Dari Viralnya Aksi Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup, Ketahanan Keluarga Kian Rentan Duduk Perkara Viral Wanita Kurau Dibegal hingga Pingsan Depan Basarnas Banjarbaru Jembatan Alalak Megaproyek Terakhir Kalsel? Habib Banua: Dirjen Permalukan Presiden Gara-Gara Ratusan Ribu, Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup Terapkan PPKM Level II, Pasien Covid-19 Tanbu Kini Tersisa 11 Orang

Kemenkumham Dukung Akselerasi Indonesia Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional

- Apahabar.com     Rabu, 13 Oktober 2021 - 18:21 WITA

Kemenkumham Dukung Akselerasi Indonesia Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Kemenkumham menyelenggarakan Seminar Nasional dalam rangka Hari Dharma Karya Dhika Tahun 2021. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menyelenggarakan Seminar Nasional dalam rangka Hari Dharma Karya Dhika Tahun 2021.

Tema yang diangkat “Peran Kementerian Hukum dan HAM dalam Mengakselerasi Indonesia Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional”.

Seminar Nasional ini dilaksanakan secara hybrid, luring di Graha Pengayoman Kementerian Hukum dan HAM serta daring melalui zoom dan youtube.

Kegiatan mengundang seluruh elemen masyarakat agar dapat berperan aktif ikut serta membangun Indonesia yang lebih baik.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly menyampaikan bahwa seminar ini adalah momentum dalam mensinergikan dan mengkoordinasikan peran pemerintah sebagai katalisator dan dinamisator baik kepada masyarakat maupun dunia usaha.

“Hasil dari seminar ini nantinya akan dimanfaatkan sebagai rumusan kajian dan rekomendasi kebijakan di bidang Hukum dan HAM,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagai salah satu pilar pemerintahan turut berperan mendorong pemulihan kesehatan dan peningkatan ekonomi nasional melalui revolusi digital serta mengakselerasi kebijakan dalam mendorong kemudahan berusaha.

Kebijakan ini melalui peran Ditjen PP dan BPHN dalam pembenahan regulasi serta peran AHU dalam penyederhanaan proses perizinan.

Ditjen KI juga berperan mendukung UMKM dengan menyediakan layanan digital untuk pendaftaran merek sedangkan Ditjen Imigrasi berinovasi menciptakan visa elektronik bagi kemudahan investor.

“Guna mempertajam mainstreaming Bisnis dan HAM di Indonesia, Ditjen HAM juga telah membangun aplikasi penilaian risiko bisnis untuk memfasilitasi perusahaan di semua lini bisnis,” ucapnya.

Pada giat ini, hadir Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin sebagai Keynote Speaker.

Ma’ruf menyampaikan bahwa kondisi pandemi ini memerlukan ketepatan dalam setiap kebijakan dan peraturan perundang- undangan yang dikeluarkan guna menjaga keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi nasional.

“Aturan kedaruratan” dibutuhkan guna mencegah keterlambatan bertindak yang berpotensi menyebabkan kerugian negara yang lebih besar.

Ia menegaskan bahwa konsep rukhsah (kemudahan pada kondisi tertentu) yang serupa dengan pintu darurat di masa krisis dapat kita aplikasikan dalam tata peraturan perundang-undangan.

“Setiap keputusan/kebijakan harus berdasar pada azas pemerintahan yang baik utamanya azas kemanfaatan dan kepentingan umum,” pungkasnya.

Berbagai narasumber baik dari pembuat kebijakan, akademisi, praktisi kesehatan serta pelaku ekonomi berkumpul dalam seminar ini, untuk bersama-sama mendiskusikan mengenai proses dan strategi pemerintah dalam mempercepat Indonesia sehat dan pemulihan ekonomi nasional.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Banjarmasin

Polisi Kejar Satu Perampok Emas Nenek Kelayan, Diduga Lompat dari Kapal
Forkopimda Banjarmasin

Banjarmasin

Jelang Idulfitri, Forkopimda Banjarmasin Gelar Sidak di Pasar Antasari
vaksin covid-19

Banjarmasin

Pekerja Tenant dan Pengunjung Lansia Duta Mall Banjarmasin Divaksin
Banjarmasin

Banjarmasin

Duh, Keripik Singkong Tanpa Label Usang Dijual Bebas di Banjarmasin

Banjarmasin

Geger Temuan Jasad Wanita di Cendrawasih Banjarmasin Barat
PDAM

Banjarmasin

Siap-Siap! PDAM Bandarmasih Setop 6 Jam Distribusi Air, Ketahui Wilayah Terdampaknya

Banjarmasin

Insiden Truk Tercebur di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Sopir Diperiksa Intensif
Mutilasi Banjarmasin

Banjarmasin

Pemutilasi Ibu Muda di Belda Banjarmasin Korban Video Sadis, Benarkah Psikopat?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com