Jembatan Alalak Megaproyek Terakhir Kalsel? Habib Banua: Dirjen Permalukan Presiden Gara-Gara Ratusan Ribu, Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup Terapkan PPKM Level II, Pasien Covid-19 Tanbu Kini Tersisa 11 Orang Detik-Detik Laka Maut Sepagar Kotabaru yang Tewaskan Reski dan Ibunya Kabar Duka, Mantan Atlet Panahan Putri Andalan Kalsel Tutup Usia

Lomba Terakhir, Kaltim Kantongi Perak dari Cabor Sepatu Roda

- Apahabar.com     Senin, 4 Oktober 2021 - 00:02 WITA

Lomba Terakhir, Kaltim Kantongi Perak dari Cabor Sepatu Roda

Upacara penyerahan medali cabang olahraga sepatu roda pada nomor TTT 10.000 meter putra PON XX Papua. Foto: Antara

apahabar.com, JAKARTA – Menutup rangkaian perlombaan, Kontingen Kalimantan Timur meraih satu medali perak dari nomor Team Time Trial ( TTT) jarak 10.000 meter putra di cabang olahraga sepatu roda, PON XX Papua.

Medali perak itu disumbangkan trio Anjang Pius Kristianus, Rangga, dan Ananda pada perlombaan yang dimulai dari Jalan Holtekamp dan finis di Jembatan Merah Youtefa, Jayapura, pada Minggu sore.

“Semua atlet sudah berjuang maksimal, namun sayangnya hanya bisa finis di urutan kedua,” kata pelatih sepatu roda Kaltim Karta Wibawa di Abepura, Jayapura, Minggu malam (3/10), dilansir Antara.

Cabang olahraga sepatu roda PON XX Papua telah menyelesaikan semua nomor perlombaan yang diakhiri nomor jalan raya TTT jarak 10.000 meter putra dan putri.

“Medali emas nomor ini diraih DKI Jakarta, sedangkan medali perunggu diamankan tuan rumah Papua,” imbuh Karta.

Sementara untuk kelompok putri, medali emas nomor TTT 10.000 meter juga direbut DKI Jakarta, mengungguli Jawa Timur dan Papua yang masing-masing harus puas dengan medali perak dan perunggu.

“Tim putri Kaltim hanya finis di peringkat lima,” ujar Karta.

Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kaltim Ali Rahman menambahkan secara keseluruhan atlet-atlet Benua Etam -sebutan Kaltim- meraih satu medali dan empat perak dari cabang olahraga sepatu roda PON XX Papua.

“Perolehan medali ini sudah memenuhi target internal kami di Pengprov Kaltim, meskipun KONI Kaltim membebani kami dua medali emas,” jelas Ali.

Menurutnya, capaian medali di PON XX Papua ini jauh lebih baik dibanding PON 2016 di Jawa Barat yang hanya meraih perak dan perunggu.

“Dua kali PON terakhir kita gagal meraih emas dan tahun ini kita bisa rebut kembali emas itu. Mudah-mudahan pada PON selanjutnya bakal lebih baik lagi,” kata Ali.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Sport

Ditantang Bangun Training Center, Kaesang Pangarep Malah Ingin Beli Stadion Manahan
apahabar.com

Sport

Perpanjang Kontrak, Paulo Ingin Gelar Juara
apahabar.com

Sport

Umpannya Bantu Rafael Cetak Dua Gol, Ini Kata Ferdiansyah
FIDE Word Cup 2021

Sport

Saksikan! Empat Pecatur Indonesia Berlaga di FIDE Word Cup 2021

Sport

Jelang Debut di PSG, Lionel Messi Ditarget Dobrak Rekor Zlatan Ibrahimovic
Jadwal Live

Sport

Jadwal Live Hari Ini: Ukraina vs Makedonia Utara, Kans Belgia dan Belanda Lolos 16 Besar
apahabar.com

Sport

Jadwal Pertarungan Wakil Indonesia di Final Thailand Masters Hari Ini

Sport

Meski Sedang Menurun, Juventus Pertahankan Cristiano Ronaldo
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com