Duel Maut, Kakek Aniaya Tetangga hingga Tewas di Banjarmasin Terancam Hukuman Berat Ke Kalsel, Jokowi Tak Hanya Resmikan Jembatan Sei Alalak Prokes Dilonggarkan, Arab Saudi Hapus Aturan Jaga Jarak di Masjidil Haram Geger! Warga Hilir Kotabaru Temukan Mayat Bayi dalam Kardus Setelah Kakak, Sang Adik yang Hilang di Hampang Kotabaru Ditemukan Meninggal

Keluar dari PPKM Level IV, SMA Piloting di Banjarmasin Silakan PTM Terbatas

- Apahabar.com     Selasa, 12 Oktober 2021 - 12:44 WITA

Keluar dari PPKM Level IV, SMA Piloting di Banjarmasin Silakan PTM Terbatas

Keluar dari PPKM level IV, SMA piloting di Banjarmasin dipersilakan menggelar PTM terbatas. Foto-apahabar/Riki

apahabar.com, BANJARBARU – Sempat satu pekan tertunda, SMA/sederajat di Kota Banjarmasin yang masuk daftar piloting akhirnya kembali dapat lampu hijau untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas mulai Selasa (12/10).

Kebijakan ini setelah ibukota Kalsel berhasil keluar dari status PPKM level 4.

Dalam konferensi pers virtual, Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Economi Nasional (KPC-PEN), Airlangga Hartarto bilang Banjarmasin bersama Padang turun ke level III.

Sesuai intruksi Satgas Covid-19 Kalsel, salah satu syarat sekolah boleh menggelar PTM harus berada di wilayah PPKM level I-III.

“Kalau memang dari pemerintah resmi menetapkan Banjarmasin turun level, boleh saja menggelar PTM,” ucap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel, M Yusuf Effendi kepada apahabar.com, Selasa (12/10).

Namun begitu, M Yusuf mengingatkan hanya sekolah piloting yang boleh menggelar PTM terbatas tahap pertama ini.

“Semuanya harus dalam koordinasi Disdikbud Kalsel, jangan sampai semena-mena sekolah menggelar PTM terbatas meski berada di level I-III,” tekannya.

Saat ini ada 30 sekolah yang masuk daftar piloting untuk menggelar PTM terbatas. Dari total itu, di Banjarmasin tercatat ada 3 sekolah yakni SMAN 5 Banjarmasin, SMKN 3 Banjarmasin dan SLB Negeri 2 Banjarmasin.

Kepala Disdikbud Kalsel juga mengingatkan sekolah yang menggelar PTM terbatas untuk taat terhadap protokol kesehatan.

PTM terbatas ini akan dievaluasi dalam dua pekan. Bila nantinya tak ada kluster baru di lingkungan sekolah, maka jumlah piloting untuk menggelar PTM terbatas bakal terus bertambah.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Akhir Januari, Ribuan Guru Honorer Kalsel Terima Gaji Rp2,3 Juta
apahabar.com

Kalsel

Terindikasi Covid-19? Periksakan Segera, Biaya Ditanggung Pemerintah

Kalsel

BREAKING! Polisi Tangkap Pembunuh Brutal Mataraman Banjar, Sakit Hati Gegara Makam
apahabar.com

Kalsel

Dini Hari, BMKG Prakirakan Paringin dan Tanjung Hujan Disertai Petir

Kalsel

Berkah Ramadan, IMI Kalsel Bagikan Sembako ke Belasan Panti di Banua

Kalsel

Apahabar.com Potong Hewan Kurban Bersama Yayasan Haji Maming
Minimarket

Banjarbaru

Pencuri Uang di Minimarket Banjarbaru Terekam CCTV, Korban: Harap Dikembalikan
apahabar.com

Kalsel

Malam Takbiran, Mayat Mengapung Gegerkan Warga Cempaka Banjarbaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com