Duduk Perkara Viral Wanita Kurau Dibegal hingga Pingsan Depan Basarnas Banjarbaru Jembatan Alalak Megaproyek Terakhir Kalsel? Habib Banua: Dirjen Permalukan Presiden Gara-Gara Ratusan Ribu, Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup Terapkan PPKM Level II, Pasien Covid-19 Tanbu Kini Tersisa 11 Orang Detik-Detik Laka Maut Sepagar Kotabaru yang Tewaskan Reski dan Ibunya

Kepastian PTM di Banjarbaru Menunggu Pengumuman Level PPKM Hari Ini

- Apahabar.com     Senin, 4 Oktober 2021 - 17:29 WITA

Kepastian PTM di Banjarbaru Menunggu Pengumuman Level PPKM Hari Ini

Vaksinasi pelajar di Kota Banjarbaru. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Kepastian pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Banjarbaru menunggu pengumuman level PPKM hari ini.

Jika level PPKM diumunkan turun ke tiga atau ke dua, sekolah di Kota Banjarbaru bakal menggelar PTM terbatas secara bertahap alias tidak masif.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, M Aswan membenarkan hal ini. Menurut Aswan, Disdik dan sekolah hanya tinggal menunggu status baru PPKM di Kota berjuluk Idaman itu.

Seperti diketahui, Pemerintah Pusat bakal mengumumkan hasil evaluasi PPKM hari ini. Di mana sejak 21 hingga 4 Oktober, Banjarbaru masih melaksanakan PPKM level IV.

“Jadi sebenarnya kita menunggu level PPKM ini turun. Kalau turun akan segera PTM terbatas. Harusnya kan hari ini pengumumannya, jadi kita lihat saja dulu apakah turun atau tidak,” kata Aswan, Senin (4/10).

Apabila sudah turun, maka Disdik klaim Aswan akan segera menggelar rakor dengan sekolah. Khususnya unit-unit yang secara persiapan sudah siap, baik sarana maupun prasarananya.

“Kita juga akan mengusulkan kepada Wali Kota untuk SK pembelajaran tatap muka. Namun tentu tak akan langsung massal, ini secara bertahap sesuai kesiapan sekolah,” jelasnya.

Kesiapan membuka sekolah ini terang Aswan berdasarkan pada sejumlah aspek. Selain prokes yang dikatakannya sudah ketat, cakupan vaksinasi untuk pelajar di kelompok usia 12-17 tahun terangnya sudah berprogres cepat.

“Sekarang untuk jenjang SMP itu hanya menyisakan empat sekolah yang belum divaksin, baik negeri maupun swasta. Empat sekolah yang belum ini juga dalam waktu dekat akan divaksin,” ucapnya.

Lantas bagaimana dengan jenjang SD yang secara rentang usia tak memenuhi kategori bisa disuntik vaksin?

Soal ini, Aswan menanggapi jika pihaknya tetap akan membuka PTM di jenjang SD termasuk TK/PAUD.

“Karena memang jenjang SD urgensinya juga tinggi untuk tatap muka. Pembelajaran jarak jauh memang kurang efektif untuk anak-anak kita di jenjang TK/PAUD dan SD ini. Makanya kita putuskan juga akan dibuka,” jelasnya.

Meski begitu, pembukaan sekolah di jenjang SD dan TK/PAUD ujar Aswan akan punya teknis yang berbeda dengan jenjang SMP.

Yang mana jenjang SD dibatasi hanya sebanyak dua unit di tiap Kecamatan.

“Untuk SD ini masing-masing kecamatan hanya ada dua, jadi total yang diusulkan di awal hanya 10 sekolah. Begitupun dengan TK/PAUD ada beberapa yang kita usulkan juga,” jawabnya.

Dilanjutnya, apabila sistem ini efektif dalam mengakomodir PTM terbatas, maka secara bertahap SD yang lainnya juga akan mengikuti. “Ya kita evaluasi dulu, jika ada catatan tentu akan diperbaiki,” tuntasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarbaru

Dukung Pemerintah, Lapas Banjarbaru Berbagi pada Warga Terdampak Pandemi

Banjarbaru

Jerit Porter Bandara Syamsudin Noor, Mengais Cuan di Tengah PPKM Level IV

Banjarbaru

Horee, PKL dan Pedagang Warungan di Banjarbaru Terima Bantuan Tunai
apahabar.com

Banjarbaru

Pondok Darul Hijrah Bangun Perguruan Tinggi Ilmu Alquran
apahabar.com

Banjarbaru

Inisiasi Tukar Sampah Jadi Token Listrik, PLN UIW Kalselteng Bantu Pengembangan Bank Sampah Sekumpul
Pabrik Tahu

Banjarbaru

Miliki Puluhan Gram Ganja, 3 Pekerja Pabrik Tahu di Banjarbaru Diciduk Polisi

Banjarbaru

Resmi ! Banjarbaru Perpanjang PPKM Level 4 hingga 6 September

Banjarbaru

BBPPKS Banjarmasin Klarifikasi Duduk Perkara Geramnya Mensos Risma
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com