IKN Dipimpin Kepala Otorita, Sederet Nama Kandidat Termasuk Ahok Pesona Danau Sentarum Kalbar Bikin Takjub, Tertarik Berkunjung? Mimpi Ibnu Sina, Masyarakat Banjarmasin Lepas Masker Awal Tahun 2022 Bocah 8 Tahun Hilang di Samarinda, Pencarian Selami Selokan Genangan Banjir Target Vaksinasi di Tanah Laut Terkendala Stok Vaksin

Mengintip Realisasi Diskon Pajak Kendaraan di Kalsel yang Berakhir Esok

- Apahabar.com     Jumat, 8 Oktober 2021 - 16:11 WITA

Mengintip Realisasi Diskon Pajak Kendaraan di Kalsel yang Berakhir Esok

Sempat diturunkan menjadi Rp 40 miliar, target realisasi relaksasi PKB kini kembali di angka Rp50 miliar lantaran tingginya animo masyarakat. Foto ilustrasi: Detik

apahabar.com, BANJARBARU – Program pemutihan hingga diskon pajak kendaraan bermotor (PKB) di Kalimantan Selatan berakhir esok. Lantas, sudah sejauh mana realisasinya?

Data terakhir yang dihimpun oleh Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Kalsel, 30 September 2021, pajak yang terkumpul rupanya sudah melampaui Rp40 miliar.

Praktis, sempat diturunkan menjadi Rp 40 miliar, target realisasi relaksasi PKB kini kembali ke angka semula Rp50 miliar.

Karenanya sekalipun berakhir esok, Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Perpajakan Daerah (P3D) Bakeuda Kalsel, Rustamaji optimistis target tercapai.

“Rekapitulasi kita baru per tanggal 30 September 2021. Itu artinya, masih ada sembilan hari yang belum terdata,” ucapnya, Jumat (8/10).

Hapus Denda, Pemprov Kalsel Juga Diskon 50 Persen Pajak Kendaraan Bermotor

Melihat hasil laporan lapangan, kata Rustamaji, animo masyarakat beberapa hari terakhir sangat tinggi. Sampai-sampai pihaknya kewalahan menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

Dalam sembilan ke depan, Bakeuda optimistis realisasi mencapai di atas Rp5 miliar. Yang artinya tidak terlalu jauh kurangnya dari target.

“Tapi kita tetap berharap bisa capai Rp50 m lebih,” ujarnya.

Lantas, akan dikemanakan relaksasi dari pajak kendaraan tersebut? Rustamaji bilang realisasi Rp50 miliar bakal digunakan Pemprov Kalsel menjaga cash flow daerah.

Adakah opsi perpanjangan relaksasi jika target realisasi belum tercapai? Bakeuda, kata Rustam, mesti melakukan evaluasi terlebih dahulu.

“Kita lihat dulu animo masyarakat seperti apa, dan apakah nanti targetnya bisa tercapai atau tidak, karena ini kebijakan dari pimpinan [gubernur Kalsel],” pungkasnya.

Terbaru! Banjarmasin Siapkan Sederet Relaksasi Selama PPKM Level IV Diperpanjang

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Jelang Lebaran, BI Kalsel Siapkan Rp 3,5 Triliun Uang Pecahan Baru
apahabar.com

Ekbis

Saham China Melemah, Hong Kong Dibuka Lebih Tinggi
apahabar.com

Ekbis

Ekonomi RI Cuma Tumbuh 2,9 Persen, BI: Masih Positif 
apahabar.com

Ekbis

Penjualan Kendaraan Baru dan Bekas Diprediksi Stagnan hingga Akhir Tahun
apahabar.com

Ekbis

Abadikan Momen Pergantian Tahun dengan Smartphone Ini
apahabar.com

Ekbis

Pandemi, Kaltim Dorong Petani Seriusi Budi Daya Kopyor
apahabar.com

Ekbis

Dibayangi Pandemi Covid-19, Rupiah Awal Pekan Melemah
apahabar.com

Ekbis

FESyar KTI Banjarmasin Berpotensi Rp1,4 T dari Business Matching
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com