Kanwil Kemenkum HAM Kalsel Dorong UMKM Bentuk Perseroan Perseorangan Catat, Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Banjar Berhadiah Umrah Longsor di Maradapan Pulau Sembilan Kotabaru, Puluhan Rumah Terdampak Aksi Heroik Bripka Aan Kotabaru Bantu Ibu Melahirkan di Ambulans Resmi Dilepas, Kapolres Optimis Tim Voli Kotabaru Rebut Juara Piala Kapolda Kalsel

Kronologi Duel Maut di Batu Benawa HST Gegara Masalah Itik

- Apahabar.com     Minggu, 31 Oktober 2021 - 12:57 WITA

Kronologi Duel Maut di Batu Benawa HST Gegara Masalah Itik

Duel maut terjadi di Desa Layuh, Batu Benawa, Kabupaten HST diduga hanya karena persoalan sepele. Foto ilustrasi: Ist

apahabar.com, BARABAI – Duel maut terjadi lagi di Kalimantan Selatan. Kali ini di Desa Layuh, Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Ironisnya, perkelahian hingga menimbulkan korban jiwa ini diduga dipicu persoalan sepele. Yaitu hanya gara-gara itik.

Insiden berdarah di Desa Layuh terjadi pada Sabtu (30/1) sekitar pukul 16.00 ketika salah seorang warga menggelar makan bersama.

Sekitar pukul 13.00 tiba-tiba datang korban yang berinisial ML (42) warga Desa Aluan, Batu Benawa dan diajak makan bersama.

Duel Maut di SPBU Liang Anggang, Pria Tewas Bersimbah Darah

ML merupakan seorang petani penyadap karet yang setiap harinya pergi ke Layuh dan melewati rumah tersebut.

Namun saat itu korban menolak diajak makan sambil berkata, “Saya tidak mau makan, karena itik yang dimasak hasil curian,” kata ML.

Dua warga yang ada di situ, AD dan UG menjawab jika itik tersebut bukan hasil curian, melainkan dibeli seharga Rp60 ribu per ekor.

Lantas, pernyataan ML membuat tersinggung AD dan UG. Adu mulut terjadi tapi sempat dilerai warga.

Setelah itu, ML pergi meninggalkan TKP ke rumah ketua RT Desa Layuh untuk meminta bantuan agar perselisihannya dengan AD dan UG selesai secara kekeluargaan.

Saat itu ketua RT tidak ada di tempat. Kurang lebih 1 jam ia menunggu. Sekitar pukul 16.00, ML memutuskan kembali ke tempat hajatan warga tersebut.

Saat itu ia terlihat membawa batangan besi hingga terjadilah perkelahian yang membuat ia mengalami luka sabetan sajam di bagian badan, tangan dan kepala.

Korban sempat dibawa ke RSHD Barabai namun nyawanya tidak tertolong hingga meninggal dunia.

Nama pelaku kini sudah dikantongi polisi. Saat ini penyidikan tengah dilakukan untuk mencari motif pasti.

“Korban dan pelaku ini masih berteman serta ada kebiasaan buruk mereka setelah selesai menyadap karet mereka berkumpul dan dari keterangan warga mereka juga sering minum-minum keras oplosan berupa alkohol,” kata Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto melalui Kasi Humas Iptu Soebagyo, dikutip apahabar.com dari Antara.

Soebagyo meminta kepada keluarga kedua belah pihak untuk bersabar dan menahan diri serta menyerahkan proses hukum ini kepada kepolisian.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Menara Astra Tandai 62 Tahun Astra Menginpirasi Negeri
Barabai Banjir

Kalsel

Kalsel Belum Tanggap Darurat, Pemprov Mestinya Belajar dari Menangnya Gugatan Warga
apahabar.com

Kalsel

Ratusan Calon Inspektur Polisi di Kalsel Tes Kesehatan

Kalsel

Layani Korban Banjir, Desa Kintapura Tala Sigap Bangun Dapur Umum
Korban Penganiayaan

Kalsel

Waspada Penipuan Bermodus Kakek Korban Penganiayaan di Landasan Ulin Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Hujan Lokal Bakal Guyur Kalsel Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Rumahnya Direhab, Warga di Banjarmasin Diberi Waktu 20 Hari
apahabar.com

Kalsel

Esok, Warga Binaan Lapas Banjarmasin Baru Ketemu Keluarganya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com