Duel Maut, Kakek Aniaya Tetangga hingga Tewas di Banjarmasin Terancam Hukuman Berat Ke Kalsel, Jokowi Tak Hanya Resmikan Jembatan Sei Alalak Prokes Dilonggarkan, Arab Saudi Hapus Aturan Jaga Jarak di Masjidil Haram Geger! Warga Hilir Kotabaru Temukan Mayat Bayi dalam Kardus Setelah Kakak, Sang Adik yang Hilang di Hampang Kotabaru Ditemukan Meninggal

Kronologi Laka Kerja Maut di Amuntai yang Viral di Media Sosial

- Apahabar.com     Selasa, 12 Oktober 2021 - 20:59 WITA

Kronologi Laka Kerja Maut di Amuntai yang Viral di Media Sosial

Kecelakaan kerja di Siring, Kabupaten HSU merenggut korban jiwa. Foto: Ist

apahabar.com, AMUNTAI – Seorang pekerja PT Cahaya Purna Nusaraya tewas dalam proyek pembangunan siring di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Selasa (12/10) siang.

Korban Jarkasi (58) merupakan warga Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar meninggal dunia saat perjalanan ke Rumah Sakit Pembalah Batung, Amuntai.

Lantas bagaimana kecelakaan kerja  tersebut bisa sampai menimpa korban?

Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan menjelaskan kecelakaan kerja (laka kerja) bermula pada Selasa (12/10) sekitar pukul 10.00 ketika pihaknya menerima laporan dari warga di Jalan Gerilya 1, RT 09, Kelurahan Paliwara, Kecamatan Amuntai Tengah.

Saat jajarannya mendatangi lokasi kejadian, korban diketahui merupakan operator mesin “Wich”.

Mesin ini kerap digunakan untuk memindahkan barang atau benda secara horizontal, dengan menarik beban menggunakan kait yang terinstal pada kawat sling.

Saat asik bekerja korban tiba-tiba tertimpa batang pohon kelapa yang terlepas dari tanah dan melayang menghantam kepala korban hingga terjatuh.

“Saat dibawa ke rumah sakit korban meninggal dunia,” jelas AKBP Afri dihubungi media ini, Selasa malam.

Afri bilang pihaknya telah membuat dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Garis police line juga telah melintang.

Selain itu, sejumlah barang bukti yang ada di lokasi kejadian dan melakukan wawancara terhadap sejumlah saksi juga sudah dilakukan.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa sebuah mesin Wich, alat pemancang tiang pondasi, drop hammer, sebuah batang kelapa dan tali sling untuk pengikat batang kelapa. “Penyelidikan masih bergulir,” pungkas AKBP Afri.

View this post on Instagram

A post shared by apahabar.com (@apahabar)

Dilengkapi oleh Syarif Hidayatullah

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Forum Anak Daerah HST Kembali Dibentuk
Ibnu Sina Promosikan Aplikasi Tracking Covid-19

Kalsel

Ibnu Sina Promosikan Aplikasi Tracking Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Hasil Rapid Tes Covid-19 di Kabupaten Banjar, 16 Orang Reaktif
apahabar.com

Kalsel

Hujan Lagi, Hanya Tanjung Berawan
apahabar.com

Kalsel

Pembangunan Jembatan Sungai Lulut, Sejumlah Warga Berat Hati Melepas Tempat Tinggalnya  
banjir kalsel

Kalsel

Sistem Buka Tutup, Akses Jalan Ahmad Yani Gunung Raja Tala Bisa Dilalui
Banjarmasin

Banjarmasin

Gejolak Pengadaan Mobil Dinas Baru, Pimpinan DPRD Banjarmasin Angkat Bicara
apahabar.com

Kalsel

LDII Kalsel Sembelih 355 Hewan Kurban
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com