Perbaikan Pipa Bocor di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin Rampung, Lapor Jika Air Keruh Lagi! Rumah Ambruk di Banjarmasin, Simak Pengakuan Pemilik Catat, Jadwal Pelantikan ASN Asal Tanbu Jadi Sekdakot Banjarmasin Menakar Langkah Pertamina-Pemprov Basmi Pelangsir BBM Kalsel Tertangkap! Pelaku Penggelapan Minyak Sawit di Banjarbaru, CPO Diganti Air Sungai

Koreksi Bursa Saham Asia Ancam Penguatan IHSG

- Apahabar.com     Senin, 18 Oktober 2021 - 11:40 WITA

Koreksi Bursa Saham Asia Ancam Penguatan IHSG

Sejumlah pengunjung duduk berlatar belakang pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto: Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Indeks Harga Saham gabungan atau IHSG dibuka 15,94 poin atau naik 0,24. Tren penguatan berpotensi berlanjut.

IHSG menguat di tengah koreksi bursa saham kawasan Asia. Fokus pada pekan ini akan tertuju pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, 18-19 Oktober 2021.

“IHSG pada awal pekan berpotensi menguat terbatas pada rentang 6.504-6.680,” tulis Tim Riset Lotus Sekuritas dalam kajiannya, Senin (18/10) dilansir Antara.

IHSG dibuka menguat 15,94 poin atau 0,24 persen ke posisi 6.649,28. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,41 poin atau 0,45 persen ke posisi 976,61.

Dari eksternal, bursa ekuitas AS menutup perdagangan minggu kedua Oktober dengan menguat signifikan didorong laporan kinerja kuartal III 2021 emiten dan data ekonomi yang positif.

Laporan pendapatan yang positif dari lembaga keuangan besar mengalihkan fokus dari kekhawatiran terkait lonjakan harga komoditas dan gangguan rantai pasokan.

Sementara, Departemen Perdagangan AS menunjukkan penjualan ritel naik secara tak terduga pada September sebesar 13,95 persen (yoy) dan 0,7 persen (mom).

Di sisi lain, Gedung Putih mengumumkan akan mencabut pembatasan perjalanan di perbatasan darat dan untuk perjalanan udara bagi Warga Negara Asing (WNA) yang telah divaksinasi penuh efektif mulai 8 November.

Dari Eropa, pejabat Bank of England (BoE) yang mengindikasikan bahwa tidak akan segera menaikkan suku bunga acuan, meredam ekspektasi pasar terkait kenaikan suku bunga yang pertama akan terjadi akhir tahun ini.

Di Asia, pelaku pasar merespon positif langkah bank sentral China (PBoC) melonggarkan pembatasan pada KPR di sejumlah bank besar. PBOC juga menyuntikkan 500 miliar yuan atau setara 77,6 miliar dolar AS melalui fasilitas pinjaman jangka menengah.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 96,73 poin atau 0,33 persen ke 28.971,9, indeks Hang Seng turun 83,37 atau 0,33 persen ke 25.247,59, dan indeks Straits Times terkoreksi 5,58 poin atau 0,18 persen ke 3.168,33.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Penerimaan Pajak 2019 Tumbuh Tipis
apahabar.com

Ekbis

Tiga Anak Milenial Ini Akan Jelajahi Indonesia Sebagai “Travel Influencer”
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Tengah Pekan Kembali Terpapar Covid-19
bank bjb

Ekbis

Dana Pihak Ketiga bank bjb Tumbuh 21% pada Triwulan II 2021
apahabar.com

Ekbis

Pandemi Membuat Transaksi DANA Naik
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Melemah Seiring Kenaikan Harga Minyak Dunia

Ekbis

Menteri Erick Thohir Sebut Telkom dan Freeport Akan Hadirkan 5G Mining

Ekbis

Pinjol Ilegal Bikin Resah, Satgas Waspada Investasi Bagikan Cirinya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com