Canggih, Banjarmasin Kini Punya ADM, Sanggup Cetak 100 e-KTP Sehari Evakuasi Korban Erupsi Semeru, Dua Helikopter-Tiga Kompi TNI Dikerahkan Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM Busyet! Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Kaltim Lama Buron, Mantan Kades di Katingan Tilap Dana Desa Rp 1,1 M Berhasil Diringkus di Kapuas

Mengintip Laporan Kinerja Pemerintahan Jokowi lewat “Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh 2021”

- Apahabar.com     Selasa, 19 Oktober 2021 - 18:43 WITA

Mengintip Laporan Kinerja Pemerintahan Jokowi lewat “Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh 2021”

Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Ma'ruf Amin mengendarai mobil golf seusai pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju di Beranda Halaman Istana Merdeka. Foto: Antara 

apahabar.com, JAKARTA – Dua tahun pandemi tak membuat pemerintahan Jokowi-Maaruf surut langkah dalam agenda strategis nasional.

Pernyataan demikian disampaikan langsung Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dalam peluncuran Buku Laporan Capaian Kinerja 2021 bertajuk “Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh 2021” di Gedung Bina Graha, Jakarta, Selasa (19/10).

Buku ini merekam berbagai pencapaian Pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin satu tahun terakhir. Pandemi, kata Moeldoko, justru menguji ketangguhan, bahkan mendorong pemerintah melompat cepat memburu kemajuan.

Sebagai nakhoda, kata mantan panglima TNI ini, Presiden Joko Widodo memberi arahan yang jelas dan tegas sebagai bekal menempuh krisis.

“Gas dan rem, serta keberanian mengambil risiko,” ujarnya.

Gas dan rem jadi panduan KSP dalam melaksanakan kebijakan pemerintah.

“Semuanya dalam satu komando di bawah arahan presiden,” ujar Moeldoko dikutip apahabar.com dari Antara.

Selain itu, kata dia, pandemi menciptakan sejumlah perilaku baru dalam berbagai aktivitas. Perilaku baru melahirkan berbagai lompatan dan percepatan pada berbagai sektor.

Moeldoko menambahkan krisis telah membawa sejumlah tantangan tetapi juga memberikan peluang. Semua dilalui di bawah komando tegas Presiden Joko Widodo.

“Presiden yang menegaskan bahwa kita harus membajak krisis demi meneruskan agenda strategis mewujudkan Indonesia Maju,” tegas Moeldoko.

Dia mengatakan terciptanya lompatan dan percepatan di masa krisis Covid-19 menjadi bukti adanya ketangguhan kolektif setiap individu dan bangsa. Mulai dari penanganan lonjakan kasus Covid-19 gelombang kedua hingga percepatan vaksinasi.

“Kasus Covid-19 berhasil kita kendalikan, kita juga cepat memutus penularan dengan tracing, tracking, dan testing dengan solusi digital Peduli Lindungi. Selain itu,  dilakukan percepatan vaksinasi merah putih untuk mendorong swadaya vaksin,” lanjutnya.

Di sektor ekonomi, kata Moeldoko, pemerintah berhasil melewati ancaman resesi dengan kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui bantuan sosial kepada masyarakat miskin dan insentif untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kebijakan kartu prakerja menjadi penolong dan menahan lajunya angka pengangguran.

UMKM, kata Moeldoko, menjadi penyangga di saat krisis ekonomi 1998. Menurutnya, kembali menjadi pilar kuat di masa krisis pandemi.

“Digitalisasi UMKM terus digenjot dan berbagai insentif dikeluarkan untuk menjaga kondisi bisnis UMKM,” terang Moeldoko.

Moeldoko menambahkan kondisi krisis Covid-19 tidak menyurutkan reformasi birokrasi dan deregulasi. Selain itu, konsolidasi riset terus dilakukan untuk memastikan talenta-talenta unggul dan berkontribusi pada pembangunan bangsa.

Tradisi penyusunan laporan capaian kinerja dimulai sejak 2015 setiap tanggal 20 Oktober. Laporan ini adalah bentuk pertanggungjawaban jalannya pemerintahan dalam satu tahun terakhir.

Secara tradisi, laporan capaian kinerja disampaikan kepada publik agar masyarakat lebih memahami apa yang telah dilakukan pemerintah.

Sejumlah pencapaian ditampilkan dalam laporan capaian tersebut di antaranya adalah penyelesaian kasus tanah dengan pendekatan baru yang melibatkan organisasi sipil.

Selain itu ada lima arahan besar Presiden serta capaian pembangunan di Papua dalam bidang SDM, infrastruktur, transformasi ekonomi, deregulasi, reformasi birokrasi, serta kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang baru selesai.

Laporan capaian kinerja itu bisa diunduh secara digital di laman https://capaiankinerja.presidenri.go.id/ pada 20 Oktober 2021 mulai pukul 00.00 WIB atau bertepatan dengan dua tahun masa Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Banyak Tulisan di Gelang Jamaah Haji, Ternyata Ini Fungsinya
kuli bangunan

Nasional

Viral! Kuli Bangunan Dikeluarkan dari Pekerjaan karena Tak Pakai Masker
apahabar.com

Nasional

Kerja Sama Pemberitaan, RCTI Lirik apahabar.com
apahabar.com

Nasional

Viral, Macan Kumbang Mati Diduga Ditembak Warga

Nasional

Paling Lambat Diumumkan 20 November 2021, Ini Bocoran UMP 2022
PPATK

Nasional

PPATK Angkat Bicara soal Sumbangan Akidi Tio Rp 2 Triliun
apahabar.com

Nasional

Lion Air Tergelincir di Pontianak, Bagaimana Nasib Penumpang?
apahabar.com

Nasional

Hujan Abu Tipis Guyur 2 Desa di Sekitar Gunung Merapi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com