Dikira Orang Mabuk, Ternyata Api Mengamuk di Komet Banjarbaru Tanpa Naturalisasi, Berikut Pemain Tambahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 Kartu Prakerja Lanjut di 2022, Anggaran Rp 11 Triliun Disiapkan Nyangkut Jembatan Lagi, Damkar Banjar Turun Tangan Atasi Rumpun Bambu Longsor Kotabaru Tewaskan 4 Warga Maradapan, Cek Faktanya

Kolombia Bekuk Gembong Narkoba Terbesar Setelah Escobar

- Apahabar.com     Minggu, 24 Oktober 2021 - 16:12 WITA

Kolombia Bekuk Gembong Narkoba Terbesar Setelah Escobar

Dairo Antonio Usuga David alias Otoniel. Foto-Colombian Defense Ministry

apahabar.com, JAKARTA – Otoritas keamanan Kolombia membekuk gembong narkoba Dairo Antonio Usuga alias Otoniel. Pria berusia 50 tahun itu ditangkap selama operasi di daerah perdesaan wilayah Uraba, Sabtu (23/10/2021) waktu setempat.

Mengutip Al Jazeera, Presiden Kolombia Ivan Duque mengatakan, Otoniel ditangkap atas kejahatannya mengirim lusinan kokain ke Amerika Serikat (AS), membunuh petugas polisi, merekrut anak di bawah umur, dan melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak.

Duque juga menyebut penangkapan Otoniel merupakan langkah besar yang diambil Kolombia dalam pemberantasan narkoba. Ia pun menambahkan penangkapan itu hampir sama dengan penangkapan gembong narkoba legendaris, Pablo Escobar.

“Ini adalah pukulan terbesar terhadap perdagangan narkoba di negara kita abad ini,” kata Duque dalam pesan video. “Ini hanya sebanding dengan jatuhnya Pablo Escobar pada 1990-an,” lanjutnya.

Kolombia sebelumnya telah menawarkan hadiah hingga 3 miliar peso (Rp 11,3 miliar) untuk informasi mengenai keberadaan Otoniel. Sementara itu, pemerintah AS menjanjikan hadiah sebesar US$ 5 juta (Rp 71 miliar) atas setiap informasi demi menemukan Otoniel.

Otoniel naik menjadi pemimpin kelompok perdagangan narkoba Clan del Golfo atau Klan Teluk. Ia mendapatkan posisi itu setelah menjalankan tugas sebagai gerilyawan sayap kiri dan paramiliter. Clan del Golfo diketahui memiliki sekitar 1.200 pria bersenjata yang tersebar di 10 provinsi Kolombia.

Selain perdagangan narkoba, pihak berwenang menuduh Clan del Golfo juga terlibat dalam penambangan ilegal. Selain itu, pemerintah juga menuduh kelompok itu telah melakukan pengancaman dan pembunuhan tokoh masyarakat di seluruh negeri.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Internasional

Terungkap! Ini Pesan Terakhir Hitler dari Bunkernya
apahabar.com

Internasional

Imam Besar Al-Azhar Ajak Muslim Rangkul Kristen

Internasional

40 Tewas dalam Bentrok Aksi Protes Kudeta Sudan

Internasional

Dua Warga Inggris Tewas Saat Serangan di Bandara Kabul Afganistan
Vaksin Covid-19

Internasional

Sah! Vaksin Covid-19 Moderna Boleh Dipakai di AS
apahabar.com

Internasional

Ratusan Ilmuwan Sebut Virus Corona Mengudara, WHO Didesak Ralat Saran
Afghanistan

Internasional

Serangan Bom di Afghanistan Tewaskan 15 Penduduk
Penembakan di Afghanistan

Internasional

Termasuk Wartawan, Penembakan di Afghanistan Tiga Orang Tewas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com