomi.

“Pasar juga mungkin mengantisipasi kebijakan tapering AS yang mungkin akan diumumkan setelah rapat kebijakan moneter nank sentral AS pada tanggal 4 November, seminggu lagi,” ujar Ariston.

Di sisi lain, menurunnya imbal hasil atau yield obligasi pemerintah AS terutama tenor 10 tahun ke bawah level 1,6 persen menahan pelemahan rupiah.

Dari domestik, jumlah kasus harian Covid-19 pada Rabu (27/10) kemarin mencapai 719 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 4,24 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar Covid-19 mencapai 29 kasus sehingga totalnya mencapai 143.299 kasus.

Adapun untuk jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 944 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4,09 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif Covid-19 mencapai 12.735 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 115,5 juta orang dan vaksin dosis kedua 70,11 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp 14.190 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp 14.173 per dolar AS hingga Rp 14.210 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis melemah ke posisi Rp 14.199 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp 14.184 per dolar AS.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Deretan Pasar yang Tutup Selama PSBB Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Biang Kerok Pelemahan Rupiah Rabu Pagi

Ekbis

Beda Respons Pedagang Soal Darurat Covid-19 di Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Harga Beras Bergerak Tipis

Ekbis

Kemenperin Pacu Hilirisasi Berbasis Agro, Dorong Inovasi Produk Turunan Porang
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Babak Belur, Dolar AS Melesat ke Rp 14.500
apahabar.com

Ekbis

Harapan Stimulus AS Dorong Harga Minyak Dunia Naik
Human Capital Award

Ekbis

bank bjb Raih 4 Penghargaan di Human Capital Award VII-2021
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com