Persiba Cuci Gudang, Coret Tujuh Pemain Jelang Delapan Besar Liga 2 Paman Birin Minta Wali Kota dan Bupati Maksimalkan Serapan Anggaran 2022 Kasus Covid-19 di 21 Daerah Naik, Pemerintah Meminta Masyarakat Tetap Waspada Cuaca Kalsel Hari Ini: Hujan Petir Berpotensi Melanda Hampir Seluruh Wilayah! Truk Terguling di A Yani Banjarmasin, Satu Orang Tewas

Kontroversi Irfan Jaya, Pulang Tanpa Karantina, Dua Kali Jebol Gawang Barito Putera

- Apahabar.com     Sabtu, 16 Oktober 2021 - 19:14 WITA

Kontroversi Irfan Jaya, Pulang Tanpa Karantina, Dua Kali Jebol Gawang Barito Putera

Irfan Jaya mencetak dua gol ke gawang Barito Putera, setelah kembali dari Timnas Indonesia. Foto: Bola

apahabar.com, SOLO – Kemenangan PSS Sleman atas Barito Putera di BRI Liga 1, Jumat (15/10), menyisakan kontroversi terkait Irfan Jaya.

PSS Sleman mengalahkan Barito Putera dengan skor 3-2 di Stadion Manahan Solo. Irfan Jaya tampil ciamik dengan mencetak sepasang gol, ditambah satu gol lagi dari Eduardo Junior.

Hal yang menjadi pertanyaan adalah penyebab Irfan Jaya bisa langsung bermain, kendati baru pulang dari Thailand seusai memperkuat Timnas Indonesia di playoff kualifikasi Piala Asia 2023.

Diketahui bahwa Irfan pulang dari Thailand, Selasa (12/10), lalu bermain di Liga 1 tiga hari berselang.

Padahal terdapat kebijakan karantina untuk Warga Negara Indonesia (WNI) yang baru pulang dari luar negeri, terkait penekanan penyebaran Covid-19.

Berdasarkan aturan Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 20 Tahun 2021, karantina untuk negara dengan eskalasi kasus positif rendah adalah selama 5 x 24 jam.

Sementara untuk negara tujuan dengan eskalasi kasus positif tinggi, karantina diharuskan berlangsung selam 14 x 24 jam.

“Semua wajib karantina selama 5 hari,” sahut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, seperti dilansir Detik.

Mengacu Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 20 Tahun 2021 dan penjelasan Wiku, berarti Irfan Jaya belum memenuhi persyaratan karantina.

Namun Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru, Ahmad Hadian Lukita, memastikan Irfan Jaya tidak melanggar aturan karantina yang diterapkan di Indonesia.

Penyebabnya Irfan Jaya maupun pemain Timnas Indonesia lain yang ke klub masing-masing, tergolong dalam skema bubble to bubble.

Selain tidak diperkenankan kembali ke lingkungan keluarga, semua pemain Timnas Indonesia juga menjalani PCR.

“Artinya pemain Timnas Indonesia langsung masuk sistem bubble di Thailand. Kemudian kembali ke Indonesia, mereka juga langsung bergabung dalam sistem bubble di klub,” jelas Ahmad Hadian Lukita.

“Irfan Jaya dan pemain Timnas Indonesia lain langsung kembali ke klub tanpa bertemu lebih dulu dengan keluarga atau pihak luar dari sistem bubble Liga 1,” tegasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Ke Liga 1 2020, Persita Tangerang Lepas M Roby dan Asri Akbar
apahabar.com

Sport

Selangkah Lagi, Atlet Sambo Putri Kalsel Susul Jejak Ayah dan Kakak Jadi PNS
apahabar.com

Sport

Kembali Bungkam Madura United, Ini Kunci Sukses Barito U16 Menurut Pelatih Gilang
apahabar.com

Sport

Isolasi Mandiri, Cavani Tunda Debut di Premier League
Puluhan Pemain Cek Suhu Tubuh

Sport

Puluhan Pemain Cek Suhu Tubuh
Manchester United

Sport

Sah! Cristiano Ronaldo Kembali Pakai Nomor 7 di Man United Gantikan Cavani
apahabar.com

Sport

Pasca Dihajar Persipura, Barito Putera Dibantu Psikolog

Sport

Jelang PON XX Papua, Pebalap Kalsel Terus Digenjot
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com