Indonesia Waspada Omicron, Tanah Laut Alami Lonjakan Kasus Aksi Heroik Bripka Aan Kotabaru Bantu Ibu Melahirkan di Ambulans HSU Diobok-Obok KPK, Plt Bupati Rombak Pejabat Besar-Besaran Banjir Meluas ke Pusat Kota HST, Diprediksi Puncak Air Naik Tengah Malam Bangun Gedung Baru, Uniska MAB Juga Usul 6 Dosen Jadi Guru Besar

Menengok Sederet Manfaat Bendungan Riam Kiwa, Kendalikan Banjir, Air Baku hingga Irigasi 

- Apahabar.com     Kamis, 28 Oktober 2021 - 18:13 WITA

Menengok Sederet Manfaat Bendungan Riam Kiwa, Kendalikan Banjir, Air Baku hingga Irigasi 

Proses pembangunan Bendungan Riwa diperkirakan membutuhkan waktu hingga bertahun-tahun lamanya. Foto ilustrasi: Ist

apahabar.com, MARTAPURA – Pemerintah pusat segera membangun Bendungan Riam Kiwa, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Pembangunan guna mengantisipasi banjir besar yang melanda di awal 2021 terulang khususnya di wilayah Martapura.

Kepastian pembangunan megaproyek ini terlihat dari adanya penetapan lokasinya, yakni Desa Angkipih, Kecamatan Paramasan, Kabupaten Banjar.

”Setelah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, kami sudah menetapkan lokasinya yakni berada di Desa Angkipih, Kecamatan Paramasan, Kabupaten Banjar,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H. Mokhamad Hilman kepada apahabar.com, Kamis (28/10).

Penetapan lokasi ini juga sudah diumumkan Pemerintah Kabupaten Banjar dalam surat nomor: 611.11 / 1267 / ADMPEM/2021.

Di dalam surat tertanggal 28 Oktober 2021 itu disebutkan pembangunan Bendungan Riam Kiwa bertujuan untuk mengendalikan banjir, penyediaan air baku dan irigasi lahan pertanian.

Rencananya, Bendungan Riam Kiwa selain mampu mereduksi banjir sebesar 70 persen pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Riam Kiwa, juga sangat berpotensi sebagai penyedia air baku sebesar 4500 liter/detik.

Keberadaan Bendungan Riam Kiwa juga nantinya diharapkan mampu mengembangkan potensi irigasi sebesar 1800 hektare dan mensuplai potensi tenaga listrik sebesar 6 megawatt.

Hilman bilang luas tanah yang dibutuhkan untuk pembangunan proyek Bendungan Riam Kiwa ini seluas 771,51 ha.

Lokasi lahan seluas 771,51 hektare masing-masing berada pada Areal Penggunaan Lain (APL) seluas 5,81 Ha. kawasan Hutan Produksi Tetap seluas 753,85 ha dan Kawasan Hutan Produksi Terbatas seluas 11,86 ha.

”Penyelesaian perubahan status atas obyek pengadaan tanah yang berada di kawasan hutan ini diproses ke instansi yang berwenang, yaitu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” jelas Hilman.

Menurut Hilman, proses pembangunannya cukup panjang dari penyediaan hingga pembebasan lahan diperkirakan akan menghabiskan waktu hingga sekitar empat tahun.

Kemudian baru dilanjutkan dengan proses pembangunannya yang diperkirakan memakan waktu hingga sekitar lima tahun.

Namun ia berharap, dengan terlaksananya pembangunan Bendungan Riam Kiwa ini, bencana banjir yang kerap melanda daerah ini akan bisa diantisipasi dan kesejahteraan masyarakat diharapkan akan semakin meningkat.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

SOPD Kabupaten Banjar

Pemkab Banjar

Sah! Jumlah SOPD Kabupaten Banjar Dipangkas
Menteri Sandiaga Uno

Pemkab Banjar

Giliran Pedagang Divaksin, Bupati Banjar: Arahan Menteri Sandiaga Uno
Atlet Kabupaten Banjar

Pemkab Banjar

Resmi Dilepas, Belasan Atlet Kabupaten Banjar Terjun ke Ajang Peparnas XVI Papua 2021
PPKM Level III

Pemkab Banjar

Dilema PPKM Level III, Kabupaten Banjar Kurang Ribuan Vaksin
apahabar.com

Pemkab Banjar

Pemkab Banjar Paparkan Dua Inovasi Unggulan di Ajang Kompetisi Pelayanan Publik

Pemkab Banjar

Pekan Special Olympic Siap Digelar Awal Juli Ini di Kabupaten Banjar
Hari Santri Nasional

Pemkab Banjar

Bupati Banjar Buka Peringatan Hari Santri Nasional, Sejumlah Perlombaan Digelar
Pemkab Banjar

Pemkab Banjar

Pemkab Banjar Minta 10 Ribu Kouta Pelatihan Pengembangan SDM
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com