Canggih, Banjarmasin Kini Punya ADM, Sanggup Cetak 100 e-KTP Sehari Evakuasi Korban Erupsi Semeru, Dua Helikopter-Tiga Kompi TNI Dikerahkan Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM Busyet! Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Kaltim Lama Buron, Mantan Kades di Katingan Tilap Dana Desa Rp 1,1 M Berhasil Diringkus di Kapuas

Kemenkumham Kalsel: Sebelum Jalani Hukuman, WNA yang Ditangkap di Kotabaru Tak Boleh Pulang

- Apahabar.com     Jumat, 29 Oktober 2021 - 20:26 WITA

Kemenkumham Kalsel: Sebelum Jalani Hukuman, WNA yang Ditangkap di Kotabaru Tak Boleh Pulang

Kepala Sub Bidang Penindakan Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Kalsel, Yugo Prakoso. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Seorang Warga Negara Asing (WNA) ditangkap dalam penggerebekan terhadap perusahaan pinjam online (pinjol) di Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Saat diperiksa, warga asing asal Tiongkok itu tak punya legalitas untuk tinggal di Indonesia.

Dari hasil tangkapan itu Polda Kalsel menetapkan tiga orang tersangka termasuk salah satunya ialah WNA.

Menanggapi soal dugaan pelanggaran WNA ini Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Kalsel angkat bicara.

Kepala Sub Bidang Penindakan Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Kalsel, Yugo Prakoso, mengatakan untuk saat ini pihaknya menghormati segala proses hukum yang dilakukan polisi.

Polisi saat ini masih mendalami kasus itu, dan warga asing itu masih diperlukan untuk pendalaman informasi.

“Penindakan keimigrasian terhadap WNA yang bersangkutan akan dilakukan setelah hasil putusan selesai,” kata Yugo kepada apahabar.com, Jumat (29/10).

Menurutnya keimigrasian bakal bertindak setelah pelaku diadili di Indonesia dan harus tetap menjalani hukuman sebelum bisa pulang ke negara asalnya.

Sembari berjalannya proses pidana itu pihak keimigrasian akan kembali menelaah status dan aturan mana yang dilanggar dari sisi keimigrasiannya.

“Jika kita temukan ada pelanggaran dari sisi keimigrasianya tentu nantinya akan dilakukan tindakan yang sesuai dengan amanat UU Keimigrasian,” katanya.

Untuk mengantisipasi hal serupa terulang bilang Yugo, Kemenkumham HAM telah membentuk timpora (tim pengawas orang asing). Tim ini punya tugas memantau aktivitas orang asing di masing-masing wilayah Kalsel.

Untuk Kalsel timpora sudah terbentuk di 13 kabupaten dan kota, dengan anggota kepala daerah, kepolisian, hingga intelijen.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kalsel Diprakirakan Hujan Lokal Hingga Berawan
Banjir

Kalsel

Selain Surat Miskin, Berikut Syarat Pengobatan Gratis Korban Banjir di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Hari Pertama UTBK SBMPTN, Ribuan Calon Mahasiswa ULM Terapkan Protokol Covid-19
Rancang DED, Wisata Alam Air Terjun Lano Tabalong

Kalsel

Rancang DED, Wisata Alam Air Terjun Lano Tabalong Ditata

Kalsel

Warga Tala Olah Daun Sungkai Jadi Minuman Penambah Daya Tahan Tubuh
apahabar.com

Kalsel

Tak Bisa Berkutik, Bandar Sabu di Banjarbaru Tertangkap Saat Siapkan Paket

Kalsel

Ratusan Kotak Suara Pilkada Kalsel Sudah Tiba di Tabalong
Yayasan Haji Maming

Kalsel

Gandeng ULM, Yayasan Haji Maming Berikan Beasiswa S1 untuk 25 Mahasiswa Tanbu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com