INNALILLAHI, Nelayan Kerumputan Kotabaru Ditemukan Tak Bernyawa Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi!

Korea Utara Tuding DK PBB Terapkan Standar Ganda Terkait Uji Coba Rudal

- Apahabar.com     Minggu, 3 Oktober 2021 - 20:48 WITA

Korea Utara Tuding DK PBB Terapkan Standar Ganda Terkait Uji Coba Rudal

Akademi Ilmu Pertahanan Nasional melakukan uji coba rudal jelajah jarak jauh di Korea Utara, seperti yang digambarkan dalam kombinasi foto tak bertanggal yang disediakan oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) Korea Utara pada Senin (13/9/2021). Foto-Antara/KCNA via Reuters/WSj/sa

apahabar.com, SEOUL – Pemerintah Korea Utara, mengatakan bahwa Dewan Keamanan PBB menerapkan standar ganda atas kegiatan militer di kalangan negara anggota PBB.

Berdasarkan laporan media pemerintah KCNA, Minggu (4/10) polemik itu di tengah kritikan internasional terhadap uji coba rudal Korut baru-baru ini.

Melansir Antara, DK PBB menggelar rapat tertutup pada Jumat (1/10) atas permintaan Amerika Serikat dan sejumlah negara lainnya mengenai peluncuran rudal milik Korut.

Pertemuan itu berlangsung sehari setelah Pyongyang menembakkan rudal antipesawat yang baru dikembangkannya.

Unjuk gigi itu merupakan yang terbaru dalam serentetan uji senjata baru-baru ini, yang mencakup peluncuran rudal hipersonik yang tak terlihat sebelumnya, rudal balistik, serta rudal jelajah yang kemungkinan berkapasitas nuklir.

Direktur Departemen Organisasi Internasional Kementerian Luar Negeri Korut Jo Chol Su mengatakan pertemuan DK PBB menandakan sebuah “kedunguan terang-terangan dan invasi liar” terhadap kedaulatan negaranya dan “provokasi serius yang tidak dapat dimaklumi.”

Jo menuding Dewan Keamanan menerapkan standar ganda sebab dewan Perserikatan Bangsa-Bangsa itu masih bungkam soal latihan militer gabungan AS dan uji senjata dengan sekutu, sementara di sisi lain mempermasalahkan kegiatan-kegiatan Korut untuk “membela diri”.

“Ini adalah penolakan sikap netral, objektivitan dan keseimbang, jalur kehidupan aktivitas PBB sekaligus menjadi sebuah bukti wujud standar ganda,” kata Jo melalui pernyataan yang dilansir oleh KCNA.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Tangani Pandemi Covid-19 Lebih Baik, Sistem Kesehatan Turki Dipuji
apahabar.com

Internasional

Facebook ‘dan Kawan-kawan’ Down di Seluruh Dunia
apahabar.com

Internasional

Ledakan Guncang Pemakaman Al Balad Arab Saudi, KJRI Jeddah: Tak Ada Korban WNI
apahabar.com

Internasional

AS Memanas Pasca-Kematian George Flyod, Protes Meluas dari LA hingga Chicago
apahabar.com

Internasional

Enam Mayat WNI di Pantai Johor Malaysia, Diduga Pekerja Ilegal

Internasional

Peneliti Temukan Pulau Paling Utara di Dunia
Harga Minyak Naik

Ekbis

Ketatnya Pasokan AS dan Pembicaraan Biden-Xi, Harga Minyak Naik Tajam
apahabar.com

Internasional

Rusia-Saudi Belum Sepakati Durasi Pengurangan Produksi Minyak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com