KPK Telisik Keperluan Pribadi Bupati HSU, Jamela Beri Klarifikasi Lantik Sekdakot Banjarmasin, Ibnu Sina Beri Ikhsan Budiman Sederet PR Bukan Pepesan Kosong, Kades Se-Amuntai Sweeping Truk Conch! Terkesan Plin-plan, PPKM Level 3 Nataru Batal, Kalsel Perlu Lakukan Ini Truk Conch Disweeping di Amuntai, Kapolres HSU Buka-bukaan

Luhut Imbau Waspadai Gelombang Ketiga Covid-19 Saat Nataru

- Apahabar.com     Senin, 18 Oktober 2021 - 18:36 WITA

Luhut Imbau Waspadai Gelombang Ketiga Covid-19 Saat Nataru

Menko Marinvest Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah sedang bersiap mengantisipasi kemungkinan gelombang ketiga Covid-19 di akhir tahun. Foto: Antara

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengimbau masyarakat untuk mewaspadai gelombang ketiga Covid-19 pada saat perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Luhut meminta masyarakat tetap mematuhi dan disiplin protokol kesehatan (prokes).

“Kami mengimbau agar seluruh masyarakat patuh karena kita masih berjaga-jaga terhadap kemungkinan gelombang ketiga yang terjadi pada Natal dan Tahun Baru yang akan datang, kita harus berhati-hati,” kata Luhut Binsar Pandjaitan saat menyampaikan keterangan pers terkait Evaluasi PPKM yang diikuti dari Kanal YouTube Sekretariat Presiden dari Jakarta, seperti dilansir Senin (18/10) sore.

Berdasarkan hasil evaluasi mingguan, kata Luhut, Presiden Joko Widodo menaruh perhatian pada kegiatan masyarakat yang kerap mengabaikan protokol kesehatan, misalnya pernikahan, tempat wisata maupun kegiatan lainnya yang memicu kerumunan.

Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk wilayah Pulau Jawa dan Bali itu mengatakan kasus konfirmasi harian di Indonesia yang kian rendah menyebabkan kasus aktif nasional dan Jawa-Bali terus menurun. Saat ini hanya tersisa 18 ribu kasus secara nasional. “Untuk di Jawa Bali 7 ribuan kasus,” katanya.

Luhut mengatakan capaian itu telah turun secara drastis bila dibandingkan puncak gelombang kedua Covid-19 yang mencapai 570 ribu kasus aktif pada 15 Juli 2021.

Selain itu, kata dia, situasi yang terus membaik juga tercermin dari kasus kematian akibat Covid-19 di beberapa provinsi yang ditekan hingga nol kasus.

“Pada 17 Oktober 2021, DKI Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta dan Bali mencatat nol kematian dan provinsi lain di Jawa Bali hanya mencatat kurang dari lima kematian per hari,” katanya.

Luhut berpesan agar capaian itu terus dijaga dengan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan dan vaksinasi.

“Namun masih perlu diantisipasi mengingat cakupan vaksinasi Jawa Bali baru mencapai 43 persen. Kita ingin cakupan vaksinasi lansia dalam dua bulan ke depan mencapai 70 persen,” katanya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pemerintah Siapkan Skenario Vaksin Dosis Ketiga

Nasional

IDI Minta Pemerintah Siapkan Skenario Vaksin Dosis Ketiga untuk Masyarakat
Vaksin

Nasional

Top! Jokowi Siap Jadi Orang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19
apahabar.com

Nasional

Tutup Debat, Jokowi-Amin: Jangan Menyerah, Lanjutkan Pembangunan Infrastruktur
apahabar.com

Nasional

500 Handphone Sitaan dari Napi di Rutan Dimusnahkan
apahabar.com

Nasional

Canberra Jadi Kota Pertama di Australia yang Bolehkan Warganya Isap Ganja
apahabar.com

Nasional

Diduga Terpapar Usai Amankan Demo Anti-Omnibus Law, 5 Polisi Positif Covid-19

Nasional

Jokowi Minta Dikritik, SBY dan JK Turun Gunung
Gaji ke-13

Nasional

PNS Dipantau Ketat Lewat Aplikasi, PNS Tak Bisa ‘Mager’ Lagi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com